KULWAP-(KULIAH WHATSAPP)-Tema- Mengenal Krisis Hipertensi Paru

///KULWAP-(KULIAH WHATSAPP)-Tema- Mengenal Krisis Hipertensi Paru

KULWAP-(KULIAH WHATSAPP)-Tema- Mengenal Krisis Hipertensi Paru

Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi whatsapp antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik-topik terkait Hipertensi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.

Untuk bergabung dalam group whatsapp dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hubungi Admin Pusat YHPI 0811-8986-799

 

PENGUMUMAN KULWAP YHPI

  • Waktu : Selasa, 28 September 2021
  • Pukul : 19.30 – 21.00 WIB
  • Narasumber : dr. Safir, Sp.JP(K), FIHA
  • Tema : Mengenal Krisis Hipertensi Paru
  • Moderator : Amida

 

Untuk melihat materi silahkan KLIK DISINI

 

1. Pertanyaan:

Nama : cosi, Usia : 35th, Domisili : Bekasi, Diagnosa : ASD pH. Hallo dok saya pasien ASD dengan PH severe,saat saya mengalami kelelahan sering kali saya mengalami mimisan yang banyak dan sering,bisa setiap pagi selama 3 hari atau lebih. Namun saturasi oksigen saya masih normal untuk ukuran saya (90-93%) Apakah ada kaitannya mimisan dan kondisi krisis pada hipertensi paru? Terimakasih

Jawaban:

Mimisan biasanya terjadi karena pembuluh darah dihidung mengalami luka atau pecah, bisa karena faktor trauma, tekanan dipembuluh darah tersebut yang tinggi, kondisi pembuluh darah yang rapuh, atau gangguan faktor koagulasi/pembekuan darah. Umumnya tidak selalu berkaitan langsung dengan kondisi krisis hipertensi paru karena pembuluh darah di sekitar hidung bersifat sistemik, akan tetapi bila ada faktor pencetus seperti kelelahan atau demam pada penderita hipertensi paru akan lebih mudah untuk terjadi rapuhnya pembuluh darah dan hipoksia sehingga menimbulkan gejala seperti mimisan. Atau bila mimisannya terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di saluran pernafasan yang keluar lewat hidung, berarti pada saat itu memang tekanan pembuluh darah paru tinggi dan biasanya juga disertai gelaja lain tidak hanya mimisan. Semoga sehat selalu

 

2. Pertanyaan:

Nama : Dewi Retno, Usia : 29th, Domisili : Surabaya, Diagnosa : ASD PH. Beberapa minggu ini saya sering mengalami begah yang membuat dada ikut sesak, lalu jika mengendarai motor/kena angin yang kencang dada terasa penuh, skrg pun aktifitas lebih sedikit karena sering lelah. Apa itu bisa dikatakan kondisi krisis hipertensi paru? Dan apa terapi yang baik untuk itu selain dr obat dokter? Terimakasih

Jawaban:

Krisis hipertensi paru merupakan suatu kondisi yang darurat, yang membutuhkan penanganan segera di RS, berbeda dengan keluhan yang muncul akibat progresifitas atau perubahan kondisi tekanan paru yang sifatnya bertahap. Adapun untuk keluhan yang ibu rasakan lebih kearah perubahan kondisi secara bertahap, sebaiknya di periksakan untuk evaluasi kondisi PH sekaligus fungsi jantungnya.. selain obat bisa dengan pengaturan pola makan dan hidup sehat,  nanti akan saya jelaskan lbh detail. Semoga sehat selalu

 

3. Pertanyaan:

Nama : Hutri agus, Usia: 34, Domisili: Bukittinggi sumbar, Diagnosa: ASD + PH nadi rendah. Selamat siang dokter! Saya mau tanya beberapa hari ini saya sering sakit kepala tiba2 sering pas waktu tidur! Apa penyebabnya ya dok apa ada pengaruh ph?

