KULWAP ( KULIAH WHATSAPP ) – Alami Alam Dalami Diri

///KULWAP ( KULIAH WHATSAPP ) – Alami Alam Dalami Diri

KULWAP ( KULIAH WHATSAPP ) – Alami Alam Dalami Diri

Tema: Alami Alam Dalami Diri

Senin, 23 Desember 2019

 

No. Pertanyaan Jawaban
1. Saya Isla sudah hampir 7thn tinggal di Waru, Sidoarjo yg katanya mbah Google tiap saya ketik cuaca slalu “kabut polusi”

Sebelumnya saya tinggal di Blitar, sejuk dan banyak pepohonan

 

Rutinitas di kota memang cukup membuat saya stres

Apalagi dengan kemacetan jalan, keras2nya orang2 individualisme yg setiap hari harus dinikmati

 

Biasanya saya memang suka duduk di kebun kecil samping rumah, nyabuti rumput sambil melamun, bagi saya itu refreshing.

 

Tapi tahun ini cuaca ekstrim, suhu udara panas, rumput tetangga pun gak mau tumbuh subur.

 

Bagaimana agar tidak mudah depresi hidup di kota dgn kebisingan dan polusi? Saya mungkin sudah ratusan kali bilang ke orang, aku rindu desa, aku ingin pindah ke desa…

 

Terima kasih

 

Panjang banget ya

Salah kalian gak segera tanya, aku klo tanya harus curhat dulu

Selamat malam, Bu Isla dari Sidoarjo & Bu Umi dari Jogja. Menarik sekali 2 pertanyaan pembuka ini ya

Betul sekali, saya dapat memahami perasaan Anda. Rasanya ingin sekali kembali ke lingkungan yang tenang, hijau, sejuk seperti pedesaan. Sedangkan, kenyataannya keseharian yang dihadapi adalah hiruk pikuk perkotaan beserta udaranya yang seringkali tidak bersahabat.

Dan, saya pun dapat memahami situasi lingkungan sekitar pasti berdampak pada kesejahteraan psikologis warganya. Seperti jadi sulit beristirahat karena bising kendaraan, suhu udara yang panas membuat nafas terasa berat, bahkan tanaman pun sepertinya menolak tumbuh subur.

Tapi, seperti yang telah saya sampaikan pada materi halaman 15 ada banyak sekali hal yang bisa kita lakukan di lingkungan kita. Tidak harus menunggu tinggal di desa baru kita bisa berinteraksi dengan alam.

 

Apa saja sih unsur alam? Tanah, air, udara dan sinar matahari.

Saya juga tinggal di perkotaan, tapi dengan memelihara tanaman di pekarangan rumah, baik tanaman berdaun, berbuah maupun berbunga seakan kita bisa memodifikasi lingkungan menjadi lebih dekat dengan alam. Udara di dalam rumah pun lebih sejuk. Bisa juga ditambahkan unsur air, bila ada lahan lebih buat kolam ikan kecil-kecilan atau bila lahan terbatas bisa menggunakan aquarium.

Oiya. terutama untuk menjawab pertanyaan Bu Umi, berjemur matahari sekitar 15-30 menit di pagi hari dapat mengatasi insomnia.

Saat berjemur, terproduksi hormon endorfin, hormon ini dapat membantu dalam mengurangi rasa sakit, meningkatkan mood positif dan mengatasi insomnia karena juga merangsang produksi melatonin.

Kurangnya melatonin dapat menyebabkan tubuh mengalami berbagai masalah seperti sulit tidur, gelisah bahkan hingga insomnia.

Daripada terus mengeluhkan apa yang ada di sekeliling kita dan mengharap yang tidak kita miliki, lebih baik fokus pada apa yang bisa kita lakukan.

