Penyebab Hipertensi Paru

/Penyebab Hipertensi Paru
Penyebab Hipertensi Paru 2018-08-25T09:07:58+00:00

Hipertensi Paru – Penyebab dan Faktor Risiko

Hipertensi Paru sebenarnya bukanlah suatu penyakit tersendiri, tetapi lebih ke suatu kondisi yang ditimbulkan oleh penyakit lainnya (atau suatu efek dari penyakit lainnya).

 

Hipertensi Paru yang belum diketahui penyebabnya, biasa disebut sebagai Hipertensi Paru Primer.

 

Untuk mengenal lebih lanjut mengenai jenis Hipertensi Pulmonal berdasarkan penyebabnya, silakan KLIK DISINI.

 

Faktor Risiko Lainnya
Semua orang dari berbagai ras, etnik dan umur bisa terkena Hipertensi Pulmonal. Walaupun begitu, ada beberapa kategori orang yang berisiko lebih tinggi untuk terkena Hipertensi Pulmonal :
  • Penyakit Lainnya
Penyakit lain-lain misalnya Penyakit Jantung Bawaan, penyakit paru, liver, autoimun seperti Lupus, Scleroderma dan Sjorgen Syndrome, juga membuat pasien lebih rentan terkena Hipertensi Paru.
  • Jenis Kelamin
Hipertensi Pulmonal lebih sering terjadi pada wanita daripada pria dengan perbandingan hingga 9:1 pada 10 pasien.
  • Kehamilan
Kehamilan juga kemungkinan merupakan faktor risiko menurut opini para ahli. Contoh : kehamilan pada wanita dengan Penyakit Jantung Bawaan, dapat mencetuskan terjadinya Hipertensi Paru.
Emboli/bekuan darah yang terjadi saat kehamilan/melahirkan juga dapat mencetuskan terjadinya Hipertensi Paru.
  • Tinggal di dataran tinggi
Tinggal di dataran tinggi selama bertahun-tahun juga merupakan faktor risiko terkena Hipertensi Paru.
  • Faktor keluarga
Bila dua atau lebih dalam keluarga Anda didiagnosa Hipertensi Pulmonal, maka anggota keluarga yang lain mempunyai faktor risiko untuk terkena Hipertensi Paru juga.
  • Sleep Apnea dan Obesitas
Obesitas sendiri bukanlah faktor risiko, tetapi bila obesitas terjadi bersamaan dengan sleep apnea (gangguan nafas saat tidur dimana terjadi penurunan oksigen level), maka Hipertensi Paru bisa terjadi.
  • Obat-obatan dan Toksin
Obat-obatan tertentu seperti methamphetamines dan obat diet Fen Phen telah diketahui dapat menyebabkan Hipertensi Paru.

 

Baca juga :