Relaksasi Psikologi Part II (Olah Napas untuk Pejuang Hipertensi Paru)-KULWAP

///Relaksasi Psikologi Part II (Olah Napas untuk Pejuang Hipertensi Paru)-KULWAP

Relaksasi Psikologi Part II (Olah Napas untuk Pejuang Hipertensi Paru)-KULWAP

Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi whatsapp antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik-topik terkait Hipertensi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.

Untuk bergabung dalam group whatsapp dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hubungi Admin Pusat YHPI 0811-8986-799

 

PENGUMUMAN KULWAP YHPI

  • Waktu : Sabtu, 21 Juni 2025
  • Pukul : 19.00 – 20.00 WIB
  • Narasumber : Janitra Hapsari, S.Psi., M.K.M., CMHFA (Patient Advocate Psikologi dari Inspirasien)
  • Tema : Relaksasi Psikologi Part II (Olah Napas untuk Pejuang Hipertensi Paru)
  • Moderator : Amida

Untuk melihat materi silahkan KLIK DISINI

 

Apakah merasa familiar dengan kisah berikut ini…?

 Nike, 36 tahun – Seperti kebanyakan orang yang memiliki kondisi Hipertensi Paru, saya tidak terdiagnosis selama beberapa tahun. Saya memiliki gejala yang sangat aneh, seperti napas pendek dan kelelahan yang tiba-tiba muncul tanpa sebab. Saya merasa seperti kekurangan udara setiap kali menghirup napas  meskipun saya tidak mengerahkan tenaga apapun. Saya mendatangi UGD dan dokter saya beberapa kali, namun hanya disampaikan bahwa saya mengalami asthma dan diberi inhaler. Tentu saja, hal itu tidak berpengaruh apapun…

Hingga pada suatu hari, saya mulai berkeringat deras dan merasakan rasa nyeri yang aneh di dada saya, seperti ada sesuatu yang menggantung di tulang rusuk saya. Saya tidak bisa berjalan bahkan pada jarak dekat, tanpa merasa seperti akan pingsan. Saya kembali mendatangi UGD dan perawat segera memasang oksigen untuk saya. Pada momen tersebut saya baru mengetahui bahwa saya memiliki hipertensi paru.

Jika Bapak/Ibu mengalami hal yang serupa, Anda tidak sendirian. Secara global, diperkirakan terdapat sekitar 192.000 kasus Hipertensi Paru (PH) dengan prevalensi lebih tinggi pada perempuan (62%) dibandingkan laki-laki (38%). HP Di Indonesia diperkirakan terdapat 25.000 orang dengan kondisi HP. HP termasuk kondisi yang langka yaitu 6-26 kasus per 1 juta orang dewasa.

Gejala kesulitan bernapas atau napas yang pendek merupakan gejala yang paling umum untuk penderita hipertensi paru. Mengakibatkan rasa takut dan panik karena kurangnya asupan udara ke dalam paru-paru. Hal tersebut dipengaruhi oleh fungsi paru, cara bernapas (dangkal atau dalam), gaya hidup, serta emosi dan memori yang berkaitan dengan bernapas. Maka, latihan napas diperlukan pejuang HP untuk meningkatkan efisiensi bernapas, mengurangi sesak napas, meningkatkan kapasitas berolahraga, dan meningkatkan kualitas hidup.

 

Berikut gambar posisi untuk mengatasi kesulitan bernapas:

Gambar: 7 Latihan Napas yang Dapat Dilakukan untuk Pejuang HP:

 

1. Pernapasan Diafragma

 

2. Pernapasan dengan Bibir Mengerucut

 

3. Equal Breathing

 

4. Pernapasan Teratur (Paced Breathing) dengan menggunakan bantuan metronome atau sambil berjalan kaki.

 

5. Metode Bernapas 4-7-8

 

6. Metode Bernapas Kotak (Box Breathing)

 

7. Metode Bernapas dengan Lubang Hidung Bergantian

 

Aturan ber-olah napas:

  • Minimal 15 menit setiap hari
  • Berusaha untuk dapat bernapas panjang 10 kali per menit
  • Be Mindful. Cukup sadari bagaimana Anda bernapas dan bagaimana sensasinya di tubuh Anda, tanpa ada “judgment” atau ‘penghakiman’
  • Saat menghirup napas, fokuskan pikiran untuk memasukkan energi kesembuhan (Healing energy) dan lepaskan stres dan kekhawatiran.
  • Saat menghembuskan napas, fokuskan untuk melepaskan ketegangan fisik atau “kegaduhan” dalam pikiran

Pesan Kunci dari Materi Olah Napas:

  1. Latihan olah napas dapat mengubah kebiasaan dari bernapas dangkal ke pernapasan perut dan pernapasan dalam.
  2. Pernapasan tersebut dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatetik (SSP), meningkatkan fungsi paru dan kesehatan secara umum.
  3. Terdapat beberapa teknik pernapasan yang bisa dicoba sesuai dengan kenyamanan dan kebutuhan masing-masing pejuang HP
  4. Latihan napas memiliki banyak manfaat positif untuk pejuang HP baik secara fisik, mental, kesejahteraan dan meningkatkan kualitas hidup.

 

Tanda kurang berlatih olah napas adalah:

  • Kurang optimal dalam melibatkan diafragma dan otot pernapasan lainnya saat bernapas
  • Bernapas dangkal
  • Ruang/kapasitas paru tidak terisi dengan maksimal

 

Manfaat berlatih olah napas:

  • Memperkuat fungsi paru
  • Bernapas lebih efisien
  • Mengurangi stres dan kecemasan
  • Mengurangi rasa sakit
  • Meningkatkan suasana hati dan atensi

 

1. Pertanyaan:

Nama: Debbie Oktavia , Usia: 53 th, Domisili: Cibinong Bogor. Malam Dokter Cantik. Saya pasien ASD closure + PH yang kadangkala masih hoby bernyanyi namun seringkali setelah melakukan hoby tersebut fisik berasa lelah dan drop, bagaimanakah cara mengolah nafas agar bisa kembali membaik karna dipakai utk membaca dg bersuara pun rasanya gak enak Dok, apalagi utk lakukan hoby nyanyi yang bikin HEPI jd gak bisa lg Dok. Mohon arahan serta solusinya Dok. Terimakasih sebelumnya.

Jawaban:

Selamat malam Ibu Debbie. Wah pasti sangat merepotkan ya Bu, ketika memiliki kondisi PH dan memiliki hobi bernyanyi. Namun jangan biarkan hobi tersebut terhambat, karena latihan olah napas dapat membantu meningkatkan kontrol napas Ibu saat bernyanyi.

Bernyanyi adalah aktivitas yang memerlukan kontrol napas yang akurat untuk menghasilkan hembusan yang lembut dan tahan lama. Hembusan tersebut mirip dengan metode pernapasan bibir mengerucut yang dikombinasikan dengan teknik pernapasan diafragma dan pernapasan 4-7-8.

Selain dapat mengurangi sesak napas, latihan tersebut cocok untuk pengkondisian pernapasan kita sebelum mulai bernyanyi. Untungnya lagi, bernyanyi juga dapat menjadi terapi untuk menurunkan tekanan darah dan detak jantung.

Jadi saran saya, luangkan waktu minimal 15 menit sebelum bernyanyi untuk olah napas sambil relaksasi menggunakan teknik pernapasan yang saya sebutkan. Tujuannya untuk mempersiapkan fisik kita sehingga mengurangi hambatan saat bernyanyi. Semoga membantu

2. Pertanyaan:

Nama: nur rohmah, Usia: 30 thn, Domisili: depok. pertanyaan saya, karena nafas saya tidak teratur meskipun saat melakukan aktifitas ringan, untuk berjalan santai atau memasak saja terkadang sampai ngos-ngosan. Saya sering kewalahan karena nafas saya yang pendek , bagaimana cara mengatasi nya dok,

Jawaban:

Selamat malam Ibu Nur Rohmah. Napas yang pendek terdengar seperti masalah yang sepele, namun ternyata sangat menghambat aktivitas sehari-hari ya Bu. Sesak napas saat melakukan aktivitas sehari-hari dapat terjadi sebagai akibat dari tingginya tekanan darah pada pembuluh di area paru. Dampaknya bisa merasa sesak napas, bahkan saat aktivitas ringan seperti berjalan santai dan memasak.

