KULWAP (KULIAH WHATSAPP) – Tetap Percaya Diri Dalam Keterbatasan

///KULWAP (KULIAH WHATSAPP) – Tetap Percaya Diri Dalam Keterbatasan

KULWAP (KULIAH WHATSAPP) – Tetap Percaya Diri Dalam Keterbatasan

Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi whatshapp antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik-topik terkait Hipertensi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.

Untuk bergabung dalam group whatsapp dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hub 0811-8986-799

 

PENGUMUMAN KULWAP YHPI

  • Waktu : Rabu, 27 Januari 2021
  • Pukul : 19.45 – 21.00 WIB
  • Narasumber : Silviani, M.Psi., Psikolog
  • Tema : Tetap Percaya Diri Dalam Keterbatasan
  • Moderator : Amidayana

Untuk melihat materi silahkan KLIK DISINI

  1. Pertanyaan :

Selamat siang

Mulyani,Denpasar

Kenapa semenjak sya di diagnosa ada Hipertensi paru sya seprti phobia masuk ke ruangan sempit (kamar mandi),perasaan takut dan pasti mendadak sesek klo msuk Kamar mandi,jd klo ke kamar mandi

sya buka pintu,klo pintu ditutup rasanya saya terhimpit didalam ruangan tersebut ,saya benar2 takut.

Jawaban :

Halo bu Mulyani, rasanya tidak nyaman sekali ya ketika dihadapkan pada ruang sempit seperti kamar mandi, munculnya gejala sesak, degdegan atau mungkin juga pusing begitu ya saking takutnya. Yang perlu dilakukan adalah menyadari beberapa hal, “apa yang ibu pikirkan saat berada di ruang sempit?” Terkadang, orang yang takut berada di ruang sempit karena munculnya pikiran negatif mengenai apa yang akan terjadi kedepan, atau karena pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan, sehingga ketika dihadapkan pada situasi yang sama akan terbayang pengalaman tidak menyenangkannya itu. Dengan Kondisi ibu yang saat ini didiagnosa PH, bisa jadi ibu khawatir ketika ada sesuatu yang terjadi di dalam ruang sempit, apalagi dengan kondisi sakit ini. Hal yang bisa dilakukan adalah menyadari bahwa saat ini berbeda dari sebelumnya, semua akan baik-baik saja. Lakukan relaksasi nafas saat masuk ke kamar mandi/ ruang sempit untuk membantu tubuh rileks. Sebelum beraktivitas di dalam kamar mandi, mungkin beri waktu 3-5 menit untuk beradaptasi dan menyadari kondisi kamar mand/ ruangan sempit tersebut, lihat apa yang ada disana, seberapa besar ruangan yang bisa ibu gunakan, agar membantu menyesuaikan diri. Jika memang masih kesulitan diawal, bisa coba lakukan bertahap. Diawal buka pintunya dulu, besoknya pintunya dibuka setengah, besoknya lagi jika buka seperempat saja, jika sudah berani coba ditutup sepenuhnya. Beri waktu 1 menit sambil didalam tetap relaksasi nafas, kemudian bertahap lebih panjang waktunya dan berlangsung seterusnya hingga mulai terbiasa menutup pintu atau berada di ruang sempit

  1. Pertanyaan

Titin,Pangalengan

1.Hampir sama dgn mbak @Yanie Pertanyaannya, saya phobia keramaian,       termasuk kalau kontrol ke rumah sakit di ruang duduk, saya sering merasa kunang², sesak dan kadang kuping dengung.

  1. gimana mengatasi depresi ?

Jawaban :

Biasanya orang mengalami depresi karena stress berlebihan mengenai sesuatu yang akhirnya membuat perubahan dalam diri, menjadi lebih lemas, kurang bersemangat, pola makan dan pola tidur yang berubah ataupun hal-hal lainnya. Hal utama adalah menyadari bahwa perubahan ini berdampak buruk bagi Kesehatan diri, sehingga memunculkan insight untuk berubah. Ibu bisa bercerita kepada orang lain untuk mencapai kesadaran ini, atau melakukan kontemplasi diri. Kemudian buat jadwal rutin, lakukan olahraga sederhana, mungkin jalan santai, kemudian atur asupan makan, buat rutinitas tidur yang baik, mencari aktivitas baru, berpikir lebih positif serta melakukan meditasi

  1. Pertanyaan :

Sri,cianjur

Saya ini ada batuk jd kalau berkumpul  dgn keluarga atau orang lain . Saya suka malu,bagaimana   menghilangkan perasaan malu itu?

