Kuliah WhatsApp 29.09.17 – PH dan PJB

///Kuliah WhatsApp 29.09.17 – PH dan PJB

Kuliah WhatsApp 29.09.17 – PH dan PJB

Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi Telegram antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik2 terkait Hipertennsi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.

Untuk bergabung dalam group Telegram dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hub 085210006799

Untuk membaca materi tanya jawab lainnya yang lebih lengkap, silakan klik LOGIN.

 

KULIAH WHATSAPP

Mengenal Atrial Septal Defect (ASD) sebagai Salah Satu Penyebab Hipertensi Pulmonal

Jum’at, 29 September 2017 pk 19.00-21.00 WIB

Narasumber: dr. Andi Wahjono Adi, SpJP, FIHA

Staff medis jantung dan pembuluh darah RS Universitas Muhammadiyah Malang, Pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang

 

Moderator: Rani & Hikmah

 

  1. Pertanyaan dari Ana K.:

Selamat malam dok. Saya Ana pasien ASD PH dari Jogja. Apakah aktivitas berat dan olahraga bisa mempercepat timbulnya komplikasi PH pada pasien ASD? Sebaiknya olahraga apa yang tepat untuk anak saya yang berumur 8 tahun dengan ASD nya (anak saya sangat aktif, ASD diameter 1,8-2 cm). Terima kasih.

 

Jawab:

Selamat malam semuanya dan salam kenal. Pasien ASD sebaiknya ditutup sebelum terjadi komplikasi seperti PH. Olahraga berat bisa memperburuk kondisi tetapi tidak dengan olahraga ringan. Olahraga berat seperti futsal, bulu tangkis atau tenis. Olahraga ringan contohnya jalan, jogging, bersepeda, dsb.

 

  1. Pertanyaan dari Chosiyani:

Selamat malam dok. Pada pasien ASD PH syarat apa saja yang harus dipenuhi agar bisa dilakukan koreksi by open heart? Misal nilai PARI, FR, atau TVG nya berapa?

 

Jawab:

Prinsipnya ASD sebaiknya ditutup, bila belum timbul PH dan syarat lain terpenuhi misal rim (sekat jantung tersisa) minimal terpenuhi, resistensi vaskuler paru (PARI) 7- 8m2, tidak ada defek/kelainan jantung lainnya yang perlu intervensi maka indikasi ASO. Kalau sudah timbul PH dan syarat ASO tidak terpenuhi biasanya tutup dengan bedah.

 

  1. Pertanyaan dari Anindiya:

Permisi dok mau bertanya apa bahayanya Eisenmenger syndrome?

 

Jawab:

Pasien sesak bahkan dengan aktivitas ringan saja. Sianosis (kebiruan) karena desaturasi (saturasi oksigen menurun), mortalitas (kematian) tinggi.

 

Anindiya:

Saya sudah sering sesak walau aktifitas ringan dok tapi Alhamdulillah tidak ada kebiruan. Apakah saya sudah terkena syndrome tersebut?

 

Jawab:

Insya Allah belum.

 

  1. Pertanyaan dari Tari Lestari:

Selamat malam dokter. Apakah pasien ASD yang sudah terkena Eisenmenger syndrome sudah tidak bisa berubah lagi (sudah tidak ada harapan operasi)?

 

Jawab:

Bisa dikatakan ASD+PH nya sudah end stage. FR nya sudah terbalik kanan ke kiri dan setahu saya irreversible.

 

  1. Pertanyaan dari Simple:

Selamat malam dok. Apakah perbedaan yang mendasar antara ASD dan VSD? Apakah setelah dilakukan tindakan, pasien bisa sembuh total tanpa minum obat kembali?

 

Jawab:

ASD dan VSD prinsipnya sama, ada shunt di sekat jantung tapi kalau ASD itu di atrium, kalau VSD di ventrikel. Bisa sembuh total asal belum ada komplikasi dan ditutup tentunya.