Selain berkonsultasi dengan dokter dan konsumsi obat, upaya yang bisa Ibu lakukan di rumah adalah dengan meningkatkan fungsi paru, menata prioritas kegiatan, dan  menyesuaikan gaya hidup.

Organ pernapasan kita perlu dilatih untuk mengoptimalkan otot pernapasan dan kapasitas udara di dalam paru. Semakin kuat otot dan besarnya paru kita dalam menampung udara, maka sesak napas akan semakin berkurang. Ibu dapat melakukan teknik pernapasan dalam (pernapasan diafragma) secara rutin di waktu tertentu. Misal di pagi hari setelah bangun tidur atau sebelum beraktivitas. Kondisikan paru kita dengan olah napas, bisa juga dikombinasikan dengan relaksasi/yoga ringan untuk menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

Berikutnya, Ibu bisa menata prioritas dengan perencanaan awal untuk kegiatan yang akan dilakukan hari itu atau hari esoknya. Atur kegiatan agar tidak terlalu padat, atau sertakan banyak istirahat di tengah kegiatan yang panjang agar Ibu memiliki banyak jeda untuk mengkondisikan pernapasan.

Yang terakhir, penyesuaian gaya hidup dengan memperhatikan diet (konsumsi makanan yang dapat menyehatkan jantung dan kurangi konsumsi garam), Berolahraga ringan dan aman (berjalan, bersepeda, atau berenang), mengelola stres dengan baik dan tidur teratur. Semoga membantu.

3. Pertanyaan:

Nama: Astri, Usia: 26 th, Domisili: Yogyakarta. Selamat malam, saya pasien ASD closure + PH, akhir2 ini sya mencoba hobi baru yaitu gym, nah gmna ya caranya utk mengambil nafas setiap repetisi yang pas supaya tidak terlalu ngos2an? Terima kasiih

Jawaban:

Selamat malam Mba Astri. Berolahraga di Gym dapat membawa banyak manfaat untuk pejuang PH. Namun memang, tantangan terbesar datang dari bagaimana mengolah napas kita agar olahraga tidak terhambat.

Beberapa hal yang bisa diperhatikan terkait pernapasan saat gym:

  1. Lakukan latihan pernapasan dalam di fase pemanasan. Hal tersebut dapat mengkondisikan ritme tubuh untuk berolahraga
  2. Jangan menahan napas saat latihan. Napas harus terus berjalan saat aktivitas olahraga dilakukan
  3. Jaga asupan air minum untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Dehidrasi dapat menambah kesulitan dalam bernapas
  4. Ikuti aturan umum bernapas saat berolahraga, yaitu:
  • Hembuskan napas saat mengeluarkan tenaga (cth. mengangkat beban) dan tarik napas saat release atau kembali (cth. menaruh beban)
  • Ambil napas melalui hidung. Hal ini untuk melembabkan saluran napas, menyaring udara, dan memaksimalkan oksigen
  • Hembuskan napas melalui mulut. Hal ini membantu mengeluarkan karbondioksida scr lebih efisien
  • Selaraskan ritme napas dengan gerakan yang dilakukan
  • Gunakan pernapasan dalam atau diafragma dan hindari napas dangkal atau dada
  • Saat berlatih kardio, atur ritme napas yang teratur dan sama panjang antara menghirup dan menghembuskan

Selain itu, lakukan latihan olah napas secara rutin untuk meningkatkan fungsi paru yang dapat men-support latihan gym Anda. Semoga membantu

4. Pertanyaan:

Nama:  Nana, Usia: 30, Domisili: Bdg. Selamat pagi dok , saya mau tanya bagaimana latihan olah napas untuk perpanjang napas saat kita berada diruang dingin ataupun saat terserang panick attack ?? Mohon informasinya  Terimakasih

Jawaban:

Selamat malam Mba Nana. Udara yang dingin dapat mempersempit dan mengiritasi saluran napas yang dapat mempersulit bernapas. Hal ini dapat memicu sesak napas pada penderita PH.

Untuk memperpanjang napas kita di ruangan yang dingin dapat diupayakan dengan cara berikut.