Jawaban :

Halo ibu Sri, ada perasaan malu dan mungkin rasa tidak enak juga ya dengan orang lain ketika batuk disituasi kumpul bersama. Hal yang bisa dilakukan adalah coba memberi penjelasan kepada orang-orang tersebut bahwa ibu sedang dalam kondisi demikian. Terkadang ketika kita memberi penjelasan, orang akan lebih paham dan menerima kondisi ibu. Penerimaan dari orang-orang ini akan membantu meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu, coba beri penguatan positif kepada diri sendiri. Katakan hal-hal baik pada diri ibu. Kondisi batuk yang ibu alami adalah satu kelemahan yang dimiliki, maka cari 2-3 kelebihan yang dimiliki.

  1. Pertanyaan :

Dian Puri,Palembang

Mengapa sy smnjak kena hipertensi paru karena  Pjb jd kurang percaya diri Krn suka sesak atau ngos-ngosan tidak bisa seperti yang lain yg cepat , jalan cepat, naik tangga,sebagai akibatnya mobilitas sy sedikit lambat,ikut olahraga gak bisa lama Krn sk tiba2 pusing cpt cpk.. gmn cara supaya percaya diri sy bangkit lg di tengah keterbatasan dan kekurangan yg sy miliki?

Jawaban :

Halo bu Dian, memiliki keterbatasan fisik seperti saat ini memang menjadi penghalang untuk bisa ikut serta dengan kegiatan orang-orang lain ya.. ada rasa iri mungkin yang dirasakan melihat orang lain dapat melakukan aktivitas secara bebas tanpa hambatan. Kepercayaan diri itu kuncinya adalah pola pikir, jika pikiran ibu fokus pada kekurangan/ keterbatasan yang dimiliki, akan sulit untuk mencapai kepercayaan diri. Kepercayaan diri muncul ketika kita fokus pada hal positif yang kita yakin kita bisa dan mampu lakukan. Coba mulai sekarang, ibu sadari apa yang ibu punya, apa kelebihan ibu. Kemudian buat pola pikir positif, “saya memang mudah capek ketika beraktivitas, namun ada hal positif lain yang bisa saya lakukan meskipun dalam waktu/kegiatan yang terbatas”.

  1. Pertanyaan :

Nuning,malang

sy sudah tau klo ada kelainan jantung sejak kecil krn ortu sudah mmberitahu sekarang usia sy 38, thn 2020 kemarin sy divonis VSD PH, semenjak saat itu knp sy menjadi merasa benar2 seperti orang sakit, padahal sy sudah lama tahu sy ada kelainan jantung. Setiap saat cemas, klo membahas sakit sy, sy gak nyaman dan jd semakin ngrasa gak sehat.

Utk ikut grup YHPI ini pun sy memerlukan untuk menyiapkan mental krn sy tahu pasti yg ada disini adalah teman2 yg memiliki keluhan kurang lebih sama dengan sy. Klo sy membaca chat teman2 tentang keluhannya sy jd cemas, sesak, pusing dll. Tp sy perlu informasi utk membantu supaya kesehatan sy lebih baik lg jd gak mungkin sy menutup diri dan gak mau tau.

Pertanyaan sy knp sy jadi seperti itu ya, padahal sy dulu adalah orang yg aktif? Lalu bagaimana sy mengatasi kecemasan sy setiap ada orang yg membahas tentang penyakit utamanya sakit seperti sy, karena tiap sy cemas rasanya semakin sakit?

Jawaban :

Halo bu Nuning, ketika membahas mengenai sakit jadinya malah cemas dan makin membuat diri ini sakit ya.. Sebenarnya perasaan cemas dan penyakit fisik seperti jantung memang saling berkaitan. Cemas terkadang memunculkan gejala fisik seperti sesak nafas dan detak jantung yang tidak normal atau ketika kita sakit, kita merasa cemas akan kambuh, cemas tentang masa depan dan banyak hal lainnya. Maka ketika cemas reaksi yang muncul ini otomatis semakin memperburuk kondisi fisik. Cemas itu asalnya dari pikiran, maka cobalah untuk mengontrol pikiran dengan berusaha berpikir lebih positif. Saat ini ibu masuk grup untuk mendapatkan informasi dan hal ini adalah usaha terbaik yang sudah di lakukan untuk membuat diri semakin menyadari dan tau apa yang perlu dilakukan, maka tidak ada alasan untuk khawatir berlebih. Fokus pada apa yang bisa dilakukan sekarang agar apa yang dikhawatirkan tidak terjadi.

