Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi whatsapp antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik-topik terkait Hipertensi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.
Untuk bergabung dalam group whatsapp dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hubungi Admin Pusat YHPI 0811-8986-799
PENGUMUMAN KULWAP YHPI
- Waktu : Selasa, 18 Maret 2025
- Pukul : 15.00 – 16.00 WIB
- Narasumber : dr. Hendris Utama, Sp.P
- Tema : Mencegah ISPA pada Pasien Hipertensi Paru
- Moderator : Amida
ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) pada Penderita Hipertensi Pulmonal
ISPA merupakan infeksi/peradangan pada saluran pernapasan yang secara umum disebabkan oleh infeksi virus dan/atau bakteri. ISPA umumnya menyerang saluran pernapasan, mulai dari saluran pernapasan atas (hidung, tenggorokan) dan dapat berlanjut ke saluran pernapasan bawah (paru) jika tidak tertangani dengan baik. Umumnya ISPA dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi dapat berlanjut dan memperburuk kondisi jika tidak teratasi dengan baik.
Gejala ISPA mulai dari batuk, pilek, flu, rasa tidak nyaman didada, sampai sesak napas dan disertai oleh demam. Pada seseorang dengan HP terjadi peningkatan tekanan arteri pulmonalis yang dapat menyebabkan sisi kanan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui paru.
Ketika paru mengalami suatu infeksi jika tidak tertangani dengan baik akan menyebabkan peradangan yang terus berlanjut. Menyebabkan sumbatan oleh mukus/ lendir pada saluran napas, batuk lebih intens, sampai terganggunya proses pertukaran gas oksigen dengan karbondioksida di paru yang menyebabkan kadar oksigen menurun.
Akibatnya terjadi peningkatan ambilan oksigen secara alami oleh tubuh dengan cara meningkatkan frekuensi napas, sehingga pasien menjadi lebih sesak demi untuk memenuhi ambilan oksigen.
Disisi lain, kondisi ISPA sendiri juga menyebabkan batuk seiring dengan keparahan ISPA yang turut akan meningkatkan tekanan di paru yang juga akan berdampak kepada Jantung.
Kondisi ini menyebabkan ventrikel kanan melemah karena terus bekerja keras memompa melawan pengingkatan tekanan. Hal tersebut berdampak terhadap lebih sedikit darah yang dipompa melalui paru-paru untuk mengambil oksigen.
Maka dari itu, Pencegahan ISPA pada pasien dengan HP sangat baik dan sebaiknya jika pasien HP dengan ISPA segera tertangani dengan baik agar jangan sampai berlarut dan memperburuk kondisi ISPA.
Berikut Tips agar kita terhindar ISPA:
- Diri sendiri :
- Menjaga pola asupan gizi berimbang disertai buah-buahan sebagai sumber vitamin alami.
- Berjemur pada mentari hangat dipagi hari antara pukul 8-10 atau sore hari pukul 15-17.
- Kelola stres.
- Istirahat yang cukup jika mengalami kondisi flu.
- Olahraga dengan sesuai kemampuan daripada kondisi HP.
- Lingkungan :
- Jauhi asap rokok, dan jangan sungkan jika ada yang merokok memintanya untuk hentikan jika disekitar kita.
- Jika cuaca kurang bersahabat dan atau mengalami pancaroba seperti saat ini, sebaiknya sediakan jaket, payung untuk meminimalisir terjadinya infeksi.
- Gunakan masker jika ada kerabat atau keluarga dirumah yang sakit flu.
- Bantuan Tenaga Medis (dr. Spesialis Paru) jika dalam 3 hari ISPA belum membaik, dikhawatirkan bukan hanya virus tetapi sudah ditumpangi oleh Bakteri dan tidak lagi sebagai kondisi infeksi yang dapat sembuh dengan sendirinya.
Bila perlu jika kondisi stabil, jangan sungkan untuk melakukan Vaksinasi, tentunya berkoodinasi dengan dr.Spesialis Paru dikota kerabat.
Semoga bermanfaat. Salam sehat untuk kita semua.
Jogjakarta, dr. Hendris Utama Citra Wahyudin, Sp.P
1. Pertanyaan:
Nama: (Yenny, caregiver dari:) Davin, Down syndrome, Usia: 18 thn, Domisili: Bandung, Diagnosa: PDA 7mm, VSD 12-15 mm (belum koreksi), PH. Anak saya kadang kalau malam saat tidur suka tiba² batuk, sampai muntah² yang berwarna merah tua sampai agak hitam. Saya hanya beri air minum hangat dan besok paginya sehat dan tidak apa², makan minum seperti biasa. Apakah sebab bisa tiba² muntah (darah?) begitu ya Dok? Apakah itu dari tenggorokan/paru yang bermasalah?