Jawaban:

Sakit kepala yang dirasakan bapak, kemungkinan besar ada kaitannya dengan PH dimana kondisi hipoksia/kekurangan O2 diotak bisa menyebabkan keluhan sakit kepala, ditambah lagi dengan denyut nadi yang rendah dimana bisa menurunkan supply/aliran darah ke otak. Sebaiknya diperiksa juga untuk kadar Hb dan hematokrit darah apakah ada indikasi kekentalan darah yang bisa mempunyai gejala pusing. Semoga sehat selalu.

 

4. Pertanyaan:

Nama : syarif, Usia : 44 th, Domisili : Ciamis, Diagnosa : VSD PH. Hallo Dok! PH Mod, 43 mmhg. Alhamdulillah aktifitas masih tergolong normal, cuma kepala suka agak berat/balideg/kaya abis bangung tidur, saya kalo berdiri diam/statis terlalu lama suka kliyengan, juga kalau terlalu capai. jantung sistiolik diatolik normal. tensi 110-140.Saturasi dlm kondisi istirahat 82-90 (rata2 di 84-85), darah saya kental lab terakhir Hematokrit 66 Hb tinggi 21.1 eritrosit 7.71, mohon pencerahan bagaimana agar kepala ringan ringan tidak kliyengan. Terimakasih.

Jawaban:

Pertanyaannya mirip dengan Bp.Agus, namun untuk Bp.Sayaarif ada informasi tambahan dimana kadar hematokrit  dan Hb tinggi, hal ini bisa menjadi penyebab pusing di kepala karena kandungan darah lebih kental.. Tindakan/pengobatan yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan phlebotomi yaitu mengeluarkan darah vena dalam volume tertentu untuk mengurangi kekentalan darah dan kadar Hb atau hematokrit.. Tindakan ini tentunya dilakukan di RS oleh dokter.  Semoga bisa membantu dan sehat selalu

 

5. Pertanyaan:

nama : dyah, usia : 36 th, domisili : madiun, diagnosa : CTEPH + CVI. Keluhan saya awalnya adalah batuk darah dokter, mulai oktober 2019 obat nya diganti sildenafil 3×50 mg (sebelumnya dorner) batuk darah saya alhamdulilah berhenti. semenjak juli 2021 mulai batuk darah lagi sampai skrg dokter….frekuensi dan banyaknya tergantung kondisi, apabila saya pas kecapekan batuk darah agak banyak dan agak sesak, tp klo pas ndak kecapekan batuk darahnya sedikit…kira2 penyebabnya apa nggih dokter? karena saya lama ndak batuk darah. hasil echo juli 2019 PH : 64, bln september 2020 PH : 41. Saturasi saya sekitar 93-98 dokter.kalo pas sesak pernah sampai 89. Obat yang dikonsumsi sekarang :sildenafil 3×50 mg, xarelto 1×10 mg, furosemide 1x 1/2. terima kasih

Jawaban:

Kalau dari data echo untuk PH nya sendiri ada perbaikan dibanding sebelumnya, tetapi dilihat dari terapi yang diberikan saat ini ada obat Xarelto untuk pengencer darah yang bisa menimbulkan efek samping salah satunya batuk darah, umumnya bila tidak mengganggu dan sifatnya ringan InsayaaAllah tidak apa2, mengingat ada riwayat CTEPH.. bisa dikonsultasikan lagi saat kontrol terkait penggunaan obat tersebut , nanti biar dokter yang memberikan obat bisa menilai manfaat dan resikonya. Semoga sehat selalu

 

