Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi whatsapp antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik-topik terkait Hipertensi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.
Untuk bergabung dalam group whatsapp dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hubungi Admin Pusat YHPI 0811-8986-799
PENGUMUMAN KULWAP YHPI
- Waktu : Sabtu, 12 September 2026
- Pukul : 19.00 – 20.00 WIB
- Narasumber : Andre Prawira Putra, Sp.P
- Tema : Napas Berat di Tengah Abu: Melindungi pasien Hipertensi Paru dari ISPA
- Moderator : Amida
Pendahuluan
Hipertensi paru merupakan kondisi kronis yang ditandai oleh peningkatan tekanan pada pembuluh darah paru dan dapat menyebabkan beban kerja jantung meningkat. Pasien dengan hipertensi paru perlu mendapatkan perhatian khusus dalam menjaga kesehatan saluran pernapasan karena infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dapat memperburuk kondisi pernapasan dan meningkatkan beban kerja jantung. Gejala seperti batuk, demam, sesak napas, dan penurunan kadar oksigen dapat menjadi lebih berat pada pasien dengan kondisi paru dan jantung yang sudah terganggu.
Pajanan debu vulkanik yang terjadi kemarin merupakan salah satu faktor pemicu terjadi nya ISPA. Debu vulkanik adalah partikel yang sangat halus dari batu, mineral dan kaca vulkanik yamg terlontar saat erupsi. Ukuran sangat kecil ( PM 10 dan PM 2,5 ) sehingga dapat terhirup sampai dengan saluran napas bagian dalam. Pencegahan dapat dilakukan menggunakan masker saat beraktivitas di luar, batasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara buruk, tutup jendela dan gunakan penyaring udara, bersihkan dengan air wajah, hidung dan tubuh setelah berpergian dari luar, perbanyak minum air putih dan konsumsi bergizi untuk meningkat daya tahan tubuh.
Edukasi kepada pasien dan keluarga juga diperlukan agar tanda-tanda infeksi dapat dikenali sejak dini dan segera mendapatkan penanganan yang tepat. Dengan demikian, pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan ISPA pada pasien hipertensi paru sangat penting untuk membantu menjaga fungsi pernapasan, mengurangi risiko perburukan penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
1. Pertanyaan:
Nama : Annisa, Usia : 23 Thn, Domisili : Banjarmasin, Diagnosa : ASD PH CHF. Dok, pada pasien hipertensi paru, seberapa serius risiko ISPA terhadap kondisi PH? Selain penggunaan masker dan menghindari polusi, langkah pencegahan apa yang paling efektif dan justru sering terabaikan oleh pasien PH? Apakah ada vaksinasi atau pemeriksaan tertentu yang sebaiknya menjadi perhatian khusus bagi pasien hipertensi paru untuk mencegah ISPA dan komplikasinya?
Jawaban:
Kepada yth bu Annisa.
– keadaan ISPA dapat memperberat keadaan PH terutama jika mengenai saluran napas bawah seperti bronkitis akut atau pneumonia. Gejala PH dapat memburuk sementara seperti pusing, lemas serta sesak memberat hingga kadar oksigen dalam tubuh menurun (Hipoksemia)
– Pencegahan lainnya bisa berupa memakaib masker terutama KN95, membatasi aktivitas luar, penggunaan air purifier di rumah dan menutup jendela rapat rapat selama kualitas udara buruk sampai ada jaminan pemberitahuan kualitas udara sudah baik dari pemerintahan setempat dapat menjadi langkah pencegahan.
– tentu nya vaksinasi juga langkah pencegahan lanjutan dengan vaksinasi influenza serta vaksinasi pneumonia ketika badan sedang dalam keadaan fit.
Terimakasih atas atensinya dan pertanyaannya
Annisa:
Baik terima kasih dokter, izin ada satu hal lagi Dok, saya sudah vaksin influenza tahun ini dan diarahkan untuk mengulang 1 tahun lagi. Untuk vaksin pneumokokus sendiri, apakah saya juga perlu mendapatkannya mengingat saya memiliki PH?
