Mengapa Hipertensi Paru disebut sebagai Invisible Illness?

//Mengapa Hipertensi Paru disebut sebagai Invisible Illness?

Mengapa Hipertensi Paru disebut sebagai Invisible Illness?

Pasien hipertensi paru terlihat seperti orang sehat, sehingga terkadang kurang mendapatkan dukungan dari orang di sekitarnya. Padahal, pasien hipertensi paru ini mengalami gejala yang cukup berat dan menghambat aktivitas.

Gejala hipertensi paru pada umumnya terjadi saat/setelah melakukan aktivitas, tergantung pada tahapan Hipertensi Paru pada masing-masing pasien. Gejala bisa juga terjadi dengan aktivitas minimal/tanpa aktivitas, bila Hipertensi Paru ada di tahap tinggi.

Semua gejala tersebut kebanyakan tidak terlihat dari luar (invisible illness), dan pasien terlihat sehat-sehat saja dari luar, tetapi sebenarnya di dalam sedang berjuang keras.

Pasien “terlihat sehat” dari luar, biasanya lingkungan dan keluarga sulit memahami dan tetap menuntut banyak hal. Oleh karena itu, awareness sangat diperlukan agar dapat meringankan beban pasien dan tidak memaksakan aktivitas/tanggung jawab berlebihan kepada pasien sehingga dapat berakibat fatal.

Yuk, lebih peduli dengan mempelajari lebih jauh tentang penyakit Hipertensi paru❗

 

YHPI💜

Bersama Kita Kuat

#PHAwarenessmonth

By | 2026-10-26T03:54:29+00:00 October 26th, 2026|Artikel|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
Open chat