6. Pertanyaan:

Nama : Ratna Dewi usia :26 th domisili: Tasikmalaya diagnosa: vsd pH. hallo dok pertanyaan agak melenceng saya  mengalami sakit perut terus 3bulan yang lalu positif apendix dan 1bulan kmren saya inap dan ada pembengkakan liver  tidak di kasih obat apa”, dan beberapa Minggu ke belakang katanya apenditx nya tidak terlihat ,dari awal saya gapernah makan aneh” dan Dan bulan kmren sempet inap dan  di jaga sekali obat yang d konsumsi silde dan bosentan yang lain hanya di perlukan saja sekrg saya lagi drop Skali masalah perut sakit dr atas Perut sampai sisi” perut kanan dan kiri terasa sakit atau tegang di dalam perut ini mau saya periksa,dan pinggang pegal sakit perutnya tidak hilang meski sudah d kompres tapi sakit pinggang nya lumayan  , dulu kenapa saya di kasih bosentan karena batuk darah saya yang terus” an sehingga silde belum bisa mengatasi jadi di mix sama bosentan itu kata dokter pertanyaan saya dok apa bisa dok terjadi komplikasi akibat pemakaian obat bosentan? jika memang bosentan akibatnya bagaimna dok cara menangani nya agar  bisa berhenti obat bosentan tapi tidak terjadi keluhan batuk darah lagi? Dan kata dokter saya termasuk hipertensi paru krisis. Saturasi saya 82-90

Jawaban:

Salah satu efek penggunaan Bosentan yaitu gangguan liver dan pencernaan. Saran saya sebaiknya dicek lab untuk fungsi liver dan USG perut untuk evaluasi dan menilai apakah karena pengaruh obat atau ada sesuatu yang lain. Untuk pengaturan dosis maupun perubahan obat bisa dikonsultasikan dokter yang menangani. Semoga membantu dan sehat selalu.

 

7. Pertanyaan:

Nama : Novena, Usia : 28th, Domisili : Bandung, Diagnosa : PH. Halo dokter, jantung kanan saya bengkak bengkak lumayan besar, sampai sekarang masih dicari penyebabnya tapi sudah dipastikan tidak ada bocor jantung, detak jantung saya terasa sekali bahkan saat istirahat/tidur, perut sering begah sampai gak bisa makan atau minum, oksigen saya saat sesak 88-93 tapi pusing sekali rasanya, saya rutin pakai oksigen kalo saya jarang pakai oksigen saya sering batuk darah, apakah ini termasuk kondisi krisis?

Jawaban:

Bila tidak ada kelainan bawaan pada jantung (jantung bocor) maupun kelainan yang lain seperti penyakit paru atau autoimun, kemungkinan besar termasuk golongan PH primer, dan keluhan yang muncul berkaitan dengan kondisi tekanan pembuluh darah paru itu sendiri apalagi sudah disertai jantung kanan yang membengkak… untuk bisa dibilang PH krisis apabila keluhannya terus memberat secara cepat dan progresif, serta didapatkan tanda gagal jantung kanan, dimana kondisi ini akibat dari hipertensi paru yang berat, bahkan tekanan di paru bisa melebihi tekanan di sistemik/seluruh tubuh. Sederhananya PH berat belum tentu krisis tetapi kl PH krisis pasti berat.. kl dilihat dari keluhan Ibu/Mb Novena kelihatannya tidak cukup hanya dengan oksigen, kemungkinan membutuhkan obat penurun PH seperti sildenafil atau yang lain.. Semoga membantu dan sehat selalu

 

8. Pertanyaan:

Nama : Aini, Usia : 28tahun, Domisili : Jawa timur, Diagnosa : VSD PH. Dokter , saya tergolong pasien yang punya keluhan Batuk darah . Setiap dalam satu tahun ada masa dimana saya batuk darah banyak dan ketika udah rawat inap dirumah sakit saya selalu di transfusi darah . Lalu untuk yang terakhir ini silde dinaikan dosisnya menjadi 3×40 (revatio) . Lalu keluhan saya sekarang adalah selain nyeri dada , telinga saya sering terasa berdengung seperti terdengar suara detak jantung dok. Sudah Konsul ke THT tetapi tidak ada masalah serius ditelinga . Saya juga sedang mengalami alergi pada kulit . Gatalnya sering hilang timbul . Apa kondisi pjb dan pH saya makin memburuk ya dok ?  Saturisasi saya ketika istirahat masih bisa di angka 98-99 dengan detak jantung 56 dok , terimakasih sebelumnya