Kalau memang perlu, apakah cukup vaksin influenza saja atau sebaiknya ditambah vaksin pneumokokus? Lalu, kapan waktu yang paling tepat untuk pemberian vaksin pneumokokus dan apakah ada jarak tertentu dari vaksin influenza? Terima kasih, Dok
Dr. Andre:
Ya saya sarankan vaksin influenza setiap 1 tahun sekali. Untuk vaksin pneumonia tetap disarankan 1x seumur hidup jika untuk vaksin PCV20 dengan syarat dalam keadaan sehat. Untuk jarak : bisa diberikan dihari yang sama sekaligus atau dijarak 1 minggu silahkan
2. Pertanyaan:
Nama : Ririn, Usia : 35 Thn, Domisili : Jepara, Diagnosa : ASD PH. Dok, pada pasien hipertensi paru, bagaimana cara mencegah ISPA karena selama 1 Minggu ini tengah malam tiba-tiba saturasi turun diangka 70. Apakah itu pengaruh hipertensi paru dan ISPA dan bagaimana cara mengatasinya?
Jawaban:
Kepada Yth bu Ririn.
– Penyebab penurunan nilai saturasi oksigen perifer (SpO2) atau yang disebut hipoksemia dapat disebabkan banyak faktor. Jika Hipoksemia karena ISPA maka akan didahului gejala seperti demam disertai batuk dahak produktif (umumnya berwarna kekuning kehijauan) dan sesak memberat. Namun jika tidak ada gejala tersebut maka bisa disebabkan hal lain misal edema paru pada gagal jantung kanan akut yang umumnya ditandai sesak napas disertai pembengkakan anggota tubuh.
– tatalaksana utama sesuai dengan penyebab utama nya. Saran saya jika ada keluhan sesak memberat dan nilai SpO2 < 90% pada kasus PH tanpa disertai sindrom eissemenger sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Terimakasih dan saya doakan kesembuhan sempurna untuk ibu sesegera mungkin.
Ririn:
Apakah terpapar asap rokok setiap hari dari suami bisa menyebabkan ISPA dok?, karena setiap pagi pasti mengeluarkan dahak. Saya PH sdh eissemenger dok dan nilai saturasi maksimal 90.
Dr. Andre:
Ya bu ririn, paparan setiap hari asap rokok dapat menyebabkan peningkatan risiko
- ISPA saluran napas atas dan bawah dan jenis infeksi lain seperti TBC
- Gangguan penyempitan jalan napas kronik (asma atau PPOK)
- Risiko kanker terutama kanker paru
Eissemneger syndromme target saturasi oksigen perifer umumnya 75 sd 85% saat istirahat
3. Pertanyaan:
Nama: Namira, Usia: 13 tahun, Domisili: Bogor, Diagnosa: ASD PDA PH Downsyndrome. Dok, namira kan sekolah di sd umum dengan kondisi lapangan belum di tembok jadi full tanah, dengan kondisi abu vulkanik skrg dan kondisi lapangan sekolah tanah bagaimana sebaiknya untuk namira dokter? apakah kehadiran ke sekolah di kurangi saja dan meminta pembelajaran dari rumah? ataukah msh bisa sekolah hanya dengan menggunakan masker? mohon penjelasannya dokter
Jawaban:
Kepada Yth adik Namira.
Saran dari saya untuk didiskusikan ke wali kelas apakah memungkinkan untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena keadaan adik Namira perlu perhatian khusus dan rentan mengalami infeksi paru lewat paparan debu vulkanik yang dapat memperberat kondisi PH adik Namira. Jika perlu minta surat keterangan dari dokter dekat rumah untuk dapat izin sementara. Pihak sekolah juga harus mensterilkan sisa sisa debu vulkanik di ruang kelas maupun di area lingkungan sekolah. Jika memang terpaksa harus sekolah maka masker yang terbaik adalah KN95. Saat ini banyak masker KN 95 untuk anak yang dijual di pasaran.
Semangat terus adik Namira belajar dan tumbuh menjadi anak yang sholihah dan berbakti pada orang tua dan Negara.
4. Pertanyaan:
Nama : Dwi yana, Usia : 48 thn, Domisili : Depok, Diagnosa : CTEPH. Izin bertanya. Saya sebagai pasien Hipertensi Paru sering mengalami sesak ketika terpapar asap, terutama asap dari orang yang membakar sampah, juga asap rokok. Apakah paparan asap seperti ini dapat memperburuk kondisi Hipertensi Paru atau memicu kekambuhan sesak? Apa yang sebaiknya dilakukan untuk melindungi diri ketika tidak bisa menghindari paparan asap ? Terima kasih
Jawaban:
Kepada Yth Ibu Dwi yana.