 

2. Assalamualaikum. Saya umi asd ph 28th dari jogja. Kebetulan saya bertempat tinggal di pinggir jalan, dan hampir tdk ditemukan persawahan di dekat2 rumah. Kanan rumah ad toko. Kiri rumah burjo an. Rumah dekat bangjo yg slalu kedengeran suara klakson saut2an.apalagi klo mlm kdengeran skali. dekat stadion( klo ad pertandingan pastinya sangat ramai blm lagi klo ada rusuh).

Yg sya tanyakan..

 

Bagaimana sya meminimalisir keadaan yg sperti ini yg cenderung berisik. Apalagi sya sering drumah…

 

Kdua Saya suka insomnia.. apkah penataan kamar bisa mempengaruhi tidur nyenyaknya seseorang.

 

Trimakasih

3. Saya Syarif tinggal di Ciamis. Siklus hidup saya dominannya skrg rumah – tempat kerja. defaultnya gitu. Paling kadang2 kemana gitu. Bukan ga ingin kemana2. Tapi saya paranoid kenapa2 kalau jauh dari rumah, padahal sawah atau kebun terlalu jauh.terima kasih. Waah…langsung triple combo nih pertanyaannya… hehehe

Baik, karena ada 3 sekaligus, jawabannya agak lebih panjang ya hehehe

Selamat malam Pak Syarif Bu Rini dan Bu Dewi…

Saya dapat memahami kekhawatiran yang dialami, terlebih kaitannya dengan kondisi fisik ya dan dampak yang dialami pun tidak ringan. Hal ini pasti seringkali menjadi perhatian besar terlebih ketika hendak beraktivitas di luar ruangan.

 

Seperti yang saya sampaikan pada materi halaman 9 ”kekhawatiran berlebih akan terjadi hal yang mengancam saat beraktivitas di luar ruangan” merupakan salah satu penghambat kita untuk berinteraksi dengan alam.

 

Bila memang ingin dicoba, lakukanlah aktivitas luar ruangan cukup di sekitaran rumah saja namun rutin. Contohnya, berjemur di teras sekitar pukul 6-9 pagi selama kurang lebih 15-30 menit sambil melakukan senam kecil dan melatih nafas panjang.

Jadi, melatih nafas panjang itu polanya seperti ini >> tarik nafas perlahan – tahan – hembuskan sangat perlahan – tahan

Lakukan selambat yang Anda bisa, semakin baik lagi bila menggunakan nafas perut karena akan semakin banyak oksigen yang bisa terserap

Bisa juga dibantu dengan pola 4×4, yakni 4 hitungan tarik nafas – 4 hitungan tahan nafas – 4 hitungan hembuskan – 4 hitungan tahan, lakukan pengulangan 4x, lalu bernafas ringan seperti biasa kemudian diulangi kembali

Lakukan kegiatan tersebut awalnya 2x dalam satu minggu, rutin selama 1 bulan. Lalu, frekuensinya ditambah jadi 4x dalam satu minggu lakukan rutin selama satu bulan.

Bila ingin dicoba naik level, silakan mulai berjalan-jalan santai di sekitaran rumah. Tidak perlu jauh-jauh, cukup seputaran rumah saja. Boleh sambil belanja sayur di warung atau jajan bubur ayam pagi-pagi.

Selain tubuh mendapatkan manfaat langsung dari alam, melatih tubuh akrab dengan udara bebas, Anda juga bisa semakin akrab dengan tetangga dan bisa bersosialisasi. Hal ini bisa perlahan-lahan mengatasi kecemasan Anda. Selamat mencoba…

4. Saya Rini, PDA ph dari Jogja.

Saya sangat suka berada di tengah alam, seperti udara sejuk pagi, bau rumput, dan melihat pemandangan hijau atau laut.

Pernah saya mencoba utk berjalan kaki di pagi hari, kisaran jam 5.30 dengan udara yg masih lumayan dingin. Sayangnya, badan justru drop setelah kurang lebih satu minggu.

Beberapa bulan kemudian, saya mencoba lagi, tetapi ternyata kondisi yg sama terulang lagi, drop.