Jawaban:
Untuk ibu Yeni apabila anak ibu sering mengalami keluhan batuk yang keluar bercak kehitaman atau batuk darah sebaiknya kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut atau observasi karena kalau itu adalah memang betul batuk darah yang berwarna kehitaman itu berasal dari saluran cerna, karena berwarna hitam itu berarti dia ada hubungannya dengan asam lambung nah tapi kalau dia berwarna merah segar itu bisa berasal dari paru. nah sekarang apakah kita bisa membedakan itu berasal dari tenggorokan atau saluran cerna, maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti endoskopi atau bronkoskopi.
kalau memang membaik dengan sendirinya mungkin memang jangan-jangan ketika batuk tekanannya meningkat sehingga keluar darah tersebut. nah apakah ada hubungannya dengan varises daripada esofagus di saluran cerna atau apa nah itu harus kita lihat kembali seperti itu ya Bu jadi saran saya kita observasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dan asal sumber dari batuk darahnya yang kehitaman tersebut mungkin itu kepada Bu Yeni yang dapat saya sampaikan
2. Pertanyaan:
Nama: nurrohmah, Usia: 30, Domisili: depok, Diagnosa: asd ph. saya pernah ispa sampai hipoksia , dan apakah ispa bisa kambuh lagi?
Jawaban:
Untuk ibu Nur Rohmah, pernah ISPA sampai hipoksia apakah ISPA bisa kambuh lagi? ya ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut itu sangat mudah kambuh apalagi dia seperti kita sebut flu atau pneumonia yang awalnya adalah dilalui oleh infeksi virus terlebih dahulu. sebenarnya ISPA itu dapat sembuh dengan sendirinya tetapi ketika ISPA itu berlanjut mungkin kita masih beraktivitas yang cukup padat kurang istirahat stres tinggi asupan makanan kurang baik vitamin kurang baik ya sehingga menyebabkan ISPA itu memberat.
biasanya ketika sudah memberat ISPA itu akan ditumpangi oleh infeksi bakteri yang awalnya infeksi virus aja. prinsipnya pada infeksi virus saja itu bisa sembuh sendiri nah tetapi kalau sudah ditumpangi oleh infeksi bakteri maka itu perlu harus mendapatkan terapi terapi seperti antibiotik dan lain-lain.
apakah bisa kambuh? sangat bisa kambuh makanya itu jika kondisi bapak ibu semua di sini atau Bu nurrohmah kondisinya stabil saya sarankan untuk dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis paru untuk dapat dilakukan pemberian vaksinasi flu seperti itu ya bu. jadi kondisi ISPA sampai hipoksia itu sangat berbahaya karena satu sisi ibu dengan ASD dan pulmonary hipertensi ditambah lagi dengan ISPA jadi makin memperberat kondisi dari ph-nya jadi sangat masuk akal sekali kalau sampai kejadiannya hipoksia atau kekurangan oksigen sehingga ibu sesak seperti itu semoga bermanfaat ya bu nurrohmah
3. Pertanyaan:
Nama: Ririn, Usia: 34, Domisili: Jepara , Diagnosa: ASD+PH. sdh hmpir 6 tahun ini saya mengalami batuk pilek tak kunjung sembuh, kdg hidung jg mampet sebelah saat tidur. Sdh konsultasi ke dokter jantung katanya itu akibat tekanan di paru-paru tinggi dan diresepkan obat acetylcysteine untuk mengeluarkan dahak. Saya jg hipoksia. Bagaimana agar Batuk pilek tersebut tidak kambuh berulang apakah perlu antibiotik agar bisa sembuh?
