OurPHJourney-Dwi-Aryani-ikhlas-menjalani-hidup

/, Our PH Journey/OurPHJourney-Dwi-Aryani-ikhlas-menjalani-hidup

OurPHJourney-Dwi-Aryani-ikhlas-menjalani-hidup

Our PH Journey

oleh Dwi Aryani- Jogja

 

Assalamu’alaikum wr wb.

Selamat malam teman-teman  semuanya…

“Ak juga ikhlas menjalani hidup dgn segala kurangku, ak tak penah kendur semangt utk menjalni hidup ini”

Semoga malam ini teman” semuanya dlm keadaan sehat wal afiat semuanya…Aamiin.

Dan buat yg ngedrop semoga cpt sembuh dan sehat kembali..Aamiin. Perkenalkn nama saya Tri Aryanti, sya lahir 39th yg lalu desa munengan sidoluhur godean. Aku dilahirkan dlm kondisi yg kurang BB/cmn 2kg dgn tubuh membiru. Saat bayi aku hanya minum asi 7 hari,karena waktu itu ibuku mengalami sakit kuning,jdi terpaksa asi dihentikan,dan mulai saat itu ak hanya minum susu formula. Dari bayi sampai aku usia sekolah aku sering sakit”an(demam,btk,pilek),terutama kalau kecapekan.

Waktu diusia SD ak di periksakan ke Rs SAMALO,kata dokter sih ak ada flek paru”.

Ak pun menjalani pengobatan selama 1 th ,namun setelah pengobatan selesai ak pun msh saja sering sakit(demam,batuk,pilek). Saat itu ak cmn diperiksakn ke puskesmas/dokter umum saja. Saat pelajaran olahraga ak sering tdk ikut,karena klu lari nafas ter-engah” dn batuk ngikil,dan ak tidak kuat. Kadang ada tmnku yg mengejekku sbgai ank penyakitan,namun ak cuekin saja,karena ak ingin merasakn sekolah dan sehat seperti mereka.. Kadang ak jga melamun dan sedih kalau ingat mereka mengejekku,kluargaku slalu memotivasiku.

Saat di SMP dn SMK sekolahku agak jauh,jdi ak hrs naik sepeda,namun ak sering berhenti sejenak dan beristirahat ditengah jln karena nafasku ter engah” dan batuk.

Kalau saking capeknya batuk ngikil,pilek,demam. Kalau pas batuk ngikil ak kdng tidak masuk sekolah karena malu sma teman,pada hal ak sdh diperiksakn ke dokter umum.

Kadang ak mikir,apakah suatu hari nanti ada pria yg menyayangiku dgn segala kekuranganku ini,dan akan sampai kpn ak begini….air matakupun mengalir bila ingat sakitku. Dalam tiap sholatku ak slalu berdo’a agar ak sehat,bisa mendaptkan jodoh yg ak butuhkan.. Ak juga ikhlas menjalani hidup dgn segala kurangku, ak tak penah kendur semangt utk menjalni hidup ini. Ternyata Allah itu sellu mendengar do’a hambanya.

Th 1999 ak menikah dgn suamiku sekarang ini,setahun kemudian ak melahirkn bayi dgn BB 3,2kg pjng 52cm. Th 2003 sakitku kambuh,batuk ngikil sampai sesak nafas bahkan kakiku bengkak dn ak hrs opname di RS. Kata dokter penyakit Dalam ak ada flek lagi.

Sehabis opname ak menjalani pengobatan selama 3bln dn tiap bln ak hrs rongsen.

Dri hasil rongsen yg ke 3 diduga ada kelainan jantung,dn ak dirujuk ke dr jantung di RS sarjito,saat itu diperiksa sama dr budi yuli setianto spj. Kata beliau jantungku bocor dn harus di tambal, itupun hanya bisa dilakukn di jakarta,di jogja blm ada.

Pulang dri periksa ak sedih dan nangis sejadinya,ternyata hal itu membuat kesehatanku makin menurun.

Karena tak ada biaya utk operasi maka pengobatan hanya di dokter penyakit dalam.

Th 2004 ak hamil anak ke 2 dan saat usia kandunganku menginjak 7 bln ak drop dn hrs dirawat di RS. Dua bln kemudian ak melahirkn ankku yg ke 2 dgn normal dgn BB 3,1 kg,pjng 51 cm.Semenjak ak melahirkn ank keduaku ak sering sakit”an dn kluar masuk rumah sakit dgn keluhan batuk dn sesak nafas. Dengan kondisiku yg seperti ini ak disarankn tdk boleh hamil lagi. Tapi apa yg terjadi,Allah berkehendak lain,ak gagal kb pil dan ak hamil ank yg ke 3. Saat ak hamil ank yg ke 3 bbku tdk bisa naik banyak/cmn 7kg dr bb 42kg atau cmn 49kg.  Ak rutin periksa ke dokter kandungan dn penyakit dlm tiap bulan.