– Apakah itu karena kondisi yg memang tidak baik, apakah terkait udara dingin atau ada hal lain terkait hal tsb.

– Hal lain yg ingin saya tanyakan, apakah aktivitas semacam meditasi di pagi hari juga berpengaruh pada kondisi ph ?

 

Terima kasih

 

5. Saya Dewi 27th, ASD pH ..

Aktifitas saya ibu rumah tangga dgn 2anak..

Untuk jalan” atau sekedar  piknik ke taman bermain atau yg lain” masih bisa dilakukan , tp selalu ada kekhawatiran takut tiba” pusing berputar atau pingsan.. bahkan misal ada rapat di sekolah anak juga takut kenapa”..

Bagaimana ya supaya menghilangkan rasa itu?

Supaya saya itu percaya diri mau kemana” itu?

Terimakasih

6. Selamat malam, sy Tedja, usia 67 thn, sy PH Primer dgn penyakit yg mendukung sy stroke (10x), polysitemia Vera, dvt, PPOK, jantung aktivitas msh mandiri, sy punya hobby memancing yg terkadang hrs ketempat mancing sampai  86km yg membutuhkan waktu lbh dr 3jam, justru yg sy khawatir bukan pH nya tetapi dvt, krn bila kambuh kaki kanan sy tdk bisa digerakkan inipun terjadi saat saya mancing di tanjung burung yg jarak dr rmh sekitar 40km, tp dgn cara sy selalu bersahabat dgn penyakit sy dpt mengatasi nya dgn segera, apakah dgn rasa percaya diri yg berlebihan tdk membahayakan diri sy, bgmn cara menguranginya percaya diri berlebihan ini, terimakasih Selamat malam, Pak Tedja…

Wah masih semangat sekali nih hobi mancing manianya, mantab

Semoga senantiasa sehat ya, Pak

Sebetulnya, memiliki hobi sangat baik untuk kesehatan baik fisik maupun psikis. Terlebih hobi bapak ini terbilang olahraga fisik ya, Pak… Saya selalu menyarankan pasien untuk mencari kegiatan yang disukai atau diminati, karena kalo udah hobi wah…bisa lupa sama sakit tuh pokonya langsung sehat hat hat. bukan begitu ya Pak Tedja?

Boleh ga mancing? Ya boleh dong…

Tapi ya kondisi fisik perlu sekali menjadi pertimbangan, disadari apa saja pantangan yang disampaikan dokter. Apakah ada resiko yang mungkin terjadi? Atau kah ada persiapan khusus? Atau justru perlu memilih lokasi lain yang lebih dekat dari rumah?

Bagaimana dengan percaya diri yang berlebihan?

Percaya lah, segala yang berlebihan itu tidak baik, jadi kita yaaa secukupnya saja…

Sadari kondisi diri, terima dan optimalkan.

Optimalkan ya bukan dipaksakan.

7. Asalamualaikum… Sy Dian usia 29thn 2 anak Asd ph, sy tinggl dsigi sulteng. Krn gempa thn llu sy jd takut dgr gemuruh, gledek dan bunyi2an yg keras. Krn gempa likuifaksi struktur tanah jd lembek kl kendraan lewat ap lg truk warung sy (rmh sdh hancur) goyang sy jd kaget n jantungku berdebar2 kencang perasaan sdh tdk karuan. Bgmn cara sy mngatasinya? Sy jg takut ketempat keramaian rsanya sesak tp sy jg ketakutan kl sunyi. Sy jg tipe pemikir bgmn caranya sy mngurangi pikiran sy… Maaf byk😁Terimakasi Selamat malam, Bu Dian dan Sdr Lingga…

Kondisi Anda pasti sangat tidak nyaman dan terasa melelahkan. Terlebih hal-hal tersebut seringkali datang tidak terduga dan tidak terkontrol. Reaksi fisiknya pun begitu nyata, seperti jantung berdebar kencang mendadak, pusing dan dada terasa sesak.