Jawaban:
Untuk ibu Ririn kalau saya lihat dari kondisi ibu apakah ibu ada riwayat alergi nah karena ibu sudah hampir 6 tahun mengalami batuk pilek yang tidak kunjung sembuh. saya curiga ibu mengalami suatu kondisi alergi. alergi ini harus kita cari pertama apakah ibu alerginya terhadap cuaca misal jika cuaca dingin ibu semakin parah atau mungkin ibu tidur dengan AC yang terlalu dingin atau mungkin kipas angin yang terlalu dingin atau apabila musim penghujan apakah ibu lebih merasa pilek atau flu nah itu ibu harus evaluasi coba diperhatikan ya mungkin itu penyebab alerginya ibu.
yang kedua coba ibu perhatikan apakah di rumah ibu banyak debu atau banyak tungau atau rumah mungkin di pinggir jalan itu tentu debunya kan lebih banyak ya atau mungkin kasur bagaimana kasurnya apakah ibu masih pakai kasur kapuk rata-rata pada kita yang masih menggunakan kasur kapuk itu banyak tungaunya untuk beberapa orang yang alergi atau sensitif itu tidak bias, sehingga timbul batuk-batuk atau pilek itu biasanya adalah awal daripada gejala alergi tersebut.
atau mungkin apabila semua itu tidak, bagaimana apakah sprei kita diganti setiap bulan setiap minggu atau mungkin ada karpet dan lain sebagainya atau ibu mungkin suka minum-minuman dingin seperti itu ya nanti ibu evaluasi apakah penyebab pileknya ada dari situ. atau ibu suka berkebun bisa dari serbuk sari tanaman membuat ibu menjadi alergi atau justru pileknya seperti ini itu justru timbul malah di awal-awal ketika bangun tidur atau pagi hari ketika kondisi yang sangat dingin, ibu jadi lebih pilek nah kalau itu memang masalahnya saya curiga ibu ke arah ada alergi atau kita sebut sebagai rhinitis alergi. jadi penyebab alergi tadi atau alergen itu bisa cuaca bisa polusi bisa serbuk sari bisa debu bisa makanan bisa dingin dan lain sebagainya atau stress mungkin ya nah itu memicu terjadinya respon atau reaksi alergi yang mana keluarnya pada ibu adalah batuk pilek.
nah itu coba bisa dievaluasi tentu kalau itu adalah masalah alergi maka kita bisa berikan obat-obatan anti alergi. kalau memang diberikan obat acetylsistein itu adalah obat untuk mengurangi keluhan batuk dengan cara mengeluarkan dahak-dahak yang lebih mudah jadi kenapa sih ini menjadi lebih plong itu juga boleh tapi saran saya harus mencari dulu dasar penyakitnya apa, takutnya alergi maka kalau alergi obat alergi diobati nah apakah juga sampai membuat ibu makin sesak itu juga harus dievaluasi jangan-jangan ibu ada rhinitis alergi yang juga bisa berdampak kepada asma nah jadi itu harus dievaluasi supaya tidak memperberat kondisi pulmonary hipertensinya ibu. mungkin itu dari saya Bu Ririn terima kasih
4. Pertanyaan:
Nama: novriyanti, Usia: 38 tahun, Domisili: bogor, Diagnosa utama: ASD sekundum bidirectional shunt(ef 77% tapse 17mm) Diagnosa sekunder: inducible typical atrial flutter, TR severe, PH(Eisenmenger syndrome), GEA kronik, riwayat hipertiroid. saya sudah 4 bulan ini batuk2 terkadang sampai muntah itu lebih sering d malam hari saat pagi atau siang hari jarang. Jadi untuk tidur pun jadi berkurang dan harus d bantu obat tidur. Oleh dokter paru sudah d beri obat batuk tapi tdk ada perubahan. Apa yang harus saya lakukan untuk mengobati batuk yang terus2 an agar istirahat pun lebih optimal?
Jawaban:
Baik selanjutnya pertanyaan dari ibu novrianti jadi kalau menurut kami melihat kondisi ibu ya karena ibu batuk-batuk sudah lama bahkan karena batuknya hampir sangat intens sampai menyebabkan ibu sampai muntah ya dan tentu seringnya di malam hari dibanding pagi atau siang hari, sehingga menyebabkan kualitas tidur ibu terganggu sampai ibu insomnia nah saya sangat setuju untuk ibu bila perlu selain dilakukan pengecekan ke arah alergi ibu tadi ibu juga ke spesialis paru kembali untuk melihat apakah ada kondisi asma atau kondisi yang lain terkait saluran pernapasan ibu, karena ini spesifik lebih sering di malam hari dan apakah ibu tidur dengan AC yang terlalu dingin mungkin karena kondisi ibu tinggal di Bogor ya suhu Bogor mungkin posisi di kota ibu lebih dingin dibanding kita mungkin di Jakarta atau di Jogja nah jadi itu bisa dievaluasi karena ibu berhubungan sekali erat dengan cuaca.
