Kuliah WhatsApp 27.08.19 – PH pada Kehamilan

///Kuliah WhatsApp 27.08.19 – PH pada Kehamilan

Kuliah WhatsApp 27.08.19 – PH pada Kehamilan

Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi Telegram antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik2 terkait Hipertennsi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.

Untuk bergabung dalam group Telegram dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hub 085210006799

Untuk membaca materi tanya jawab lainnya yang lebih lengkap, silakan klik LOGIN.

 

KULIAH TELEGRAM

Hipertensi Paru pada Kehamilan

Selasa, 27 Agustus 2019 Pkl : 20.00-21.15 WIB

Narasumber : Dr.Melawati Hasan, Sp.JP

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di RS Hasan Sadikin & RS Hermina Pasteur, Bandung

Moderator : dr. Novi & Ririe

 

Materi :

Hipertensi pulmonal merupakan kondisi dimana terjadi peningkatan rerata tekanan arteri pulmonal (mPAP)》25 mmHg ketika istirahat pada pemeriksaan kateterisasi jantung kanan.

Pada kehamilan terjadi perubahan anatomi dan fisiologi jantung secara bermakna sebagai respon kardiovaskular untuk meningkatkan kebutuhan metabolik ibu & perkembangan janin. Volume darah, massa sel darah merah & curah jantung meningkat pada kehamilan, sementara tahanan pembuluh darah sistemik  & tekanan darah menurun. Perubahan hormonal juga turut mempengaruhi, massa dan ukuran jantung meningkat hingga 30%. Kompresi mekanik juga terjadi karena penekanan dan pembesaran rahim pada masa kehamilan.

Hipertensi pulmonal pada kehamilan termasuk ke dalam kelas IV dari klasifikasi WHO yang berhubungan dengan obstruksi karena tromboembolik kronis pada arteri paru dengan risiko maternal/ibu, sehingga kehamilan harus dihindari. Akan tetapi beberapa wanita tetap memilih melanjutkan kehamilannya, atau bahkan PH baru terdiagnosa pada saat kehamilan.

Kehamilan ibu dengan PH harus ditangani oleh berbagai disiplin keilmuan yang mempunyai pengalaman dalam menangani PH & kehamilan resiko tinggi. Optimalisasi terapi non-farmakologi & farmakologi spesifik PH sesuai indikasi juga sangat diperlukan. Evaluasi klinis dan ekokardiografi setiap bulan diperlukan untuk menilai terjadinya gagal jantung kanan. Selain itu dilakukan perencanaan terminasi kehamilan dengan sectio cesaria menggunakan anestesi regional pada minggu ke 34 bila memungkinkan.

Hipertensi paru tetap disarankan untuk dihindari atau diterminasi pada awal kehamilan walaupun telah banyak rekomendasi tatalaksana PH pada kehamilan. Konseling mengenai kontrasepsi pada semua wanita produktif diharuskan menjadi bagian dari tatalaksana PH.

 

Pertanyaan & Jawaban Kulgram :