  1. Menggunakan pakaian yang hangat untuk menjaga suhu tubuh dan menggunakan masker atau syal untuk menutup hidung dan mulut untuk menjaga suhu udara yang kita hirup agar tetap hangat.
  2. Gunakan pelembab udara (air humidifier) untuk menjaga kelembaban udara di dalam ruangan yang dapat membantu bernapas lebih mudah.
  3. Hindari aktivitas yang berlebihan pada suhu yang dingin. Hal ini dapat memicu sesak napas, terlebih pada ruangan yang dingin.
  4. Perhatikan posisi duduk. Pastikan duduk tegak dengan pundak yang rileks untuk mengurangi beban saat bernapas.
  5. Jaga tubuh tetap terhidrasi.
  6. Berlatih pernapasan diafragma dan bibir mengerucut untuk menjaga saluran napas terbuka lebih lama dan pertukaran udara yang efisien.

Sedangkan untuk kondisi panic attack, hal yang perlu diperhatikan adalah untuk mengurangi atau menghindari hiperventilasi atau bernapas berlebihan saat panik.

Untuk mengatasi serangan panik, kita bisa mengombinasikan teknik grounding, olah napas, dan relaksasi otot. Teknik grounding sebelumnya sudah pernah diberikan sehingga saya tidak akan menjelaskan secara detil.

Kemudian lakukan teknik pernapasan dalam untuk mengurangi rasa panik dan mengkondisikan jantung kita. teknik yang dapat dipakai adalah pernapasan diafragma, bibir mengerucut, dan pernapasan teratur atau 4-4-4.

Selain itu bisa juga ditambah dengan relaksasi otot. Caranya, pilih 1 area tubuh, misalkan telapak tangan. Genggam telapak tangan anda hingga terasa tegang selama 5 detik, kemudian ucapkan “rileks” sambil perlahan mengurangi ketegangan tersebut, dan biarkan telapak tangan rileks selama 10 detik. Setelah itu, dapat dilanjutkan ke area tubuh yang lain. Semoga membantu

5. Pertanyaan:

Nama: Clara, Usia: 60 th, Domisili: Bintaro, Jakarta Selatan. Assalamualaikum, Yth. Ibu Janitra Hapsari, S.Psi., M.K.M., CMHFA. Saya pasien Bronchitis + PH  pekerjaan saya menuntut untuk berjalan dan kadang berada di ketinggian  lebih dari 2000  Mdpl (karena saya hanya bisa berada di bawah 2000Mdpl)  sementara setiap habis jalan tugas , saturasi drop ke 60 an bisa 2 minggu ( tetapi saya selalu pakai oksigen terbantu menaikan saturasi hingga 90 ). Saat ini saya sudah mengurangi aktifitas pekerjaan. Mohon arahan olah nafas  untuk mengatasi saturasi yang rendah di ketinggian dan jalan lebih dari 500 m. Terima kasih atas perhatiannya. Salam Hormat

Jawaban:

Waalaikumsalam Ibu Clara. Wah pasti menantang sekali ya Bu memiliki pekerjaan tersebut dengan kondisi PH. Untuk mengatasi saturasi oksigen yang rendah, sudah tepat apa yang ibu lakukan yaitu dengan menggunakan supply oksigen tambahan.

Dari referensi yang saya baca, berada di ketinggian di atas 2000mdpl merupakan kondisi pemicu sehingga cara mengatasinya adalah dengan menghindari atau merelokasi aktivitas kita di ketinggian yang lebih rendah. Keputusan Ibu mengurangi aktivitas pekerjaan sudah cukup tepat.

Latihan olah napas rutin yang bisa dilakukan adalah di antaranya:

  1. Pernapasan diafragma
  2. Pernapasan dengan bibir mengerucut (bisa dikombinasikan dengan teknik lain)
  3. Pernapasan teratur. Bisa dilakukan sambil berjalan. Cth: 2 langkah untuk mengambil napas dan 5-6 langkah untuk menghembuskan napas. Sesuaikan dengan kenyamanan Anda
  4. Pernapasan terkontrol (4-4-4 atau 4-7-8)

hal lain yang perlu diperhatikan adalah hindari aktivitas berlebihan saat di ketinggian, beri banyak jeda saat melakukan aktivitas yang panjang, jaga tubuh tetap terhidrasi, serta berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut. Semoga membantu

6. Pertanyaan:

Nama : Iqbal, Usia: 15 THN, Domisili : cikupa-tangerang. Assalamualaikum dok saya mau tnya bagai mana cara mengatasi ketika tiba” sesak selain pake oksigen terimakasih dok

Jawaban:

Selamat malam Iqbal. Sesak napas yang datang tiba2 dapat diatasi dengan memposisikan diri yang nyaman untuk bernapas, olah napas, dan menjaga ketenangan diri.