Saran saya kalau memang sampai terganggu kualitas tidur ibu sebaiknya dilakukan pemeriksaan polisonografi untuk melihat ada atau tidak kondisi obstruksi sleep apnea dan kondisi ke arah gangguan tidur oleh karena pernapasan. tentu kalau ibu sesak tidurnya pasti terganggu ya tidak ada salahnya dilakukan pemeriksaan. bisa kita mulai dengan sederhana ibu bisa meminta ke dokter spesialis paru di sana untuk melakukan pemeriksaan seperti spirometri. nanti dari hasil spirometri itu bisa kita lihat ibu cenderungnya ke arah mana apakah cenderung ke asma atau penyakit paru obstruksi kronis lainnya. nah untuk pengobatan selain istirahat, selain pengobatan-pengobatan optimal kita harus cari dulu dasar penyebabnya apa, karena obat batuk itu hanya mengobati batuknya tapi kalau dasarnya ibu asma misalnya ya, maka terapinya adalah obat asmanya karena batuk bisa jadi salah satu gejala dari suatu asma apalagi ibu dengan ASD dan PH.
saran saya ibu melakukan pemeriksaan spirometri dengan semampunya ibu nanti di dibantu oleh dokter-dokter rekan spesialis paru di sana. nah kenapa pada malam hari lebih sering karena secara normal irama sirkadian atau pada malam hari pernapasan paru kita itu lebih menciut nah kalau ibu makin menciut makin batuk makin sukses berarti ada sesuatu nih nah karena secara normal memang pada malam hari pernapasan kita itu akan menciut itulah yang menyebabkan oksigen lebih turun masuk ke dalam tubuh kita ke dalam mata kita sehingga kita ngantuk tidur itu adalah fisiologis itu memang normal Allah berikan seperti itu tapi kalau kondisi yang lain ibu sampai batuk dan sebagainya saran saya harus ditelusuri lebih lanjut ada atau tidak asma nah itu yang paling dekat mungkin seperti itu ya Bu novri terima kasih
5. Pertanyaan:
Nama Harini, Usia 34, Domisili Tuban, Diagnosa ASD secundum sudah di operasi. Dok saya kalo kena cuaca dingin kenapa nafasnya terasa sesak? Setiap pagi juga tenggorokan mengeluarkan lendir. Saat di USG jantung PH parunya ringan. Apakah kondisi ini terkait dengan PH parunya?
Jawaban:
Baik terima kasih saya akan menjawab pertanyaan Bu Harini yang mana ibu sudah mengenali kondisi-kondisi sesaknya itu adalah oleh karena penyebabnya cuaca yang dingin karena memang banyak sekali penyebabnya nah apalagi spesifik ya setiap pagi tenggorokan juga mengeluarkan lendir berarti kan tandanya ada inflamasi atau ada peradangan nah siapa nih yang membuat terjadinya suatu respon peradangan, berarti kan sepertinya memang spesifik terhadap kondisi-kondisi alergi. kalau saran saya ibu bisa melakukan pemeriksaan kepada dokter spesialis paru atau dokter spesialis THT ya nanti dilihat apakah memang ibu spesifik terhadap alergi atau tidak, karena ibu sudah spesifik nih cuaca yang dingin jangan-jangan ibu punya rhinitis dan lain sebagainya gitu ya.
nah apakah kondisi ini terkait dengan PH paru nya? kalau karena PH paru tidak sampai menunggu hanya karena cuaca dingin dan terutama kalau pagi hari gitu ya. kalau dia memang penyebabnya karena hipertensi paru ya harusnya sepanjang waktu ibu merasakan itu tapi kalau spesifik terhadap hal-hal tertentu berarti penyebabnya adalah si hal-hal tertentu yang spesifik tadi yang menyebabkan ibu kondisi seperti ini.