  1. Pertanyaan :

Cosi,Bekasi

  1. Dalam materi ditulis memiliki teman yg positif sangat penting. Bagaimana kalau teman yg positif tsb jauh dari kita sementara di lingkungan kita yg ada kebanyakan org2 yg malah lebih banyak memberi pengaruh kurang baik?
  2. Bagi kami dengan hipertensi paru yang secara fisik ada keterbatasan, percaya diri yg seperti apa yg sebaiknya dapat dibangun?

Jawaban :

Dengan kecanggihan komunikasi saat ini, meskipun terpisah jarak menurut saya kita tetap bisa berkomunikasi dengan teman. Pertemanan positif bukan berarti teman itu harus berada dekat dengan kita, yang penting dia bisa menjadi tempat kita bercerita dan saling menguatkan. Untuk menghadapi orang-orang yang memberi pengaruh buruk, kamu perlu bersikap lebih objektif. Tetap memilah apa yang perlu didengar dan tidak serta perilaku yang bisa dilakukan ataupun tidak. Namun perlu disadari bahwa punya teman yang positif itu hanya salah satu dari sekian banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat percaya diri. Jika kesulitan untuk mencari teman, kamu bisa coba untuk menguatkan diri dan berpikir lebih positif.

Percaya bahwa meski dengan keterbatasan fisik yang diderita, dirimu mampu untuk berdaya dan tetap melakukan aktivitas secara maksimal. Yakini bahwa dirimu mampu untuk mengelola penyakit yang diderita.

  1. Pertanyaan :

siti aisyah ,Cirebon,28thn

Pertanyaan saya mengenai rasa takut akan keramaian, apa lgi klw masuk pasar perasaan udh gk karuan tapi saya selalu berusaha buat gk takut,tapi tetep ajh perasaan takut itu muncul.

Jadi saya merasa terbebani klw mw ke pasar,padhal dlu seblum saya sakit,aktifitas saya keseharian nya di pasar,saya pengin bgt rasa takut itu hilang biar bisa aktifitas kembali kaya dlu,walaupun aktifitas nya harus di batasi.

Terkadang saya kepikiran apakah saya harus ke pisikolog,apa bagaimana

Minta solusi nya ibu?

Jawaban : yang perlu disadari adalah pikirannya. apa yang muncul dipikiran siti aisyah. pikiran ini coba untuk dikelola, cara ngelolanya bisa dengan mengalihkan ke pikiran lain, misal ke pasar itu mau ngapain sih.. bukan pikiran “nanti dipasar banyak orang takut kenapa-kenapa” dsb.  saat mulai takut juga coba tenangkan diri dulu dengan tarik nafas panjang.

  1. Pertanyaan :

Nunik,30 tahun,Bandung

Gimana cara nya agar rasa percaya diri gak ilang, kalo ada sekelompok orang yg ngomongin tentang penyakit kita? Soal nya suka cape kalo ada orang yg ngomong, kok bolak balik RS Mulu. Gak kelar2 pengobatan nya, kapan di operasi nya ?

Jawaban :

memang tidak nyaman ya ketika ada aja orang yang ngomongin, yang tanya ini itu yang terkadang bukan karena beneran ingin tahu tapi basa basi aja gitu. nah.. memang ketika dihadapkan dengan situasi demikian, kita perlu untuk memilah dan merespon perkataan ini secara bijak. Tidak perlu dipikirkan berlarut larut. Jika satu orang menurunkan kepercayaan diri, bangun lagi kepercayaan diri dengan bercerita dan meminta penguatan kepada orang yang dipercaya, ini akan cukup membantu untuk kembali meningkatkan kepercayaan diri

  1. Pertanyaan :

Saya febi 20th,Dari semarang

Saya kan sudah OH bbrp thn lalu tapi smnjk itu saya udah nggk mau lagi buat kontrol karena takut kalo ada diagnosa lain , apalgi kalo pas rasa sesak atau nyeri didada saya tkut buat bilang ke mama apa yg saya rasakan lbih baik saya kuat2in aja , rasanya kaya udah nggk mau lagi berhubungan sama medis. Jadi gimana caranya memunculkan keberanian dalam diri saya ??

Jawaban :

Halo Febi, lelah ya setelah lama berurusan dengan medis, mungkin hal ini yang membuatmu enggan untuk mencari tahu kondisimu/ kontrol, padahal dengan riwayatmu itu, justru ketika ada gejala lebih baik untuk diperiksa agar dapat diberi penanganan yang tepat. Untuk berani, kamu perlu mengenal dulu rasa takut yang kamu miliki. apa sih yang kamu takutkan? kira-kira seberapa besar kamu bisa menghadapi takut itu? apa sih positifnya ketika kamu tetap menolak kontrol? coba dicari tahu, dan kuatkan dirimu sendiri bahwa semenakutkan apapun, jika dirimu memiliki tekad besar takut itu akan mengecil dengan sendirinya. Minta bantuan orang-orang terdekat karena support dan dukungan membantumu memunculkan tekad dan keberanian itu tadi.