Dan kata dokter kemungkinan di sesar nantinya. Tpi saat ak mau lahiran,karena kondisiku baik,dan ank yg ke 2 lahirnya normal maka ank yg ke 3 klu bisa normal juga..

Saat mau lahiran ak dipacu,vaccum dan sempat pendarahan juga.. Dan alhamdulillah ak bisa melahirkan ankku yg ke 3 dgn selamat dgn bayi berbobot 2,7kg  pjng 48cm. Masa pemulihan stlh melahirkan agak lama karena ak krang darah, asipun tak keluar banyak dan terpaksa ak sambung dgn susu formula. Saat bayiku usia 7bln ak kena DBD dn harus opname di RS,bayiku tdk ak susui lagi,dan full minum susu formula. Sejak saat itu hampir tiap tahun ak opname di RS,malah bisa setahun 3x. Th 2018 ak masuk ICU karena sesak nafas parah di RS PKU muh jogja. Dokter penyakit dalam di sana menyaranknku utk cek jantungku lagi,dan ak di kasih rujukan periksa ke RS Sarjito utk konsul jantung. Di RS sarjito ak di echo,tee sma dr Luciana kris dianarti spj.

Dan hasilnya ak ada asd dgn tvg 50mmhg dn itu harus ditutup. Semenjak itu ak rutin periksa ke dr jantung di RS Sarjito.Bulan september 2018 ak menjalani kateterisasi dan hasilnya hrs menunggu konferensi bedah. Setahun ak menunggu walaupun sering ak tanyakan sma dokternya namun blm ada juga konferensi bedah utkku. Bln november ak kembali hrs opname di RS karena kena pnomonia. Badanku sampai kurus kering. Setelah kena pnomonia ak sering sakit kepala migrain dn kluar masuk ugd,3 bln kemudian ak hrs menjalani treadment di RS sarjito karena ada cidera leher. Karena prosesnya cmn dibius lokal,maka setelahnya ak merasakn sakit banget di leher sampai kepala.

Sampai” kdng ak bertanya dlm hati.. knapa Allah memberiku cobaan yg tak pernah berhenti padaku,rasanya lelah tubuh ini utk merasakn sakit ini😭.

Tiap 1/3mlm ak berdo’a,dn dlm hatiku muncul semangat bahwa ak harus bertahan,menjalani ini semua..karena Allah memberikn cobaan tdk akn melebihi batas kemampuan hambanya yg dikasih cobaan tsb.

Bln juli 2019 ak kontrol ke poli jantung dn ketemu dgn dr kris,dn beliau menyarankn utk dilakukan RHC ulang. Bln september ak dipanggil dadakan utk dilakukan RHC ulang.

Saat itu dilakukan oleh team dr wulan,saat mau dipindah ke bangsal dr wulan bilang ke suami saya bahwa kemungkinan bulan desember tahun ini akn dilakukan operasi bedah jantung. Mendengar berita itu rasane ati nano”. Senang karena akn diperbaiki jantung yg bocor,susahnya hrs mengalami sakit akibat bedah itu. Namun ak bulatkn tekad dgn niat Bissmillah ak akn jalani itu semua dn ak pasti bisa karena Allah akn sellau bersamaku.

3 bln ak mencari konsul” gigi,tht,paru dn jga donor darah.

Bln desember tiba,dokter sdh menghubungiku dn menanyakn kesiapanku, persiapanku utk operasi tsb. Utk konsul” sdh beres tinggal pendonornya blm ada,dn ak panik. Ak tanya” sma dik umi nura dn dia menyarankanku utk tanya soal pendonor sma anggota grup YHPI yg sdh operasi. Dan kebetulan ak nanya sama mbk weni, dan Alhamdulillah dia mau menolongku mencarikn pendonor lewat fb.

Tgl 11 desember 2019 kemaren ak menjalni operasi,dan ak ranap selama 10 hari dan saat ini ak masih dlm masa pemulihan.

Ak mengucapakn bnyk terima kasih buat teman” yg sdh mencariknku pendonor darah,menyemangatiku,mendo’akanku,love you kalian semuanya Semoga Allah membalas kebaikan kalian semuanya..Aamiin.

 

Sekian cerita pilu dri saya,mohon maaf bila ada kata” yg krang berkenan,penulisan nama yg kurang sempurna,dll.

Wassalamu’alikum wr wb.

By | 2020-03-10T22:50:13+00:00 March 10th, 2020|Awareness PH, Our PH Journey|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
WhatsApp chat