Saran saya tetap dilakukan pemeriksaan untuk diberikan obat-obatan yang aman sebagai obat alergi setidaknya nanti kalau ibu diberikan itu makin membaik baik lendirnya baik sesaknya ibu makin membaik maka itu lebih baik. nah kenapa sih sesek kalau dingin nah karena dinginnya tadi atau penyebab apapun alerginya itu menyebabkan saluran nafas ini menjadi mengkerut / menciut sehingga ibu sudah ambil nafasnya cukup effort karena kondisi PH ditambah lagi mengkerut saluran nafasnya semakin kecil diameternya nah di situ ibu makin sesak gitu ya di kondisi lain akibat si peradangan tadi itu menyebabkan berlendir saluran nafasnya sudah mengecil saluran nafasnya diameternya ditambah lagi berlendir makin mengecil lagi saluran nafasnya. nah makanya saran saya coba nanti ibu ke dokter spesialis paru atau dokter spesialis THT bisa dilakukan pemberian obat-obatan alergi kalau itu membaik nah Brati memang penyebabnya adalah alergi terhadap cuaca dingin tadi atau rhinitis terutama pada pagi hari itu ya semoga bermanfaat ya bu Harini
6. Pertanyaan:
Nama Ruth, Usia 33 tahun, Domsili Ende NTT, Diagnosa Asd einsemenger+ph. saya sudah 3 Minggu batuk terus sudah minum obat tenggorokan masih terasa gatal, Bagaimana cara penyembuhan batuk dan bagaimana cara menjaga kondisi tubuh agar tidak terkena ISPA? terimakasih
Jawaban:
Baik terima kasih ibu Ruth atas pertanyaannya sudah 3 minggu batuk terus tenggorokan masih terasa gatal. baik ibu kalau batuk sudah lebih dari 2 minggu apalagi jika batuknya berdahak atau produktif ya baik dahaknya kuning hijau ataupun bening ya itu saran saya adalah dilakukan pemeriksaan ke arah tuberkulosis paru karena negara kita negara endemis daripada tuberculosis, apalagi dengan kondisi-kondisi misalnya ibu dengan ASD terus PH ya resikonya juga tinggi.
jadi saran saya kalau sudah lebih dari dua minggu apalagi sudah ibu lakukan pengobatan dengan antibiotik oleh dokter tidak membaik saran saya dilakukan pemeriksaan cek dahak itu bisa di Puskesmas bisa di RSUD dilakukan cek dahak ke arah TBC terus nanti di rontgen terus nanti juga dilihat apakah ada tanda-tanda yang lain seperti penurunan berat badan ada demam-demam walaupun demamnya tidak tinggi ya itu harus diperhatikan juga apakah ada batuk darah mungkin atau bloodstrip bintik-bintik merah di dalam ya itu juga harus diperhatikan dan apakah berat badannya tidak naik-naik. ya memang pada kondisi teman-teman dengan ASD ataupun PH bisa jadi berat badan ini memang tetap tidak terlalu gemuk gitu ya tapi apakah ada penurunan lagi yang drastis sampai menyebabkan ibu penurunan nafsu makan. saran saya tetap melakukan pemeriksaan ke arah tbc-nya dulu seperti itu ya apabila itu positif maka ibu bisa diberikan terapi tuberculosis paru nya setelah itu baru kita spesifik apabila memang TBC maka diberikan antibiotik apabila belum sembuh nanti terus dicari seperti itu ya.
nah bagaimana caranya untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak terkena ISPA yang paling penting adalah istirahat apabila kondisi sudah lelah, sudah capek istirahat sebisa mungkin apalagi di musim pancaroba seperti ini ya makan harus baik tidak harus banyak tapi kandungan makanannya harus tepat makan buah sayur gitu ya itu cara yang paling baik, terus sebisa mungkin ketika pagi hari tidak hujan jam 8 sampai jam 10.00 atau sore jam 15.00 sampai jam 17.00 ibu berjemur sekitar 30 menit itu sangat baik matahari itu untuk kondisi tubuh kita. mungkin itu saran dari saya semoga bermanfaat untuk ibu Ruth ya
7. Pertanyaan:
Nama : weni, Apakah penggunaan citirizin untuk batuk pilek aman dalam jangka waktu yang lama?
Jawaban:
Selanjutnya saya menjawab pertanyaan dari Bu weni ya apakah penggunaan cetirizine untuk batuk pilek aman dalam jangka waktu yang lama? cetirizine jika digunakan dalam jangka waktu yang lama sejauh ini sih aman tidak ada permasalahan ya karena dia adalah obat nanti alergi tapi harus tahu dulu apakah batuk pileknya memang disebabkan oleh salah satu kondisi alergi maka itu bermanfaat tapi kalau batuk pileknya bukan karena suatu kondisi alergi nah itu kurang bermanfaat ya tapi pada prinsipnya apabila memang alergi dan itu memang sudah didapati adanya alergi itu sangat bermanfaat sejauh ini aman dan memang ada juga pilihan-pilihan obat anti alergi lainnya yang minimal rasa kantuk dan lain sebagainya. cetirizine efek sampingnya adalah rasa ngantuk jadi harus hati-hati apabila diberikan pada jam-jam kerja atau pagi hari makanya kami lebih sering memberikan cetirizine itu pada malam hari sebelum tidur itu lebih aman mungkin seperti itu ya Bu weni semoga bermanfaat.