– Pajanan asap rokok dalam jangka lama berulang sama hal nya pajanan asap lainnya seperti asap limbah pabrik, asap bakar sampah, asap kayu bakar atau asap debu vulkanik dapat menyebabkan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) yang merupakan penyebab utama gangguan PH grup 3 ( PH akibat penyakit paru kronik ). Jadi tidak hanya perokok aktif tapi perokok pasif juga terkena dampak kesehatan terutama gangguan saluran pernapasan.
– langkah yang harus diambil adalah :
- Tutup jendela dan pintu yang menghadap sumber asap saat pembakaran berlangsung.
- Matikan AC yang mengambil udara dari luar atau gunakan mode recirculation agar udara luar tidak terus masuk.
- Gunakan air purifier dengan HEPA filter di ruangan yang paling sering digunakan.
- Buat satu “ruang bersih” dengan pintu dan jendela tertutup untuk tempat berlindung ketika asap sedang pekat.
- Hindari menambah polusi di dalam rumah seperti merokok, membakar obat nyamuk atau memasak dengan kayu bakar/arang.
- Setelah asap menghilang, perlancar ventilasi rumah dengan membuka jendela pada saat udara luar sudah bersih.
- Diskusi persuasif secara pribadi dengan perokok/pembakar sampah tentang bahaya dampak kesehatan yg ditimbulkan atau dapat melapor ketua RT/RW setempat.
Semoga saran saya dapat membantu masalah bu Dwi Yana saat ini
5. Pertanyaan:
Nama: Bu Slamet, Usia: 41 tahun, Domisili: Boyolali, Diagnosa: ASD closure+PH. Dok, saya hidup di kampung, selain memasak menggunakan kompor gas LPG, kadang saya juga menggunakan kayu bakar untuk memasak apalagi kalo ada hajatan atau masak besar dengan alasan agar hemat gas, nah asap kayu bakar itu sering membuat dada sesak dan susah nafas. Pertanyaan saya: apa efek atau resiko bagi penderita PH jika setiap hari terkena asap dari kayu bakar dan apa yang harus dihindari agar PH tidak naik lagi setelah closure? Terimakasih
Jawaban:
Kepada Yth bu slamet.
paparan asap kayu jangka lama dapat mengiritasi saluran napas dan menyebabkan efek penyempitan jalan napas (bronkus) dan kerusakan elastisitas pada kantung udara paru (emfisema paru) yang menyebabkan gangguan pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam tubuh sehingga menimbulkan sesak napas memberat yang disebut dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Penyakit PPOK ini dapat menyebabkan hipertensi paru akibat penyakit paru (PH grup 3). Yang ibu slamet dapat lakukan antara lain :
◦ Usahakan memasak diruang terbuka atau tempat yang sangat berventilasi baik, bukan ruangan tertutup.
◦ Gunakan cerobong yang benar-benar membuang asap ke luar.
◦ Jika memungkinkan, beralih ke kompor gas atau listrik untuk mengurangi paparan asap.
◦ Saat memasak dengan kayu, hindari berdiri tepat di arah asap
◦ Pertimbangkan memakai masker respirator yang sesuai (misalnya KN95) saat harus berada di dekat asap. Karena Masker biasa tidak banyak melindungi dari partikel asap halus.
◦ Setelah memasak, beri waktu agar asap benar-benar keluar sebelum kembali lama-lama diarea tersebut.
◦ Bila muncul sesak berat, nyeri dada, pusing/pingsan, bibir membiru, atau sulit bernapas, segera cari pertolongan medis.
Demikian jawaban saya semoga membantu bu slamet
6. Pertanyaan:
Nama: novriyanti , Usia: 39, Domisili: bogor, Diagnosa: ASD,pH, autoimun. lingkungan tempat saya mengajar perokok & termasuk suami sendiri merokok eletrik.