 

  1. Pertanyaan dari Indriani Ginoto:

Selamat malam dok. Apakah ASD/PJB lainnya bisa dicegah? Bagaimanakah caranya? Terima kasih.

 

Jawab:

PJB bisa diminimalisir saat ibu mengandung, misal menjauhi paparan bahan toksik saat hamil yang dapat mengganggu organogenesis.

 

  1. Pertanyaan dari Hestin:

Selamat malam dok. Saya pasien ASD PH. PH saya 52 dengan PARI 3. Apakah itu termasuk PH ringan dan bisa dikoreksi? Soalnya saya masih menunggu jadwal yang belum dipastikan kapan untuk operasi dok. Terima kasih untuk jawaban dokter.

 

Jawab:

Insya Allah masih sedang, sabar, tunggu jadwal ya.

 

  1. Pertanyaan dari Sierra:

Selamat malam dok. Saya pasien VSD dan hipertensi paru. Apakah dengan operasi, penyakit jantung itu bisa sembuh total? Pantangan makanan apa saja yang harus dihindari agar tidak semakin parah?

 

Jawab:

Kalau VSD sudah ditutup tanpa ada sequele/gejala sisa, insya Allah masih bisa asal belum ada komplikasi berat. Makanan tidak ada yang spesifik dihindari atau dianjurkan.

 

  1. Pertanyaan dari Nurlitha:

Selamat malam dokter. Apakah ASD dapat menurun ke anak?

 

Jawab:

ASD bukan penyakit turunan, insya Allah.

 

  1. Pertanyaan dari Kartika:

Selamat malam dok. Saya pasien ASD PH tetapi sudah dilakukan closure ASD. Apakah setelah operasi ini PH saya bisa sembuh?

 

Jawab:

Hasil evaluasi echo pasca closure bagaimana ya? Kalau PH sudah turun dan tidak ada sequel/sisa insya Allah ke depannya bagus.

 

  1. Pertanyaan dari Amel:

Malam dok. Apakah ASD PH yang sudah dikoreksi PH nya bisa muncul kembali?

 

  1. Pertanyaan dari Firdaus:

Malam dok. Apakah dengan hasil cath ini saya bisa dioperasi di daerah yang pernah menangani operasi ASD? Apakah aman dok, mengingat saya sudah memiliki PH. Karena jika menunggu di RS Harapan Kita terlalu lama.

 

Jawab:

Diameter ASD nya cukup besar, sehingga dimungkinkan untuk operatif. Konsultasi terlebih dahulu tentunya dengan sejawat Sp.B TKV.

 

Firdaus Akmal:

Dokter BTKV di Aceh katanya bisa dioperasi tapi dokter Sp.JP nya menyuruh saya ke harapan kita saja. Akan tetapi antrian di harkit panjang sekali. Apakah memungkinkan saya dioperasi di Aceh saja dok?

 

Jawab:

Sepengetahuan saya yang bisa operasi seperti ini selain Jakarta itu di Surabaya (dr. Sutomo). Kalau di Aceh saya kurang paham. Jika disarankan Sp.JP ke harkit maka mungkin di Aceh belum bisa.

 

  1. Pertanyaan dari Linda:

Selamat malam dokter Andi. Saya pasien PH dengan tekanan 27. Mau menanyakan untuk menjaga agar PH tidak semakin tinggi adakah pantangan makanan atau olahraga seperti apa yang aman untuk menjaga supaya tetap sehat? Terima kasih.

 

Jawab:

Olahraga dinamik saja seperti jalan, cycling. Kalau pantangan diet tidak terlalu ketat seperti jantung koroner, obat diminum teratur.

 

  1. Pertanyaan dari Mutiara:

Selamat malam dokter. Saya ingin bertanya apakah perbedaan PH degan Hb yang tinggi? Dan jika ada kemungkinan untuk operasi PH sudah normal, apakah nilai Hb itu harus normal juga agar bisa dioperasi? Terima kasih.