8. Pertanyaan:
Nama : Singgih, usia : 40 lebih, Domisili: Pacitan, post device cloucer. pertanyaan saya kalau perjalanan jauh naik motor atau nyetir mobil kaya gliyeng napas berat. tapi kalau buat istirahat sebentar pulih lagi itu pengaruh apa ya, dan obat-obatan jantung sudah stop semua
Jawaban:
Baik terima kasih pertanyaan pak Singgih kondisi seperti itu Saya tidak tahu persis secara lengkap diagnosis bapak apakah ada kelainan irama jantung pada bapak atau tidak biasanya pada pasien² yang memiliki kelainan irama jantung itu lebih mudah kliyengan tapi begitu istirahat sedikit, itu kembali nyaman lagi. nah jadi kalau saran saya walaupun obat-obatan jantung di stop semua ada baiknya bapak dilakukan pemeriksaan lebih holistik lagi ya mungkin bukan hanya jantung tapi melibatkan paru juga apakah ada hubungan dari jantungnya sendiri bagaimana, irama jatuhnya juga bagaimana dan apakah ada hubungannya dengan paru nya. apa paru nya baik bersih dan sebagainya. kalau saran saya dilakukan pemeriksaan holistik lagi walaupun obat-obatan jantung sudah di stop semua seperti itu ya pak karena pasti ada suatu permasalahan atau mungkin kondisi hipoksia dalam jangka waktu yang lama atau kronis seperti itu jadi kepala kliyengan pusing selain tadi masalah dari nadi itu juga ada hubungan dengan hipoksia ini yang bersifat jangka lama atau kronis. Semoga bisa membantu ya pak Singgih terima kasih
9. Pertanyaan:
Nama: Puji Rahayu, Usia: 43, Domisili: Kota Tegal, Diagnosa: PH Primer. Dok, saya sdh 4 hari ini batuk berdahak, saya minum obat batuk ambroxol sirup tapi kok tambah sesak ya nafasnya. Apakah batuk tsb akan mempengaruhi PH saya. Terus efek apa lagi yang ditimbulkan kalo saya batuk-batuk?
Jawaban:
Terima kasih atas pertanyaannya Bu puji Rahayu dengan diagnosa PH primer ya baik sudah 4 hari ini batuk berdahak batuk dahak berwarna apa Bu apakah warna kuning atau sudah hijau atau masih bening nah itu harus diperhatikanjuga. biasanya pada seseorang yang sudah batuk bertahap lebih dari 3 hari itu sudah ada keterlibatan daripada bakteri itu ya memang rentang waktunya antara 3 sampai 5 hari kalau 5 hari ke atas pasti ada tumpang tindih bakteri tapi kalau diatas tiga hari belum tentu semua ada. tapi nanti ibu lihat lagi dari warna dahaknya nah sedangkan obat ambroxol sendiri itu adalah obat batuk yang bersifat ekspektoran ya atau untuk mengeluarkan dahak ya sehingga akan membantu mengencerkan dan mengeluarkan darah, tapi pada prosesnya tidak berjalan semulus itu juga ya namanya kalau dahaknya banyak kan enggak semuanya terbatuk ya, tapi perlahan-lahan akan dibatukkan nah kondisi seperti itu akan memicu juga kita menjadi sesak nafasnya karena yang tadinya dahaknya kental sekarang sudah mengencer.