Jawaban:

Dari keluhan yang Ibu/Mb Aini rasakan, kemungkinan besar berkaitan dengan kondisi  VSD dan PH nya.. untuk mengetahui apakah semakin memburuk atau tidak harus dilakukan evaluasi lanjutan (ekokardiografi misalnya), bila belum pernah dilakukan tindakan kateterisasi/penyadapan jantung bisa dikonsultasikan ke dokter yang merawat apakah perlu untuk evaluasi dengan kateterisasi jantung.. Pengobatan yang ada saat ini tetap dilanjutkan. Semoga membantu dan sehat selalu

 

9. Pertanyaan:

Nama:Dyah, Usia:27, Domisili:Jatim, Diagnosa:asd+ph. Siang dok izin bertanya, Dok adakah cara/terapi untuk meminimalisir krisis Hipertensi Paru?mengingat dok banyak dari pasien yang makin lama mengalami perburukan kondisi dan keluhan yang makin hari makin bertambah.Kira kira langkah apa yang harus dilakukan pasien selain melakukan gaya hidup sehat selain diet garam, mengurangi aktifitas dan mengurangi cairan dok? sebelumnya terimakasih banyak

Jawaban:

Pertanyaan yang bagus, ini bisa mewakili pertanyaan dari para pendarita PH yang lain.. Prinsipnya pasien dengan penderita PH, bila penyebabnya masih bisa diatasi dilakukan tindakan / terapi untuk penyebab tersebut guna mencegah perburukan dari PH (misal pada PJB yang masih bisa dilakukan tindakan operasi, segera dilakukan penutupan jantung bocornya, atau pada penderita PH akibat gangguan paru, diatasi diatasi penyakit parunya). Pada penderita PH yang tidak bisa dilakukan tindakan atau pada PH primer,  ada beberapa hal yangharus diperhatikan untuk mencegah perburukan kondisi :

  1. Perubahan gaya hidup lebih sehat (kurangi garam, banyak konsumsi sayur, buah, ikan)
  2. Tetap beraktivitas sesuai dengan kemampuan untuk meningkatkan kebugaran dan kapasitas fungsional paru
  3. Cukupi cairan (sesuai kebutuhan, tidak semua pasien PH harus dibatasi karena kondisi hypovolemia/dehidrasi juga bisa memperburuk gejala)
  4. Konsumsi obat penurun PH secara rutin, diusahakan jangan sampai putus obat
  5. Kontrol teratur untuk menilai kondisi (sesuai dengan kebutuhan dan perjanjian dengan dokter yang menangani)
  6. Jaga kondisi tubuh tetap sehat/bugar, bila kondisi imun drop bisa memperberat keluhan
  7. Hindari faktor pencetus yang bisa memperberat kondisi (demam, infeksi dll), bila terjadi segera periksakan ke dokter
  8. Hindari bepergian ketempat yang tinggi apalagi dalam jangka waktu lama karena tekanan O2 ditempat ketinggian (missal : pegunungan) menurun, bisa menimbulkan keluhan
  9. Hindari/minimalkan stress, tetap berfikir positif dan melakukan hal-hal yang positif

Semoga bermanfaat

 

10. Pertanyaan:

Nama : Dwi, Usia : 43 thn, Domisili : Depok, Diagnosa : Emboli PH/CTEPH. Hai Dokter, saya sering bgt tiba² merasakan jantung yang tiba² berdebar² kencang.. padahal kondisi tubuh lagi diam, sedang tidak melakukan aktifitas apapun. Apa yang harus saya lakukan selain minum obat untuk mengurangi debar² itu Dokter.  Terimakasih sebelumnya Dokter

Jawaban:

Keluhan berdebar bisa jadi ada kaitannya dengan kondisi CTEPH atau yang lain (seperti gangguan irama jantung), untuk tahu gambaran irama jantung bisa dilakukan pemeriksaan rekam jantung (EKG), pertolongan pertama yang bisa dilakukan bila terjadi berdebar yaitu : beristirahat ditempat yang tenang, atur nafas (Tarik nafas dalam lewat hidung dan keluarkan pelan2 lewat mulut), pikiran juga harus tenang jangan panik, bila ada obat rutin yang biasa dikonsumsi bisa diminum, hindari kopi, bila keluhan semakin memberat dan menganggu bisa diperiksakan ke faskes terdekat. Semoga membantu dan sehat selalu

 

11. Pertanyaan:

Asalamualaikum dok. Nama : Eva, Umur : 28 thn, Domisili: Bandung, Diagnosa: ASD PH. Saya sering merasakan sakit punggung dan seluruh badan rasanya sakit banget , jantung terasa sakit seperti di iris2, kepala sering mengalami panas dan kalo mau berdiri kepala suka pusing seperti vertigo, dari kaki sampai telapak kaki rasa dingin kaya es, apa yang harus saya lakukan ? Terimakasih dok

Jawaban:

Wa’alaykumsalam… Yang harus dilihat kondisi PH nya sendiri seperti apa dan sudah mendapatkan terapi atau belum. Keluhan yang muncul bisa akibat dari kondisi sakit saat ini maupun ada penyakit penyerta lain. Bila muncul keluhan tersebut yang pertama cek denyut nadi (normal 60-100x/menit, rata-rata kondisi istirahat 70-80x/manit), atur nafas, bila ada tensi dirumah bisa dilakukan pengukuran apakah saat itu kondisi tekanan darah lagi turun/tidak, diperhatikan juga untuk aktivitas sebelumnya yang mungkin bisa jadi faktor pemicu. Semoga sehat selalu

 

12. Pertanyaan:

Nama: Nurhayati, Usia: 36th, Domisili: bogor, Diagnosa: (anak)cavsd,dorv. Hallo dokter yang pH itu kan anak saya usia 4 tahun..kenapa ya kalo terlalu banyak jalan atau aktivitas kaki dan tangan pada sakit seperti pegel2 gitu dokter tapi terkadang sampai nangis.kalo udah seperti itu paling saya kasih Paracetamol.apa ada pengaruhnya ya dokter?

Jawaban:

Buat Bu Nurhayati, anak dengan CAVSD+DORV seringnya sdh terjadi PH sejak usia dini, pada anak indikasinya yaitu ada keterbatasan aktivitas bila dibandingkan dengan usia sebaya,dan mudah sakit.  Apalagi masih balita belum bisa mendeskripsikan keluhannya dengan jelas, sehingga bila ada keluhan yang dirasa berat biasanya dengan menangis. Paracetamol hanya sebagai simptomatik untuk mengurangi keluhan dan bukan untuk jangka panjang, akan tetapi penyebab utamanya yang harus diterapi..  untuk aktivitas sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan anak.. dikonsultasikan juga dengan dokter jantung anak yang menangani terkait aktivitas dan pengobatan. Semoga membantu dan sehat selalu

 

13. Pertanyaan:

Nama: Aura, Usia: 22th, Domisili: Tangerang, Diagnosa: PH Primer Idiopatik. Halo dokter, bisa dikatakan saat ini kondisi saya masih di “low risk” cuma semakin banyak aktvitas fisik maka setiap harinya akan lebih capek dan semakin sesak apakah wajar dok? energinya seperti semakin terkuras lama2 padahal minum obat tetap rutin. Karena itu, bagaimana ya agar tetap bisa aktivitas normal dan meminimalisir rasa sesak? terima kasih dok

Jawaban:

Untuk aktivitas fisik pada penderita PH umumnya memang ada keterbatasan tergantung tingkat/derajat PH nya sendiri. Makanya salah 1 upaya untuk menjaga kebugaran yaitu dengan tetap melakukan exercise/olahraga sesuai kemampuan dengan tingkat aktivitas ringan atau sedang, termasuk latihan pernafasan..tidak boleh memaksakan aktivitas fisik, istirahat bila dirasa sudah mulai lelah. Semoga membantu dan sehat selalu

 

14. Pertanyaan:

Nama: devi, Usia :29 th, Domisili jogja. Dok, saya post asd closure sudah satu tahun dan PH saya sudab normal. Kenapa yah dok kaki kanan saya terkadang suka kebas atau sedikit bengkak yah dok. Mohon penjelasan terima kasih.