 

Jawab:

PH itu terkait dengan tingginya tekanan intra-arterial di pulmonal, sedangkan Hb/hemoglobin merupakan kadar darah merah yang mengandung oksigen di dalam pembuluh darah. Biasanya kalau terjadi desaturasi (percampuran darah kaya oksigen dengan rendah oksigen) lama kelamaan akan meningkatkan kadar Hb juga. Nilai Hb minimal pre-op biasanya 10g/dL.

 

  1. Pertanyaan dari Jumilah:

Selamat malam dok. Saya pasien PH berat. Setiap sore atau malam badan sakit semua terutama bagian rahang terasa capai kelelahan, dada kanan kiri, punggung rasanya sakit apa itu disebabkan PH ya dok? Bagaimana cara mengatasinya?

 

  1. Pertanyaan dari Maghda:

Selamat malam dok. Apakah berjalan di treadmill boleh untuk pasien ASD PH berat? Terima kasih

 

Jawab:

Tergantung dari kapasitas fungsional yang dicapai saat treadmill, mampu berapa mets? Tapi kalau sudah jelas PH berat memang riskan, karena aktivitas sehari-hari saja biasanya sudah sesak, apalagi treadmill.

 

  1. Pertanyaan dari Nurlitha:

Selamat malam dok, saya pasien ASD PH hampir setiap hari saya sakit dibagian sendi, tulang dan otot terasa sakit sekali, ngilu, dan merasa sangat lelah, lelah yang tidak biasa, istirahat juga masih terasa capai, kadang demam ringan padahal bisa dibilang saya tidak beraktifitas berat. Saya jadi tidak bisa tidur malam. Pertanyaan saya apakah itu disebabkan karena ASD atau PH nya dok? Atau kemungkinan kondisi kesehatan lain? Rangkaian pemeriksaan apa yang harus saya lakukan?

 

Jawab:

Bisa echo terlebih dahulu, TTE atau TEE. Simptompnya insya Allah bukan karena ASD tapi bisa karena PH nya antara lain karena oksigenasi jaringan berkurang, metabolisme terganggu.

 

  1. Pertanyaan dari Arni:

Malam dokter Andi, saya ingin bertanya. Mohon penjelasannya mengapa tidak semua pasien ASD itu memiliki PH? Terima kasih.

 

Jawab:

Tidak semua ASD berkembang menjadi PH, misalnya nih, kalau defek kecil atau contoh lain ada stenosis pulmonal sehingga tidak jadi PH.

 

  1. Pertanyaan dari Nurlitha:

Malam dokter Andi, saya ingin bertanya mengapa kebanyakan pasien ASD itu baru diketahui saat usia dewasa? Apakah ASD itu termasuk PJB yang susah didiagnosa sejak bayi? Lalu bagaimana ciri-ciri ASD saat bayi? Terima kasih

 

Jawab:

Karena skrining kesehatan di Indonesia yang kurang bagus dan ASD kebanyakan asimptomatis. Ciri-ciri mudah PJB biasanya yang mudah dikenali itu seperti mudah lelah, tumbuh kembang lambat, sering infeksi saluran nafas.

 

  1. Pertanyaan dari Alysa90:

Selamat malam dok, saya pasien ASD PH dengan tekanan tinggi 113. Apakah untuk bisa dioperasi harus diturunkan terlebih dahulu PH nya dok? Kira-kira harus berapa dok PH nya kalau mau dioperasi terus harus minum obat apa untuk menurunkan PH?

 

Jawab:

Betul. Bisa sildenafil, dorner.

 

  1. Pertanyaan dari Nurlitha:

Selamat malam dokter Andi. Mengapa kebanyakan pasien PH itu PJB nya tipe ASD? PJB lain jarang yang terkena PH atau sebagian besar ASD PH?

 

Jawab:

Tidak semua PJB jadi PH. Memang insiden ASD cukup banyak 1 dibanding 1500 kelahiran, kenapa kok ASD banyak yang PH sebenarnya yang lain juga banyak hanya saja insiden ASD memang jauh lebih banyak.