Ketika merasa sesak napas secara tiba2, selain menggunakan oksigen, hal pertama yang bisa dilakukan adalah segera posisikan tubuh pada posisi kontrol pernapasan, seperti gambar yang saya kirimkan sebelumnya (breathing control techniques). Kemudian bernapas dalam secara perlahan dengan teknik pernapasan diafragma dikombinasi dengan teknik mulut mengerucut.

Jika ada, gunakan kipas angin genggam dan posisikan di depan wajah untuk meningkatkan sirkulasi udara di sekitar hidung. Bisa dikombinasikan juga dengan mendinginkan wajah dengan kain dingin agar lebih rileks.

Jaga diri tetap tenang dengan memfokuskan pada napas kita dan ingatkan bahwa sesak napas akan berlalu dan bisa diatasi dengan beristirahat. Semoga membantu

7. Pertanyaan:

Nama : Marga, Umur : 33th, Domisili : Ambarawa. Dok izin bertanya, bagaimana cara mengatasi over thinking saat tidur, atau badan ingin istirahat tidur tapi pikiran malah nulis surat cinta, akhirnya jadi sulit tidur? Terima kasih

Jawaban:

Selamat malam Kak Marga. Overthinking saat tidur dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

  1. Berkurangnya distraksi. Pada malam hari, stimulus eksternal atau distraksi berkurang drastis sehingga hanya tersisa sedikit yang mengisi pikiran.
  2. Beberapa bagian otak lebih aktif di malam hari saat beristirahat yang menimbulkan pikiran tentang pengalaman masa lalu muncul ke permukaan. Hal tersebut memicu aktivitas introspektif dan penuh renungan.
  3. Ritme sirkadian yang kurang teratur sehingga memicu pelepasan hormon stres (kortisol) yang tinggi saat malam hari. Berakibat munculnya perasaan was-was dan pikiran yang aktif.

Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

  1. Ciptakan rutinitas yang membantu tubuh rileks sebelum tidur. Cth: mandi air hangat, membuat teh herbal, membaca buku, dsb.
  2. Perhatikan sleep hyangiene, yaitu serangkaian kebiasaan yang dapat meningkatkan kualitas tidur. Hal tersebut meliputi tidur teratur, lingkungan tidur yang nyaman (pencahayaan, suhu, dan ketenangan ruangan), batasi stimulan (bermain hp sebelum tidur, minum kopi atau alkohol), hindari makan berat, dsb
  3. Pastikan sudah merasa lelah saat mau tidur. Saat tubuh kita msih menyimpan banyak energi, energi tersebut ingin untuk dilepaskan. Untuk mengatasinya, bisa melakukan aktivitas fisik ringan sebelum tidur untuk mengurangi energi.
  4. Bermeditasi dan berlatih olah napas untuk menenagkan sistem saraf. Otak kita tidak dapat membedakan ancaman nyata dan tidak nyata, hal tersebut dapat memicu aktivasi saraf simpatetik atau respon “fight-or-flight”. Dengan melakukan olah napas, kita membantu tubuh kita kembali merasa lebih tenang dan terlepas dari respon tersebut.

Semoga membantu

8. Pertanyaan:

Nama : Laila, Usia : 22th, Domisili : Malang. Izin bertanya dok, setiap kali saya habis rawat inap/kambuh (sesak nafas, batuk darah dll) kenapa saya merasa resah ya? Jiwa saya tidak tenang, seakan akan ingin melepaskan diri dari raga saya sendiri… Terutama setelah saya sehabis merasakan sakit/menderita setelah tindakan, selalu ada perasaan yang sulit dijelaskan di dalam hati dan fikiran, apakah ini semacam gangguan psikologis? Lalu bagaimana cara mengatasinya agar hal hal seperti ini tidak terus berulang? Mohon pencerahannya dok..

Jawaban:

Selamat malam Laila. Perasaan resah setelah menjalani tindakan atau kambuh merupakan salah satu kemungkinan gejala pada pasien PH pada aspek kognitif atau pikiran.

