Kuliah WhatsApp 04.05.19 – Tips Berpuasa Untuk Pejuang PH

///Kuliah WhatsApp 04.05.19 – Tips Berpuasa Untuk Pejuang PH

Kuliah WhatsApp 04.05.19 – Tips Berpuasa Untuk Pejuang PH

Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi Telegram antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik2 terkait Hipertennsi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.

Untuk bergabung dalam group Telegram dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hub 085210006799

Untuk membaca materi tanya jawab lainnya yang lebih lengkap, silakan klik LOGIN.

 

KULIAH TELEGRAM MODIFIKASI

Tips Berpuasa Untuk Pejuang PH

Senin, 4 Mei 2019

Narasumber: dr. Siti Elkana Nauli, SpJP

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di RSUD Kab. Tangerang, RS Sari Asih Karawaci Tangerang

Moderator : dr Novi

 

Pertanyaan :

  1. Saya Puput ASD-PH domisili Yogyakarta ingin bertanya :
  • Apakah jika punya riwayat magh yang kadang kambuh boleh tidak berpuasa?
  • Bagaimana mengatur jadwal minum furosemide jika saat puasa agar tidak mengganggu kegiatan ibadah lain?
  1. Saya Sigit Guntoro PH Primer dari Palembang izin bertanya dok. Selain PH saya juga ada sakit asam lambung (GERD), yang jika kambuh sangat berpengaruh juga ke jantungnya. Yang ingin saya tanyakan menu makanan apa yang sebaiknya sangat dihindari dan sangat diwajibkan di saat sahur agar asam lambung tidak kambuh. Supaya kita bisa kuat berpuasa sampai berbuka? Terima kasih
  2. Saya Kartika post op ASD-PH domisili Depok. Dok bagaimana mengatur minum sildenafil 3x sehari dengan rentang waktu berbuka sampai sahur hanya berjarak 7-8 jam saja? Kebetulan sementara waktu saya tinggal di Jepang. Terima kasih
  3. Saya Siti post op AVSD-PH domisili Solo. Mau bertanya dok saya kok kalau puasa baru awal 1 hari kalau buka habis makan atau minum kok badan malah jadi gemetaran seperti masuk angin itu penyebabnya apa ya dok? Terima kasih
  4. Saya Awi dokter mau menanyakan cara minum silde saat puasa bagaimana ya dok kalau minum silde 3x sehari? Terima kasih
  5. Saya Nova PDA-PH mau Tanya minum sildenafil 3x 37,5mg dan ramipril 2×2,5 mg, tahun lalu full tidak puasa karena konsumsi tambahan obat TB paru, akhir-akhir ini suka merasakan nyeri seperti keseleo di dada kiri apa penyebabnya kira-kira ya dok, dan kemarin cek asam urat 5,3, gula darah sewaktu habis makan 103 dan kolesterol 193 apakah semua normal dok? Bagaimana tips untuk minum obatnya, pola makan dan makanan yang sebaiknya dikonsumsi besok pas puasa? Saya biasa minum obat jam 5 pagi saat perut kosong, jam 1 siang selang 2 jam setelah makan dan jam 9 selang minimal 1 jam setelah makan. Terima kasih sebelumnya dok
  6. Saya Ryanti ASD-PH mau bertanya kalau kita puasa bagaimana cara mengatur minum obat sildenafil 3x sehari. Apa tiap 4 jam sekali? Saat buka, tengah malam dan sahur? Terima kasih dokter

 

Jawaban :

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh

Teman-teman dan saudaraku, Alhamdulillah Allah pertemukan kita dengan bulan Ramadhan yang indah dan penuh berkah ini, moga Allah menerima amalan kita. Aamiin

Bagitu banyak keutamaan bulan Ramadhan ini diberikan oleh Allah, maka sebaiknya kita manfaatkan bulan ini dengan niat dan semangat mendapatkan pahala dan juga kasih sayang Allah, karena di bulan ini syaiton dibelenggu. Coba bayangkan… setiap kebaikan yang kita lakukan dilipatgandakan oleh Allah pahalanya.. Naah.. pertanyaannya, mampukah kita mengisi bulan ini dengan semangat yang luar biasa?

Jawabannya…..”Sesungguhnya amalan seseorang itu tergantung dari niatnya”…. Sugesti yang baik akan memberikan kebaikan pada jasmani kita, tidak memandang apapun penyakit yang kita derita, namun tentunya ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan supaya sugesti ini didukung oleh kondisi lainnya, antara lain kenyamanan dan keyakinan pada setiap hal yang kita lakukan.

Baik teman2, saya menerima banyak pertanyaan mengenai bagaimana mengkonsumsi obat selama puasa terutama obat yang diminum 3 kali sehari seperti sildenafil. Sildenafil boleh dikonsumsi dengan rentang 4 jam dari dosis sebelumnya, jadi sildenafil dapat dikonsumsi saat sahur, saat buka dan jam 10 malam sebelum tidur. Hindarkan mengkonsumsi sildenafil kurang dari 4 jam dari dosis sebelumnya.

Untuk pengguna furosemide, baiknya memahami bagaimana dampak setelah mengkonsumsi furosemide. Pada beberapa pasien, konsumsi furosemide tidak menyebabkan rasa lemah atau dehidrasi, maka obat ini masih dapat dikonsumsi dengan memperhatikan jumlah cairan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka. Tentunya mengkonsumsi obat ini saat berbuka dapat menyebabkan rasa tidak nyaman karena frekuensi buang air kecil yang cukup sering dan dapat mengganggu sholat Tarawih. Pada pasien tertentu yang sudah mendapatkan edukasi mengenai aturan minum air sudah mampu untuk mengatur frekuensi penggunaan furosemide ini. Ada yang selang sehari, 2 kali seminggu atau kalua diperlukan, semuanya bergantung kepada beratnya keluhan sesak atau bengkak pada perut dan kaki pasien. Bila dokter menilai bahwa pasien belum bisa mengatur pemakaian furosemide karena kondisi kelebihan cairan pasiennya, maka furosemide tetap harus dikonsumsi, tetapi pada pasien yang sudah dapat dikurangi dosisnya, maka pasien dapat mengkonsumsi obat ini bila ada keluhan sesak atau bengkak di kakinya.

Untuk teman-teman yang memiliki masalah lambung, biasanya dengan berpuasa dan mengatur jenis makanan tertentu dapat meringankan keluhan akibat asam lambung ini. Tidak disarankan mengkonsumsi makanan yang menghasilkan banyak gas seperti nangka, kangkung, tauge, teh, kopi dan untuk sebagian pasien susu, pisang. Berbukalah secukupnya, tidak usah memaksakan diri untuk menghabiskan semua makanan yang tersedia karena itu berlebihan sifatnya. Cukuplah berbuka dengan kurma dan sedikit air, sekedar untuk menguatkan badan untuk beribadah.

Moga Allah menerima amal ibadah kita selama ini dan selama bulan Ramadhan yang mulia ini. Berniatlah puasa karena Allah, niscaya Allah akan menguatkan jasmani dan rohani kita tanpa ada masalah seperti yang kita takutkan selama ini. Aamiin

 

By | 2019-08-09T02:04:52+00:00 May 5th, 2019|Kuliah lewat Telegram|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
WhatsApp chat