Untuk kondisi Anda, saya sarankan untuk langsung berkonsultasi dengan psikolog terdekat di kota Anda. Karena selain perlu penanganan dengan konseling langsung, kondisi Anda pun sebaiknya dilakukan intervensi berupa psikoterapi. Hal ini terkait dengan kemungkinan adanya trauma dan terlebih lagi hingga mengganggu aktivitas keseharian Anda.

Saran saya, segera lakukan konsultasi dengan psikolog agar lebih cepat tertangani dan tidak semakin berlarut-larut.

8. Saya lingga 36th,ijin bertanya bagaimana mengatasi rasa cemas apalagi ditempat yg baru didatangi bukan takut akan tempatnya tp hrs ketemu2 org baru dimana krn traumatis jd takut untk kenal dg org baru,ini yg membuat jantung bedebar kencang kdg tiba2 pusing apalgi kalau mendegar suara bising dan sorot lampu yg terlalu terang
9. Saya Devi usia 36thn ,vsd dan ph  tinggal di Bukitting,suhu udara di tempat ku sll dinggin,apa bila di waktu pagi ,dingginya sampi ke tulang,hingga membuatku sll batuk,ngimana cara mengatasi agar tidak batuk dgn suhu dinggin,apa yg harus kulakukan…terakasih Selamat malam…

 

Sesungguhnya saya tidak dalam kapasitas untuk menjawab terkait kondisi medis fisik ya, saya akan fokuskan pada kondisi psikologis. Sehingga bila Bapak & Ibu membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai keluhan atau kondisi fisik tersebut, dapat ditanyakan pada sesi topik kulwapp lain atau saat berkonsultasi langsung dengan dokter.

Kondisi fisik dan psikis memang selalu saling mempengaruhi. Bila fisik terganggu, otomatis akan mempengaruhi kondisi psikologisnya pula.

Mempertimbangkan keterbatasan kemampuan secara fisik, saya sarankan untuk tidak terlalu memaksakan aktivitas fisik. Tidak perlu berjalan hingga jauh, atau bepergian yang sepertinya terlalu “ngoyo”

Sama halnya dengan yang telah saya sampaikan di pertanyaan sebelumnya, lakukan aktivitas ringan namun rutin. Untuk anak-anak bisa di ajak beraktivitas di teras rumah sambil membawa mainan kesukaannya atau diajak senam-senam kecil. Bisa pula diajak menyiram tanaman saat sore hari. Pertimbangkan untuk tidak menggunakan alas kaki saat berjalan di atas rumput dan terus motivasi anak untuk turut serta merawat tanaman dan menyentuh tumbuh-tumbuhan di sekitarnya. Bila memiliki hewan peliharaan dan tidak membahayakan bisa dipertimbangkan mengajak anak turut terlibat dalam proses perawatannya.

Utk bunda dari earlyta saran saya sebaiknya saat kontrol ke dokter jantung anak bisa ditanyakan bagaimana kondisi earlyta apa memungkinkan utk bermain bebas. Permainan apa saja yg diperbolehkan dan yg tdk. Bagaimana cara mengetahui kondisi earlyta kpn harus banyak istirahat dan mengurangi aktivitas. Karena kondisi tiap anak berbeda.

Utk ibu Mutiati juga demikian sebaiknya ditanyakan lgsg ke dokter anak yg menangani. Biasanya walaupun sudah melalui tindakan koreksi pun tetap kondisi ananda harus tetap terpantau, pemulihan pun setiap anak dan kondisi tiap org tdk sama. Apalagi usia ananda yg msh kecil juga mengharuskan kita org tua lebih bisa peka dan aware kondisi spt apa yg mengharuskan anak kita perlu istirahat. Begitu ya bunda

