Edema dan Penyakit Jantung

//Edema dan Penyakit Jantung

Edema dan Penyakit Jantung

Mengapa Tubuh Mengalami Pembengkakan?

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang paling sering ditemui di seluruh dunia. Selain menjadi penyebab utama kematian, penyakit jantung juga dapat mengakibatkan berbagai komplikasi dan gejala, termasuk edema atau pembengkakan. Edema adalah kondisi di mana cairan berlebihan terakumulasi dalam jaringan tubuh, yang menyebabkan pembengkakan.

Sumber Ilustrasi: Canva

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang hubungan antara edema dan penyakit jantung, mari kita memahami apa itu edema. Edema adalah kondisi medis di mana cairan ekstra terkumpul dalam ruang antara sel-sel dalam tubuh, menyebabkan pembengkakan jaringan. Ini biasanya terlihat pada kaki, pergelangan kaki, tangan, perut, dan bahkan paru-paru dalam beberapa kasus.

Edema dapat bersifat akut atau kronis. Edema akut terjadi dengan cepat dan biasanya disebabkan oleh cedera fisik, alergi, atau infeksi. Di sisi lain, edema kronis adalah pembengkakan yang berkembang secara perlahan dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Salah satu penyebab umum edema kronis adalah penyakit jantung.

Penyakit jantung merujuk pada sekelompok gangguan yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah. Jantung adalah organ penting yang bertanggung jawab memompa darah ke seluruh tubuh, memasoknya dengan oksigen dan nutrisi yang diperlukan. Ada berbagai jenis penyakit jantung, termasuk penyakit arteri koroner, gagal jantung, dan aritmia.

Edema yang disebabkan oleh penyakit jantung dikenal sebagai edema jantung atau edema kardiogenik. Hal ini terjadi karena berkurangnya kemampuan jantung untuk memompa darah dengan efisien. Sebagai akibatnya, darah dapat menumpuk di dalam pembuluh darah, menyebabkan peningkatan tekanan hidrostatik di dalam pembuluh darah. Tekanan ini berujung pada peningkatan filtrasi cairan keluar dari pembuluh darah dan masuk ke dalam jaringan di sekitarnya..

Hubungan Antara Edema dan Penyakit Jantung

Pembengkakan yang terjadi pada pasien dengan penyakit jantung biasanya disebabkan oleh penumpukan cairan yang berlebihan dalam ruang interstisial, yaitu ruang di antara sel-sel dalam jaringan tubuh. Ada beberapa alasan mengapa ini terjadi pada pasien dengan penyakit jantung:

Gangguan Kemampuan Jantung untuk Memompa Darah: Pada penyakit jantung, jantung tidak dapat memompa darah dengan efisien seperti biasanya. Akibatnya, darah dapat menumpuk di bagian-bagian tubuh tertentu, terutama dalam pembuluh darah vena. Ini menyebabkan peningkatan tekanan pada dinding vena, yang mendorong cairan keluar dari pembuluh darah ke ruang interstisial, menyebabkan edema.

Retensi Natrium dan Air: Jantung yang lemah atau rusak tidak dapat mengeluarkan natrium dari tubuh dengan efisien. Akibatnya, kadar natrium dalam darah dapat meningkat, yang menyebabkan retensi air. Retensi air ini dapat menyebabkan peningkatan volume cairan dalam tubuh, yang pada gilirannya menyebabkan pembengkakan…

Baca selengkapnya di:

https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2922/edema-dan-penyakit-jantung-mengapa-tubuh-mengalami-pembengkakan

 

#Hipertensiparu

www.hipertensiparu.org

By | 2026-01-22T02:11:12+00:00 September 10th, 2025|Artikel|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
Open chat