Saat saya menghirup udara ketika sedang berinteraksi dengan mereka saya langsung merasa kan sesak, pusing dan mual? Tips apa yg sebaiknya pasien seperti saya harus lakukan agar bisa mengendalikan rasa sesak, pusing dan mual tersebut? Dan adalah olahraga napas yg bisa saya lakukan untuk pasien seperti saya?
Jawaban:
Kepada Yth bu Novriyanti.
Alangkah baiknya ibu bisa diskusi dengan suami untuk berhenti merokok elektrik karena dampak bahaya kesehatan yang bisa ditimbulkan terhadap ibu dan anggota keluarga lainnya akibat terhirup asap rokok elektrik. Dampak kesehatan yg dapat timbul baik menjadi perokok elektrik aktif maupun pasif adalah risiko terkena kanker terutama kanker paru meningkat, terjangkit infeksi pernapasan akut (misal pneumonia) atau kronik (misal TBC paru), gangguan penyempitan jalan napas kronik ( PPOK dan Asma ).
Tips dari saya :
– konsultasikan suami ke klinik berhenti merokok terdekat jika tidak bisa dengan diri sendiri
– suami harus merokok di luar rumah
– setelah merokok, suami harus cuci tangan dengan sabun, berkumur (sikat gigi) dan mengganti baju karena ada risiko residu asap nikotin masih didapat di baju
– cuci sprei dan bersihkan lingkungan rumah secara berkala
– jika gejala pusing sesak dan mual pasca interaksi dengan perokok, langkah pertama adalah segera menjauh dari perokok dan cari lingkungan terbuka dengan udara yg baik serta melonggarkan pakaian. Jika keluhan berlanjut ibu dapat minum obat antipiretik yang punya efek meredakan pusing seperti parasetamol, minum obat anti mual seperti antasida jika ada keluhan mual
– latihan napas dalam (deep breathing exercise), olahraga jalan sehat, bersepeda santai dapat melatih kemampuan otot napas anda dan mempelancar sirkulasi pernapasan anda.
Salam sehat untuk ibu dan suami
7. Pertanyaan:
Nama: Dian Pu.Ri, Usia: 37, Domisili: Palembang, Diagnosa: ASD PH. Di palembang lg kabut asap parah..
Sy sdh 4 hari ini batuk2 parah sesek smpe msuk IGD , mnm silde g mempan d RS tipe C itu cm memberi sy suntikan demam dan oksigen, saya tidak dirawat d pulangkan dalam keadaan batuk parah kondisi batuk tdk knjung membaik.. jd sy pke kn nebu dg cairan combivent cair + cairan nacl dok.. sy inisiatif sendiri.. karenaa nafas saya sempit dan berat? saya nebu cm bs batuk berdhak ny j kluar.. kondisi ttp belum baikan.. bagaimana dok apa ada obat utk mengurangi sesek sperti asma karena batuk2 ini..
Jawaban:
Kepada Yth Bu dian Pu.Ri
Saran terbaik dari saya adalah jika keluhan sesak napas masih memberat, asupan makan kurang atau ditambah hasil nilai saturasi oksigen dengan alat _pulse oxymeter_ di rumah < 90% (parameter terjadi hipoksemia= tubuh kekurangan oksigen dalam darah) maka sebaiknya ibu memeriksa kondisi segera ke RS terdekat.
Jika sesak disebabkan karena masalah ISPA bawah (misal bronkitis akut atau pneumonia) maka akan diberikan terapi oksigen dan antibiotik. Jika ada tanda klinis penyempitan jalan napas akan diberikan obat pelega napas (misal salbutamol). Jika ada tanda gagal jantung akut maka akan diberikan obat diuretik (misal furosemide).Semoga ibu lekas sembuh sempurna
8. Pertanyaan:
Nama: Eva, Usia: 34, Domisili:Tg.pinang Kepri, Diagnosa: Vsd +PH. dok, bagaimana kah mengatasi abu vulkanik saat ini dg kondisi saya yg tidak selalu stabil dan skrg lagi batuk kadang dada sbelah kanan terasa sakit saat menarik nafas dan saya juga sedang minum OAT dok, rumah sy juga di dataran tinggi dok dg cuaca yg tidak stabil begini terkadang panas ny menyengat bget dan jika dingin itu angin nya kencang bget , saya jadi merasa badan saya juga tidak menentu dok. bagaimana kah mengatasi nya dok? terimakasih
Jawaban:
Kepada Yth ibu Eva,
Nyeri dada saat menarik napas disebut dengan nyeri pleuritik (pleuritic pain) bisa disebabkan karena ada jalan napas yang tersumbat kumpulan dahak yang dapat akibat peradangan oleh paparan debu vulkanik. Penyebab lainnya bisa disebabkan cairan di rongga pleura. Jika keluhan berkelanjutan dan menetap > 7 hari sebaiknya ibu eva segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan setempat dan mungkin diperiksakan pemeriksaan foto toraks dan darah jika diperlukan. Faktor cuaca esktrem juga salah risiko pemicu tidak langsung ISPA.