Begitu juga ibu Ima hampir sama dgn apa yg ditanyakan ibu Mutiati. Karena usia anak lebih besar bisa ditanyakan apa yg menyebabkan anak spt itu. Sebagai informasi utk pasien PH memang tjd peningkatan tekanan pada pembuluh darah antara jtg ke paru sehingga otomatis mempengaruhi jumlah oksigen dan kemampuan jtg utk memompa keseluruh tubuh. Oleh karena itu pasien merasa sesak, nafas pendek,mudah lelah baik utk aktivitas ringan atau utk banyak berbicara sekalipun. Sebaiknya konsultasikan ke dokter jtg anak utk mengetahui kondisi ananda lebih detail serta utk mengetahui apa yg perlu dipahami ttg kondisi PH.

10. Assalamualaikum,  saya ibu nya dr earlyta,  saya senang mengajak anak saya main jalan2.. Berjalan kaki sampe jauh tp kadang ada rasa was2 takut knp2..  Gmn menghilangkan rasa was2 ya..  Pdhal sih anaknya enjoy2 z diajak jln jauh terlebih di taman hutan, Terkadang saya ingin mengajaknya bermain seperti anak lainnya bermain flying fox.. , mainan diatas ketinggian sprti ontang anting, Tp takut jg terjadi apa2.. Apa blh jg ya anak yg memiliki jantung bocor,  hipertensi paru,  n ceberal palsy..  Bermain yg menguji nyali?  Terima kasih..
11. Assalamualaikum wr wb

Saya mutiati ibu dr pasien anasya syafa nafesa.umr 3 th 9bln kasus asd vsd dorv ps.dr pekalongan .dan 1 th yg lalu sdh tindakan fontan .

Yg mau sy tanyakan kenapa ank sy walaupun sdh tindakan fontan tp ko masih mudah capek y .kalo jalan baru sebentar aja udh minta di gendong..apa memang begitu atau anak sy yg mls ya?

12. Saya ima ibu dari razqa usianya 6 tahun ph primer,saya mau tanya apakah yang punya ph g bisa jalan kaki jauh soalnya anak saya kemana mana mesti di gendong ga mau jalan terus pendiem banget,seharian cuma duduk paling tiduran,gimana solisinya apa harus di paksakan jalan kaki(
13.  

Malam mb Retno, dengan Indri. berjemur yg baik jam brp ya? Krn dulu katanya sblm jam 9 yang baik, sekarang berubah jadi jam 10 keatas? Terima kasih

Sesungguhnya tema kulwapp kali ini juga menjadi pengingat untuk diri saya pribadi agar lebih sering bersentuhan dengan alam, karena seringkali kita merasa terlalu sibuk dengan aktivitas dan terlena dengan teknologi yang semakin menawarkan kemudahan

 

Ketika berjemur pun hindari menggunakan sunscreen, karena manfaat sinar matahari jadi gagal terserap oleh kulit dan gagal terproses. paparkan saja kulit seluruhnya, malahan dokter kulit menyarankan untuk gunakan pakaian seminimal mungkin agar semakin luas kulit yang terpapar sinar matahari.

Apalagi mengingat manfaat sinar matahari yang luar biasa banyak ya buat tubuh kita, baik manfaat secara fisik maupun psikis.

Oiya, jangan kesiangan ya kalo berjemur hehehe nanti manfaat sinar matahari sudah berganti jadi yang merugikan

14. ·         Sya tri rahayu 31th post asd ph… Sya dulu pernh batuk darah…smpai bbrp kali… Sbb batuk darahny karena ke dukun🤭sampai saat ini penyesalsn itu tak bisa hilang… Terus berandai andai… Andai tdk kesana… Andai tdk ngikuti saran ttngga…hingga berakibat ke batuk darah… .  Dan sampai skrng masih suka trauma sm batuk darahny… Bgmn cara menghilangkan trauma yg berkepanjangan itu…. apa bisa dengan metode cara alam ini. Tks

 

·         Sayangnya trauma itu smpai parah bu… Bergerak terlalu berlebihan jd takut… Padahal tubuh baik2 saja… Tp pikiran nya g bisa hilang… Bgmn ya

 

·         Iya… Trmksh saran nya bu…

·    Selamat malam, Ibu Tri

wah…pasti kaget banget ya pas tau batuk sampe berdarah. Pasti awalnya berharap pengobatan alternatif agar bisa mempercepat proses penyembuhan tapi justru malah memberikan pengalaman yang tidak menyenangkan.