 

  1. Pertanyaan dari Resy:

Malam dok. Terlampir hasil echo saya. Berapakah besarnya kebocoran di jantung saya ya?

 

Jawab:

ASD nya besar tipe secundum, sudah ada bidirectional shunt…artinya ada aliran dari kiri ke kanan dan sebaliknya juga.

 

  1. Pertanyaan dari Emil:

Maaf dok mau bertanya apakah perbedaan ASD dengan PFO?

 

Jawab:

Kalau PFO itu patensi foramen ovale, yang seharusnya menutup saat kelahiran, itu seperti klep tidak seperti lubang pada ASD.

 

  1. Pertanyaan dari Puji Lestari:

Selamat malam dok, saya Puji pasien ASD PH dari Jogja. Alhamdulillah saya sudah dilakukan penutupan by open heart 20 April 2016, sekarang post op sudah 1,5 tahun dan dari hasil evaluasi PH sudah normal. Yang saya tanyakan adalah:

1) mungkinkah muncul lagi PH dan defect setelah beberapa tahun?

2) bolehkah olahraga renang dan pilates?

Terima kasih dok.

 

Jawab:

1) Insya Allah tidak

2) renang dan pilates dibolehkan

 

  1. Pertanyaan dari Tedja:

Malam dok, saya pasien PH dengan usia 65 tahun, bukan karena jantung tetapi karena polisitemia vera, apakah ada kemungkinan untuk sembuh? Dari hasil echo dan cath saya positif PH, saya juga ada DVT, obat untuk polisitemia vera: Cytodrox, di obat tersebut tertulis hati-hati obat kanker. Trims dok.

 

Jawab:

PH bisa juga terjadi karena sebab lain selain jantung. Citrodox memang untuk menurunkan jumlah sel darah merah pada polisitemia, kalau prognosa pasien polisitemia saya menganjurkan konsultasi dengan ahli hematologi saja.

 

  1. Pertanyaan dari …:

Selamat malam dok. Saya pasien usia 32 tahun rencana operasi open heart AVSD, tetapi dari pihak keluarga masih takut untuk saya operasi dok. Apa memungkinkan saya tidak operasi dok kalau saya ingin hamil? Terima kasih sebelumnya dokter Andi.

 

Jawab:

Iya.. AVSD harus dikoreksi, mumpung masih belum komplikasi dan apalagi ada rencana hamil.

 

  1. Pertanyaan dari Catharina:

Selamat malam dok, saya Catharina dari Jogja pasien ap window+PH. Apakah Hb tinggi tersebut jika sudah diterapi dengan sildenafil dll lama kelamaan bisa turun sendiri?

 

Jawab:

Hb meningkat karena efek desaturasinya, kalau tinggi sekali bisa di phlebotomi supaya turun. Sildenafil tidak bisa menurunkan Hb.

 

  1. Pertanyaan dari Syams/Nisa:

Assalamu’alaikum dokter, saya Nisa dari Malang. Dari hasil CT scan terlampir ini apakah penyebab utama PH saya dokter?

 

Jawab:

Kalau melihat MSCT nya karena curiga adanya massa di paru.

 

  1. Pertanyaan dari Sigit:

Kenapa ciri salah satu kena ASD yaitu sering kena infeksi saluran nafas/ISPA? Hubungan bisa sering kena ISPA itu kenapa ya dok? Terima kasih.

 

Jawab:

Karena paru overload cairan terus. Bukan karena efusi, kalau efusi itu ada timbunan cairan di pleura atau perikard.

 

  1. Pertanyaan dari Vina:

Apakah PH bisa disembuhkan dengan ballooning angioplasty?

 

Jawab:

Saya rasa belum, PH diselesaikan penyebabnya, kecuali tipe primer.

 

By | 2019-08-19T02:58:11+00:00 September 30th, 2017|Kuliah lewat Telegram|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
WhatsApp chat