Jika cuaca sangat panas maka ibu harus mencukupi status hidrasi tubuh dengan konsumsi air putih yang cukup. Memakai masker medis ketika ada cuaca dingin angin kencang dapat melindungi saluran napas atas dari iritasi seperti rhinitis akut. Terimakasih atas pertanyaannya ya bu, semoga membantu
9. Pertanyaan:
Nama: Marlina, Usia: 40, Domisili:jaksel, Diagnosa:ASD + PH. Apa yg harus d lakukan dengan kondisi cuaca skarenag dok sementara di rumah harus tutup jendela sama pintu dan cuacapun terik sekali dok.d dalam juga cuma ada kipas.apa tidak apa2 dok untuk kesehatan jantung dan paru2?
Jawaban:
Kepada Yth bu Marlina. Cuaca ekstrem panas merupakan faktor tidak langsung penyebab ISPA. Cuaca panas menyebabkan debu polusi lebih lama bertebaran di udara sehingga dapat menimbulkan iritasi peradangan saluran napas.
Penggunaan kipas angin/AC secara umum tidak secara langsung menyebabkan gangguan pernapasan ataupun jantung kecuali pada orang yang punya alergi debu atau suhu tertentu yang dapat memicu penyempitan jalan napas misal pada kasus asma akut.
Perhatian pada pengguna kipas angin /AC adalah harus rajin dibersihkan secara berkala dari debu yang mungkin menempel minimal 1x/seminggu.
Penggunaan masker saat cuaca ekstrem panas juga dapat mencegah partikel udara untuk mengiritasi saluran napas atas. Konsumsi air putih yang cukup juga membantu permukaan mukosa hidung dan tenggorokan tetap lembab untuk membantu pertahanan tubuh alami di saluran napas atas. Demikian jawaban saya bu Marlina. Semoga membantu
10. Pertanyaan:
Nama: Rokayah, Usia: 32 tahun, Domisili: kubu Raya KalBar, Diagnosa: ASD +pH. bagaimana cara saya agar terhindar dari ISPA sedangkan kondisi alam diluar rumah saya pekat dengan kabut asap?kabut asap di tempat saya dikatagorikan berbahaya, apakah saya selalu harus didalam rumah dengan kondisi begini?
Jawaban:
Kepada Yth bu rokayah. Ketika sedang terjadi kabut asap, membatasi aktivitas di luar rumah adalah salah satu langkah terbaik karena pencegahan adalah obat terbaik daripada mengobati. Jika memang harus beraktivitas di luar rumah . Pastikan aktivitas tersebut memang prioritas penting untuk ibu.
Pastikan ibu juga :
- Memakai masker minimal KN95
- Memakai kacamata pelindung
- Perbanyak konsumsi air putih selama diperjalanan
- bersihkan dengan air wajah, hidung dan tubuh setelah berpergian dari luar
- Membawa obat2 pelega napas jika memang ada komorbid asma/PPOK
Terimakasih. Semoga keadaan kabut asap didaerah ibu segera mereda
“Insya Allah sudah saya share semua yang bisa kita lakukan untuk pencegahan ISPA pada keadaan lingkungan yang kurang baik ini. Saya menambahkan juga istirahat cukup misal tidur 8 jam sehari adalah juga kunci meningkatkan imun kita sehingga tubuh tidak rentan sakit. Terimakasih YHPI dan bapak ibu sekalian perhatiannya. Sampai jumpa di lain kesempatan.”_ dr. Andre Prawira Putra, Sp.P