nah tentu batuk kalau terus²an akan mempengaruhi daripada kondisi PH ibu, sehingga kompensasi tubuh kita akan sesak karena akan mengambil oksigen sebanyak-banyaknya untuk dilakukan pertukaran di paru. jadi kalau saran saya pengobatan ke dokter spesialis paru untuk diberikan setidaknya pengobatan lebih lanjut atau mungkin sudah perlu antibiotik atau belum seperti itu. nanti kita lihat juga apakah ada hubungannya dengan infeksi lanjutan dari ISPA nya tadi. efek apalagi yang ditimbulkan kalau saya batuk-batuk selain sesak, ya pasti meningkatkan tekanan di dada ya mengakibatkan nanti kalau batuk-batuk terus ya tambah membuat ibu makin sesak karena tekanan meningkat ambilan oksigen nanti juga akan tertekan. Jadi kalau bisa diobati sampai penyebabnya ya seperti itu semoga bermanfaat ya Bu puji
10. Pertanyaan:
Nama: Heni Sulistyowati, Usia: 30 thn, Domisili: Sragen, Diagnosa: VSD PMO PDA. dok saya mau tanya, saya itu setiap cuaca mulai mendung kemudian hujan saya itu selalu sakit kepala dan tiba-tiba dada terasa sesak, sesak nafas seperti udara yang dihirup itu minim oksigen. Pertanyaan nya emang apa ada hubungannya cuaca mendung / hujan dengan kelembapan yang mempengaruhi kadar oksigen? Karena saya selalu begini kalau mendung / hujan
Dan udah dari bulan november kemarin kan cuaca ga nentu dan sering hujan, saya sering batuk2. Udah 2 minggu bapil udah minum obat apapun batuk nya susah sembuh sampai sekarang , ini dari saya. Terimakasih
Jawaban:
Terima kasih untuk pertanyaan ibu Heni. kalau saya lihat kasus ibu sangat erat sekali kaitannya dengan kondisi alergi karena ibu spesifik kalau cuaca mendung atau dingin sedikit atau hujan ya itu menghimpit dada ibu atau menjadi sesak nafasnya. seperti udara yang dihirup itu seolah-olah tidak ada atau seperti kita sedang berlari-lari kencang yang gak berhenti berhenti atau seperti kita tertekan dadanya sehingga seolah paru ini nggak bisa ngembang untuk mengambil oksigen sebanyak-banyaknya.
kalau tanda ibu ini spesifik sekali tanda-tanda seperti orang asma nah saran saya ibu lakukan pemeriksaan spirometri atau fungsi paru oleh dokter spesialis paru nanti dilakukan pemeriksaan dengan semampunya ibu dengan kondisi ibu ya itu nanti terlihat apakah ada asma atau tidak. tentu kalau itu penyebabnya maka ibu harus diberikan terapi-terapii seperti orang dengan asma ya ditambah obat inhaler atau obat hisap karena kondisinya ibu spesifik. nah terus apakah ada hubungan cuaca mendung kelembaban udara dengan kadar oksigen tentu ada hubungannya tapi kadar oksigen tetap seperti itu adanya di udara lepas ya tetap kandungannya seperti itu. nah justru yang berhubungan adalah dari kitanya dari sisi ibu karena kondisi tersebut menyebabkan ibu spesifik terganggu ya. Tapi beda dengan saya atau mungkin pasien² yang lain tidak sesak dengan kondisi kelembaban udara tertentu dengan kondisi yang dingin atau mungkin bahkan suhu salju itu tidak sesak tapi untuk orang tertentu ya dia sesak nah itu kan berarti kondisinya spesial nah itu harus dilihat.
saya takutnya ibu memang ada arah-arah kepada alergi sehingga menyebabkan kondisi ibu seperti itu. nah kondisi-kondisi seperti itu juga bukan hanya sesak ya seperti batuk-batuk apalagi kondisinya spesifik nih pada musim penghujan saran saya ibu kalau memang sudah diberikan terapi² alergi belum membaik atau jika belum mendapatkan terapi alergi bisa silakan menggunakan terapi alergi seperti yang sederhana contohnya cetirizine yang sebelum tidur ibu minum atau saat² hujan tapi kondisinya tentu tidak sedang bekerja atau berkendara atau memasak karena cetirizine punya efek samping ngantuk. memang tidak semua orang ngantuk tapi takutnya ibu lebih ngantuk.
saran saya apalagi sudah dua minggu batuk pilek, tetap dilakukan pemeriksaan nanti diterapi dulu batuk pileknya sampai bagus sembuh lalu setelah itu dilakukan pemeriksaan spirometri atau fungsi paru begitu ya Bu Heni semoga bermanfaat. kalau memang tegak asmanya maka lanjutkan terapi asma dengan terapi VSD pmo dan pda-nya seperti itu ya semoga Karena kalau parunya tidak diterapi dengan baik maka akan berdampak memberatkan jantung begitupun sebaliknya pada kondisi Bu heni ya Semoga dapat bermanfaat ya terima kasih
11. Pertanyaan:
Nama : Indriawati, usia : 59 thn, domisili : Jogjakarta, Pasien : ASD – HP yang tdk dpt dikoreksi. Dok sudah 2 minggu ini saya mengalami drop. batuk berdahak dan flu. sudah minum obat tapi tidak sembuh juga. dan justru sudah 5 hari ini,batuknya makin ngikil setiap udara dingin,dan tengkuk terasa berat.kepala pusing sebelah kanan. tiap jelang malam selalu merasa demam secara tiba-tiba. apakah ini termasuk serangan radang tenggorokan.dan berimbas kekepala jd pusing bagian kanan dok.
saya mencoba mencari tahu,apa sebabnya dengan berusaha kosumsi antibiotik dan obat batuk. alhamdulillah,baru semalam minum obat itu,rasa pusingnya berkurang dan tengkuk tidak sakit lagi. dan apakah batuk2 yang berlebih bisa memicu Gerd jadi kambuh dok,seperti yang baru-baru ini saya alami.dan langkah apa utk pencegahan gerd tdk kambuhan .