1. Rina Sugesti, 31 tahun, VSD closure PH, Bantul
Apakah kalau PH rendah sekitar 26 boleh hamil? Apakah ketika hamil boleh minum obat silde? Ada efek sampingnya atau tidak? Terima kasih.
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
Rekomendasi umum kehamilan pada PH sebenarnya tetap dihindari untuk hamil. Akan tetapi untuk keadaan tertentu seperti mba rina, vsd post closure dengan PH, sebelum akan hamil harus dinilai kembali derajat PH, paling baik dari kateterisasi. Dari situ dinilai risiko nya. Untuk sildenafil boleh dilanjutkan pada kehamilan.
Rina Sugesti :
Terimakasih dok, kemarin bulan juli sudah kateterisasi dan hasilnya vsd masih ada dan ada 2 lubang dengan PH 26. Rencana mau pentupan 1 vsdnya dengan kateterisasi. Apakah ada dampaknya pada janin dan ibunya kalau dipaksa untuk hamil? Jika sudah terlanjur hamil apakah yang harus diperhatikan agar semuanya bisa sehat?
Dr. Melawati Hasan : 
Sebaiknya tunda dulu kehamilan sampai prosedur penutupan vsd selesai. Karena derajat PH yang tidak berat pun menurut statistik tetap berisiko untuk ibu dan bayi.
2. Luluk, ASD PH, Pamekasan
PH pada kehamilan apakah bisa menyebabkan cacat janin dan apakah PH itu bs menurun pada bayi yang dikandung? Anak saya  ketiga-tiganya meninggal dalam usia balita dan bayi. Apakah itu karena sakit jantung saya dokter? Anak pertama meninggal usia 2 tahun diagnosa typoid. Anak kedua 7 bulan dengan pneumonia. Ketiga usia 9 bulan belum terdiagnosa oleh dokter, meninggal di ICU RSUD Dr.Soetomo Surabaya. Terima kasih dokter.
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
PH yang berat pada kehamilan tidak menyebabkan kecacatan khusus pada bayi. Akan tetapi sangat besar kemungkinan bayi terlahir prematur, sehingga fungsi organ bayi tidak berfungsi sempurna. Perihal almarhum putra-putra ibu, saya berpendapat penyebabnya bukan PH yang diturunkan (karena PH tidak diturunkan).
3. Sigit Guntoro, PH primer, Palembang
1. Penyakit jantung termasuk kategori penyakit menurun. Berapa persen kah kalau ASD dengan PH itu dapat diturunkan kepada keturunan kita?
2. KB yang aman untuk pasien ASD dengan PH,  kira-kira apa ya dok?  Makasih
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
1. Penyakit jantung bawaan bisa diturunkan, tapi tidak menjadi faktor utama. Angkanya tidak ada yang pasti, karena faktor-faktor lain banyak, dan banyak juga yang tidak diketahui.
2. KB paling aman untuk pasien PH adalah (urutan yang paling disarankan) :steril, IUD tanpa obat, IUD dengan hormon progesteron saja, atau KB pil/suntik yang mengandung progesteron saja.
Sigit Guntoro :
Pasien PH kan sangat dianjurkan agar tidak hamil. Namun,  jika akhir nya bobol juga dan  hamil. Apa tips dan trik nya agar dalam masa kehamilan tersebut,  si pasien dan janin didalam kandungan ibu nya bisa tetep aman dan sehat? Terima kasih dr Mela.
4. Ibu Indri, PH dengan lupus, Tangerang
Ingin tanya apakah dorner aman dikonsumsi saat hamil? Terima kasih
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
Dorner tidak ada data keamanan untuk ibu hamil. Jadi sebaiknya tidak diminum pada ibu hamil.
5. Anindiya Nur Hamidah 19 th ASD HFLR
1. Apa yang dimaksud dengan obstruksi tromboembolik kronis dan kaitannya dengan klasifikasi kelas IV dalam WHO?
2. Di dalam materi dijelaskan terapi terminasi cesaria dalam usia 34 minggu. Jika ibu hamil tersebut baru check pada umur 35 minggu atau lebih penanganan yang sebaiknya dilakukan apa? Dan kelahirannya sebaiknya normal atau sesar?
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
1. Obstruksi ini adalah salah 1 tipe PH yang disebabkan adanya emboli/gumpalan darah dari vena diseluruh tubuh yang masuk perlahan ke dalam paru. Penyebabnya banyak. Pada kehamilan PH jenis ini juga tidak dianjurkan hamil.
2. Rekomendasi pasien PH yang terlanjur hamil adalaha dilahirkan sesar. Keputusan waktu dan metode melahirkan tidak bisa dibicarakan oleh dokter jantung saja, harus dibicarakan bersama dengan ongyn, anestesi dan dokter anak.
6. Desi Amelia, 35 tahun, PH.
Saya Desi usia 35 tahun, saat ini sedang hamil 29 minggu. Terdiagnosa PH tahun 2014. Awalny PH primer, dan januari 2018, dari hasil ct scan ketika rawat inap muncul emboli. Sekarang obat yang di konsumsi hanya dorner 2×1
1. Amankah obat tersebut di konsumsi selama hamil? Dan mungkinkah saya memberi ASI jika nanti setelah melahirkan tetapi harus mengkonsumsi kembali obat (digoxin, lasix, clopidogrel)
2. Hasil ekg terakhir kemarin di keteranganny tertulis ST & T wave abnormality, consider inferior ischemia. Boleh dijelaskan maksudnya Dok?
Terima kasih banyak untuk kesediaan dokter menjawab pertanyaan saya.
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