Pertama, perlu diperiksakan dulu ya Bu ke dokter terkait kondisi kesehatan ibu. setelah mendapat penanganan yang tepat, untuk mendapatkan obat-obatan, pantangan, anjuran dan penanganan yang tepat.

Selain itu, bisa dicoba beberapa tips yang telah saya sampaikan di atas. dimulai dulu, pelan-pelan namun rutin.

Bergerak dan berinteraksi dengan alam dapat mendatangkan energi positif dalam diri, harapannya semakin bersemangat pula dalam menjalani berbagai aktivitas keseharian.

 

·    Wah..kalau sampai mengganggu sekali, saya sarankan untuk segera berkonsultasi langsung dengan psikolog ya, Bu… Mungkin Ibu membutuhkan psikoterapi dari psikolog untuk mengatasi trauma yang ibu alami, sehingga di kemudian hari lebih nyaman dalam berkegiatan.

 

·    Memang seringkali kejadian yang telah lampau meninggalkan memori yang tiba-tiba saja muncul dan mengganggu. ini lah yang perlu segera ditangani agar tidak mengganggu hingga berlarut-larut

15. Saya Ummu Ziyan

Mau tanya, dok

Klo misalkan trauma karna body shaming di masa kecil apakah bisa di terapi dg lebih dekat ke alam?

Selamat malam… pertanyaan yang menarik

sebetulnya, berinteraksi dengan alam bukan lah metode terapi utama sehingga bisa menggantikan terapi-terapi lainnya, baik terapi medikasi maupun psikoterapi. namun, dapat menjadi terapi pendukung.

berinteraksi dengan alam adalah fitrahnya atau ya memang selayaknya kita manusia perlu berinteraksi dengan alam untuk saling memberi manfaat. simbiosis mutualisme.

sekali lagi, interaksi dengan alam yang saya sampaikan malam ini bukan merupakan terapi utama ya.

kalau ada keluhan fisik, langsung periksakan ke dokter terkait. kalau ada ketidaknyamanan psikis yang mengganggu keseharian, langsung konseling dengan psikolog.

Trauma, perlu penanganan psikoterapi dengan psikolog.

16. Sy ibu Yoes mau tanya bila ingin konsul face to face contact siapa dan no telponnya. lokasi di jakarta. terima kasih Sekilas info tambahan utk ibu Yoes. Berikut sedikit informasi utk akses layanan psikologi di Puskesmas wilayah Jakarta.

DKI Jakarta

Jakarta Selatan

1. PKC Mampang Prapatan⁩

2. PKC Pancoran

3. PKC Tebet

4. PKC Kebayoran Baru

5. PKC Cilandak

6. PKC Kebayoran Lama

 

Jakarta Barat

1. PKC Taman Sari

2. PKC Kembangan

3. PKC Palmerah

 

Jakarta Timur

1. PKC Matraman ⁩

2. PKC Pasar Rebo

3. PKC Duren Sawit ⁩

4. PKC Ciracas

5. PKC Kramat Jati

 

Jakarta Pusat

1. PKC Kemayoran

2. PKC Johar Baru

3. PKC Tanah Abang

4. PKC Gambir

 

Utk daerah lain juga sudah tersedia layanan psikologi bisa menggunakan BPJS di puskesmas.

 

Semoga bermanfaat

 

By | 2020-02-18T13:38:19+00:00 February 18th, 2020|Kuliah lewat WhatsApp|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
Open chat