Jawaban:
Terima kasih atas pertanyaannya Bu indriawati. Kalau saya melihat kondisi ibu memang sudah dalam kondisi yang infeksinya tidak sembuh sendiri ya karena sepertinya sudah ada hubungannya dengan infeksi tumpang tindih dengan bakteri sudah berlanjut nih ispanya nah apalagi ibu sudah berusaha konsumsi antibiotik dan ternyata memang agak lebih baik ya kondisinya. nah kalau saran saya ibu memang juga ada kondisi yang setidaknya ini kondisi alergi ya atau mungkin kita bisa lakukan pemeriksaan spirometri untuk fungsi paru, karena ibu selalu sampai batuknya ngikil itu khas sekali batuk-batuk alergi. Karena pada kondisi dingin paru kita itu akan lebih kondisinya menciut ya nah kalau ibu sudah menciut kalau ada alergi kan makin menciut ibu dingin makin menciut lagi nah itu akan batuk² ngikil terus. Disisi lain ada dahaknya juga jadi kalau saran saya nanti kita terapi dulu dengan antibiotik yang adekuat dan saran saya tetap berobat ya Bu ya ke dokter spesialis paru nanti dilihat apakah antibiotik yang ibu konsumsi sudah sesuai atau belum. nanti setelah itu baru kita lakukan pemeriksaan lanjutan ya seperti pemeriksaan alergi terus seperti pemeriksaan fungsi paru atau spirometri.
apakah batuk-batuk sendiri yang berlebihan dapat memicu gerd? sangat bisa bukan hanya batuk, apapun ya kondisi batuk, sesak itu sangat bisa mengalami kondisi gerd kenapa karena kita stress Bu karena batuk-batuk kok enggak sembuh-sembuh ya kok ya ngikil ya kok sesak ya nah itu kan alam bawah sadar kita stress akibatnya kita akan menghasilkan asam lambung yang lebih tinggi nah akibatnya jadi gerd jadi sakit perutnya jadi susah makannya dan sebagainya. jadi saran Saya terapi ispanya harus betul-betul adekuat dulu kalau perlu ke dokter spesialis paru. mungkin itu yang dapat saya sampaikan ya Bu dan kondisi ibu nih juga kondisi yang ke arah alergi juga. Terima kasih ya Bu.
“Untuk semua teman-teman yang sedang menjalani pengobatan dan terapi dari pulmonary hipertensi tetap harus semangat ya karena percayalah bahwa Allah memberikan sesuatu kepada kita itu pasti ada hikmahnya dan semoga itu menjadikan amal kebajikan kebaikan kesabaran untuk bapak ibu semua dalam menjalani pengobatan dengan kesabaran dan semangat. Selanjutnya pesan saya kita sedang musim penghujan kondisi cuaca global warming yang tidak menentu saran saya tetap jaga kondisi fisik yang baik, makan yang cukup sayur-sayuran buah-buahan, tidak perlu harus makan makanan yang mahal tetapi makan bergizi yang berimbang yang cukup, istirahat yang cukup, kelola stres karena stress penyumbang terbesar dari semua penyakit kita, jauhi asap rokok, dan bila perlu bila memiliki kemampuan tidak ada salahnya kita melakukan vaksinasi tetapi tentunya dengan panduan dari dokter spesialisnya. Kita harus menjauhi asap rokok karena itu juga akan menyebabkan kondisi pernapasan bapak ibu semua menjadi lebih sesak. Apabila ada masalah-masalah terkait paru atau pernapasan tidak ada salahnya selain ke dokter spesialis jantung bapak ibu juga melakukan check up atau pengobatan terkait pernapasan pada dokter spesialis paru di tempat bapak ibu tinggal seperti itu ya. insyaallah salam sehat untuk kita semua Semoga kita terhindar dari penyakit-penyakit yang lebih berbahaya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.”_ dr. Hendris Utama, Sp.P