1. Dorner tidak ada data keamanan untuk ibu hamil. Jadi sebaiknya tidak diminum pada ibu hamil. Untuk digoxin dan lasix masih bisa diberikan untuk ibu menyusui, untuk clopidogrel sampai saat ini belum ada data keamanan, jadi kalau memungkinkan diganti dengan jenis lain.
2. Bisa variasi normal juga. Ini harus dibicarakan langsung dengan dokter jantung, sambil dilakukna pemeriksaan secara menyeluruh.
Desi Amelia :
Terima kasih dok. Mudah-mudahan nanti setelah kondisi agak baik saya bisa konsultasi langsung dengan dokter. Sekarang sedang bedrest sampai 2 minggu ke depan karena ada kontraksi.
7. Indri, Jakarta
Apakah bila tekanan paru turun, maka boleh hamil? Atau tetap kontraindikasi? Bila boleh, tekanan paru berapa yang diperbolehkan hamil?
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
Sampai saat ini belum ada rekomendasi angka PH yang aman untuk kehamilan, jadi rekomendasinya tetap menghindari hamil, karena mekanisme adaptasi pasien hamil dengan PH sangat berbeda dengan ibu yang tanpa PH. Kalau ingin tetap hamil, saran saya konsultasi dengan dokter jantung yang biasa menangani PH, dan di RS tersebut ada dokter kandungan fetomaternal yang biasa menangani ibu hamil dengan kelainan jantung.
8. Luluk, ASD PH, Pamekasan
ASD dengan PH katanya kan boleh pakai KB hormonal asal hormonnya progesteron saja. Kandungan dalam KB hormonal itu kan ada yang kombinasi dok,  yaitu progesteron sama estrogen. Nah yang saya tanyakan kenapa harus milih yang progesteron saja? Apa estrogen berpengaruh dengan ASD PH juga?
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
Ya, tidak boleh yang ada estrogen nya. Jadi yang boleh hanya progesteron saja. Pengaruhnya bukan terhadap PH, tapi estrogen ini sering menimbulkan bekuan dan kecenderungan pengentalan darah pada wanita-wanita dengan PH.
Resikonya salah 1 nya adalah stroke.
9. Valerie Atirza
Dok, apakah Blightened Ovum (BO) ada hubungannya karena PH? Saya pernah keguguran karena BO itu, karena pada saat itu masih belum tau ternyata punya PH.
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan : 
PH bisa saja jadi salah 1 penyebab BO, akan tetapi perlu diingat penyebab BO lain banyak, bisa karena kelainan genetik berat pada bakal janin. Jadi untuk mengurangi risiko terjadi lagi, PH nya sebaiknya dinilai ulang.
10. Titipan pertanyaan
Saat PH telah dikoreksi dan dinyatakan tekanan telah normal kira-kira berapa lama setelah kondisi normal pasien diperbolehkan untuk bisa hamil? Tks dokter.
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
Yang menjadi parameter adalah PH nya sendiri. Apabila tidak ada PH, kelainan bawaan yang sudah di koreksi, risiko untuk ibu dan bayi akan berkurang menjadi grup WHO 1 (terberat adalah, termasuk PH arterial didalamnya).
11. Valerie Atirza
Seperti diketahui bahwa PH ada beberapa jenis, apakah ada PH yang masih diperbolehkan hamil? Atau memang semua jenis PH tidak disarankan untuk hamil?
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
Rekomendasi-rekomendasi yang ada umumnya membicarakan PH tipe 1 dan 5. Untuk PH tipe lain rekomendasinya tidak ‘firm’. Jadi menurut hemat saya, selama PH nya masih bisa dikoreksi, koreksi dulu seblum memutuskan hamil.
12. Desi Amelia
Untuk sildenafil bagaimana dok? Amankah untuk bumil dan busui?
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
Ya, selama hamil, obat PH yang boleh dilanjutkan hanya sildenafil, dan golongan prostacyclin (diberikan inhalasi/infus pada PH yang berat).
Desi Amelia :
Untuk busui (ibu menyusui) apakah sudah ada datanya soal keamanan sildenafil?
Dr. Melawati Hasan :
Tentu boleh untuk busui. Prinsipnya, obat yang aman saat kehamilan, aman juga untuk busui.
13. Dini Dwi Rahayu, PDA PH.
Apakah ada alat untuk mendeteksi jika PH sedang kambuh? Misalnya ini kasus untuk balita, jadi sebagai orangtua bisa tau jika anaknya sedang kambuh. Dan biasanya penyebab PH pada balita itu karena apa ya dok? Saya masih hamil 32 minggu. Ingin tau saja jika PH pada anak balita itu sebenarnya penyebabnya apa. Khawatir karena saya punya PH. Terimakasih atas waktunya dok
Jawaban :
Dr. Melawati Hasan :
PH pada bayi dikategorikan PH golongan 1, umumnya disebabkan kematangan paru belum sempurna. Atau bisa juga pada balita karena ada kelainan kongenital yang berat.
Untuk pananganannya bisa sangat berbeda, tergantung penyebab, penanganan bisa oleh dokter anak atau dokter jantung, atau dokter anak subspesialis jantung.
Dini Dwi Rahayu :
Kematangan paru yang belum sempurna mungkin salah satunya karena bayi lahir prematur ya dok. Terimakasih dok, atas jawabannya.

 

By | 2019-10-14T02:16:12+00:00 August 28th, 2019|Kuliah lewat Telegram|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
WhatsApp chat