  1. Pertanyaan :

Marni ,52 tahun ,Sentul

Anak saya Basman usia 11tahun PH primer. Akhir2 ini menjadi lebih diam dan pada malam hari suka bangun dengan rasa gelisah dan takut, sampai badannya basah karena keringat.

Jawaban :

Halo bu Marni, saat malam biasanya memang menjadi waktu orang-orang untuk berkontemplasi mengenai kehidupannya selama satu hari. mungkin memang ada rasa takut dan cemas dengan dirinya saat ini. Ibu bisa coba temani dan beri dukungan kepada anak, bahwa dirinya baik-baik saja, bahwa ibu saat ini ada untuknya. Jadi dia bisa bercerita apapun kepada ibu. Hal ini akan membantunya lebih tenang

  1. Pertanyaan :

Wine ,27,Bandung

Mohon solusinya dan penjelasan nya.

Saya sering merasa kecawa terhadap diri sendiri. Karena tidak bisa seperti yg di mau. Apalagi ketika melihat orang orang sudah mempunyai anak. Dengan adanya penyakit ini sayah tidak bisa mempunyai anak. Sedangkan semua pasangan menginginkan keturunan.

Bahkan saya sring berfikir untuk mengakhiri rumah tangga saya 😭.karena kasihan kepada suami saya? walaupun suami saya. Sabar dan ingin fokus saya sembuh dan berjuang sama sama

Sayah harus gimana. Saya sering kecewa dengan diri saya sendiri.

Jawaban :

Halo bu Wine, saya memahami ada rasa kecewa dalam diri ibu dengan kondisinya saat ini, ada keinginan untuk seperti keluarga lainnya. Namun perlu disadari bahwa sikap membandingkan orang lain ini jika terus menerus dipelihara akan membuat ibu sendiri semakin terpuruk. Ketika ini terjadi bukan tidak mungkin membuat kondisi ibu juga semakin memburuk. Coba ibu fokuskan pada diri ibu saat ini, tidak perlu melihat orang lain, karena kita tidak akan pernah puas dan bahagia dengan diri kita ketika masih fokus pada orang lain. ibu saat ini masih punya suami yang support dan mendukung, syukuri itu. ibu masih bersama orang yang disayang maka syukuri itu. Sebenarnya banyak hal yang bisa kita syukuri dan membantu menguatkan, namun terkadang terlupa karena kita fokus pada hal yang bahkan tidak membantu membuat kita bahagia. Diri ibu itu berharga, jangan sampai ibu sendiri yang menilai diri ibu jelek. Ibu itu berharga dan sudah luar biasa, jadi tetap semangat

  1. Pertanyaan :

Fatimah,22 tahun,Lamongan

Perasaan sedih, masih tidak terima kenyataan, putus semangat terkadang masih saya rasakan, karna terkadang saya masih dituntut buat hidup normal seperti org org sehat pada umumnya. apa lagi kalau tubuh sedang ada keluhan seperti sesak, nyeri dada fikiran jadi kemana mana. Bagaimana cara mengatasi rasa itu agar tidak selalu muncul kembali walaupun terkadang ada batas suport dari org org terdekat?

Jawaban :

Memang wajar ketika muncul rasa sedih, tidak terima, putus semangat dsb. namun usahakan agar perasaan perasaan ini tidak berlarut. karena ketika berlarut, kita jadi kesulitan untuk mencari solusi menangani penyakit yang diderita. coba terima apa yang memang terjadi pada diri. ya saya memang punya penyakit ini, lalu apa saja yang bisa saya persiapkan dan lakukan?

“Keterbatasan yang ada pada ibu dan bapak saat ini bukan berarti menjadi hambatan untuk melakukan hal lain. Cara tetap percaya diri dan berdaya untuk melakukan berbagai aktivitas seperti biasa itu dasarnya dari pikiran. Ketika fokus pada pikiran negatif, akan sulit untuk kita melakukan aktivitas dengan maksimal. Jadi mari kita kelola pikiran masing-masing dengan hal positif serta menyadari bahwa masih banyak hal lain yang bisa dilakukan meskipun berbeda dari yang lain. Ibu dan bapak disini adalah orang-orang terpilih dan luar biasa. Tetap semangat ya..”   _Silviani,M.Psi,Psikolog (PijarPsikologi)

 

By | 2021-02-05T02:52:01+00:00 February 4th, 2021|Kuliah lewat WhatsApp|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
Open chat