Jawaban:

Pasien pasca operasi PJB umumnya dilakukan evaluasi echo setelah operasi, dan dalam periode 3-6 bulan, lalu 1 tahun untuk menilai kondisi jantung serta melihat perubahan pada tekanan di paru.. Adapun untuk keluhan pada kaki yang dirasakan mb/bu Devi, bila hanya 1 sisi saja bisa karena faktor lokal di daerah tersebut, seperti adanya aliran darah balik yang kurang lancer sehingga kadang membuat kaki bengkak..bisa dilakukan evaluasi dengan pemeriksaan usg pembuluh darah (vaskular).. untuk kebas umumnya berkaitan denagan gangguan saraf, apakah ada kaitannya dengan pasca tindakan operasi atau tidak hrs dievaluasi lebih lanjut. Semoga membantu dan sehat selalu

 

15. Pertanyaan:

Nama: Rissa, Usia: 29 Tahun, Domisili: Bandung, Diagnosa: pH Primer. hallo,Dokter,Alhamdulillah saya masih bisa beraktifitas meski terbatas. Keluhan saya Terkadang saat sedang jalan/duduk/tertidur pun saya suka tiba2 batuk seperti tersedak lalu setelah itu sesak napas sekitar 15 menit. Tapi setelah bisa sendawa berapa kali semua kembali normal.itu diakibatkan dari apa ya dok? Apa yang harus saya lakukan supaya bisa menghindari itu? Terima kasih

Jawaban:

Batuk yang tiba2 atau seperti tersedak diikuti bisa jadi karena adanya sumbatan disaluran nafas kecil maupun alveolus dalam paru2 sehingga menimbulkan reflek batuk untuk membuka jalan nafas tersebut atau mengeluarkan partikel2 kecil yang mengganggu. Hal yang bisa dilakukan yaitu dengan batuk efektif (Tarik nafas dalam kemudian dibatukkan secara cepat) selain itu bisa diberi minum air hangat untuk membuat pencernaan lebih nyaman. Semoga membantu dan sehat selalu

 

16. Pertanyaan:

Nama : Yani, Usia.   : 43th, Domisili: Bandung, Diagnosa: ASD, VSD, ph,tiroid. Saya Apakah setelah operasi jantung ph bisa normal kembali? Sementara saya punya komorbid tiroid,kalo gak minum obat tyrozol irama jantung nya cepet, badan lemes kecapean..terimakasih banyak dok

Jawaban:

Seperti yang sudah saya jelaskan pada pertanyaan sebelumnya, prinsip utama terapi PH yaitu dengan mengobati sumber/penyebabnya. Untuk PH yang disebabkan oleh PJB seperti ASV, VSD, yang masih dapat dilakukan Tindakan operasi, tergantung kondisi PH nya, pada PH yang masih ringan dapat kembali normal atau mendekati normal, tetapi bila PH nya sudah berat biasanya tidak bisa kembali normal akan tetapi dengan dilakukan operasi bisa menghambat/mencegah perburukan PH dan memperbaiki keluhan maupun meningkatkan kualitas hidup.. untuk masalah tiroidnya juga harus dijaga agar kadarnya tetap normal dikarenakan bisa menyebabkan terjadinya gangguan irama jantung..Semoga membantu dan sehat selalu

 

“Tetap semangat, berfikir positif, melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat buat diri sendiri, keluarga, dan masayaarakat…. Aamiin..Terima kasih juga atas do’a dari teman2 sekalian, do’a yang terbaik juga buat kita semua”_ dr. Safir, Sp.JP(K) FIHA

By | 2021-10-12T08:00:43+00:00 October 12th, 2021|Kuliah lewat WhatsApp|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
Open chat