Oleh: Hanim
~ Terus Bergerak Untuk Sehat Yang Kita Impikan ~
Assalamualaikum wr wb
Selamat malam rekan PHers dan Caregivers. Perkenalkan saya Hanim 48 thn asal Solo/Surakarta. Bekerja dirumah dan dikaruniai 4 anak. Saya di diagnosa ASD PH tahun 2022 setelah mengalami gejala² yang tidak biasa seperti :
📎 Batuk 3 bulan gak sembuh² setiap musim hujan/akhir tahun
📎Sering menggeh²
📎Sesak nafas
📎Gak kuat jalan jauh
📎Nafas lewat mulut
📎Detak jantung terjeda tidak teratur.
Setelah saya konsul di beberapa RS di Solo akhirnya saya direkomendasikan oleh dr. Heru Sulastomo ke RS dr. Sarjito dengan Prof Kris…
Bulan Maret 2022 saya kontrol pertama kali dan minggu depannya saya dijadwalkan Katerisasi dengan hasil ASD PH belum bisa ditutup karena tekanan paru masih tinggi di angka 66 dan saya diberikan obat Revatio, Beraprost dan Digoxin.. selama 4 tahun pengobatan sejalan waktu kondisi tubuh saya tidak semakin baik
Gejala masih sama seperti diatas ditambah
📎Susah tidur
📎Kepala pusing
📎Mulai pake tabung oksigen.
Saat itu rasanya seperti mau menyerah,ujian trus datang tiada henti..
Tapi dengan melihat tumbuh kembang anak² saya, saya jadi semangat lagi untuk sehat dan stabil sampe akhirnya saya jujur dengan prof Kris mengapa obat yang saya minum tidak berefek padahal rutin saya minum…sementara aktivitas saya tidak pernah berhenti…saat itu saya belum mengenal group YHPI dan baru tahu dari Prof Kris dengan adanya group ini saya sangat terbantu sebagai pejuang ASD PH karena saya tidak sendiri dan saling menguatkan disisi lain saya bisa mendapatkan akses obat dengan mudah karena ada tambahan obat yang tidak bisa dicover melalui BPJS.
Singkat cerita saya pun tersadar kalo penutupan lubang kebocoran saya bukan tujuan akhir tapi menurut saya raga yang sehat dan jiwa yang kuat harus saya upayakan dulu agar angka PH saya turun walaupun belum ke angka normal dengan harapan dan doa setelah turun diangka normal akan bisa segera closure nantinya.
Dengan niat kuat mulailah saya berolah raga jalan sehat setiap pagi. Awalnya saya menggeh² dengan jarak tempuh 0,5 km saya stop tidak saya lanjutkan. Tapi berjalannya waktu dengan belajar ngatur nafas lewat hidung atur langkah dengan benar, fokus. akhirnya pencapaian jarak tempuh semakin jauh di 3,5-4 km dalam waktu 1 jam rutin tiap pagi.semua saya jalani baru awal bulan Feb 2025 dan memang benar proses tidak akan pernah mengkhianati hasil… 30 Agustus 2025 kemarin saya kateterisasi ke II dan hasilnya tekanan paru (PVRl) saya turun dari 8.0 —> ke 5,6 Wood Units sementara PH saya turun dari 66 ke 45 Mpap dan kata dr Angga yang mendampingi saya di R.Cathlab penurunannya tersebut sangat signifikan tapi belum ke angka normal 20 Mpap. Jadi belum bisa ditutup.
Karena tekanan paru masih tinggi tapi dengan terapi & gaya hidup yang benar, tekanan paru bisa stabil dalam jangka panjang dan siap untuk di closure.
Tujuan saya sekarang bukan “menormalkan” angka PH sepenuhnya, tapi menjaga jantung dan paru tetap seimbang & tetap aktif tanpa keluhan.
Dengan menjalani kombinasi terapi obat PAH (Pulmonary Arterial Hypertension) terbaik:
💊Sildenafil → melebarkan pembuluh paru (jalur NO–cGMP)
💊Ambrisentan → mencegah penyempitan pembuluh paru (antagonis endotelin)
💊Beraprost → meningkatkan aliran darah dan menekan kekakuan vaskular
💊Digoxin → memperkuat kontraksi jantung kanan.
Dan diimbangi jalan sehat rutin tiap pagi yang sangat saya rasakan manfaatnya :
🚶♀️Angka ph saya turun signifikan dan obat yang saya minum bekerja optimal.
🚶♀️Kualitas tidur baik,
tidak menggeh² saat jalani aktivitas,
tidak sesek lagi,
tidak nyeri otot kaki,
jarang pusing,
BAK/BAB terkontrol dengan baik
🚶♀️ Lepas oksigen dirumah (biasanya 1 minggu habis 2 tabung)
🚶♀️Grounding manajemen stres berjalan dengan baik emosi bisa dikendalikan dengan baik
🚶♀️Otot jantung lbh kuat,sirkulasi darah ke jantung lancar,irama detak jantung teratur tidak terjeda seperti sebelumnya.berdasar hasil kontrol tiap bulan.
🚶♀️BB naik dari 39 kg berangsur naik jadi 44 kg dan sekarang jadi 46 kg
Saturasi Oksigen dari 84 sekarang stabil di 96-97.
Jadi apa yang tidak “mungkin ” kalau kita berusaha pasti akan terlihat hasilnya. Dan dengan ikhtiar dan rasa bersyukur selalu terpanjatkan doa agar diberikan jalan keluar yang baik untk Closure ASD PH saya. Aamiin ya Rabbal alaamiin
Akhir kata, Jalani takdir terbaik, terima dengan Ikhlas, Maafkan, Belajar Melepaskan diri dari kemelekatan.
📌 Libatkan Allah dalam setiap urusan hidupmu
📌 Untuk masa sulit biarlah Allah yang memudahkan,Tugasmu hanyalah memastikan bahwa jarak antara engkau dan Allah tidak pernah jauh
Wasalamualaikum wr wb 🙏🙏🙏