Istilah yang kerap digunakan adalah “brain fog” yang meliputi perubahan pada memori, fokus, atensi, memproses informasi, sulit menemukan kata-kata, belajar dan mengingat sesuatu yang baru, dan lupa pada tempat-tempaat yang familiar. Selain itu, dapat juga dari faktor psikologis yang berkaitan dengan hidup atau kondisi fisik saat ini.

Terkait kondisi saat ini, rasa resah identik dengan kecemasan yang dapat disebabkan oleh diagnosis yang didapatkan. Setiap pasien merespon diagnosis dengan berbeda, ada yang merasa marah, takut, kesepian, frustrasi, khawatir, hampa, atau kombinasi di antara itu semua. Respon tersebut adalah hal yang normal untuk situasi yang tidak biasa.

Ketika merasakan emosi tersebut, pemicu dari permasalahan lain dalam hidup kita dapat terkoneksi melalui emosi yang sama. Sehingga membuat emosi menjadi tercampur dan dapat mengganggu mood kita.

Maka, penting untuk Laila coba merefleksikan emosi apa yang dirasakan saat ini. Untuk mengawali, Laila dapat coba untuk bermeditasi dengan olah napas dalam. Biasanya pikiran dan perasaan yang membuat resah akan muncul. Kenalilah emosi tersebut tanpa perlu “menghakimi” keberadaannya. Kemudian coba memahami apa pesan yang ingin dibawakan dari perasaan tersebut.

Reaksi emosi yang bermacam-macam adalah hal yang normal untuk situasi yang tidak biasa. Tidak selalu bermakna kita memiliki gangguan psikologis. Melainkan adanya distres atau merasa tertekan yang timbul dari situasi yang kita alami. Tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut dan fokus pada pengelolaan stres yang baik. Jika perlu, dapat mengunjungi psikolog atau psikiater untuk dapat memprosesnya dengan bantuan profesional. Semoga membantu

9. Pertanyaan:

Nama: novriyanti, Usia: 38, Domisili: bogor. dok saya sering sekali saat mandi sesak napas… Seolah-olah susah tidak ada oksigen kamar mandi dan tidak bisa mengatur napas atau saat saya ada rasa kesal/marah itu seperti kekurangan oksigen. Bagaimana cara supaya saya bisa mengatasi hal-hal tersebut dok?

Jawaban:

Selamat malam Bu Novriyanti. Sesak napas saat mandi dapat disebabkan oleh kelembaban yang terlalu tinggi dan kurangnya aliran udara di dalam kamar mandi.Suhu air yang digunakan saat mandi, khususnya air hangat, dapat membawa panas dan kelembaban tinggi. Suhu panas dapat mengakibatkan pembuluh darah melebar sehingga menurunkan tekanan darah. Jika tekanan turun secara tiba2, maka jantung dan paru akan kesulitan untuk memompa darah dan menyebarkan oksigen. Sedangkan kelembaban di kamar mandi dapat meningkatkan sulitnya saluran pernapasan untuk mengalirkan udara.

Selain itu, sirkulasi udara di kamar mandi yang kurang dapat menghambat aliran oksigen saat kita mandi. Maka dari itu, pertimbangkan untuk mandi dengan suhu air yang dingin atau hangat suam-suam kuku. Pastikan juga sirkulasi udara yang memadai di dalam kamar mandi untuk mempermudah pernapasan.

Terkait marah, marah aadalah sebuah emosi yang kuat yang dapat memicu aktivasi saraf simpatetik (respon fight-or-flight) dan melepaskan hormon stres adrenalin sehingga dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. hal ini yang memicu rasa sesak napas bagi pasien PH.

Untuk mengatasi rasa marah, Ibu dapat menggunakan olah napas dengan teknik pernapasan diafragma atau yang lainnya untuk menurunkan rasa marah. Perlu juga untuk mengenali pemicu kemarahan tersebut agar tidak terluang di kemudian hari. Semoga membantu

10. Pertanyaan:

Nama: Sri Widianti, Usia: 22thun, Domisili: lubuklinggau. Bagaimana cara kita mengelolah nafas pada saat kita bener bener sesak nafas sampai gigi ngilu dan rasanya udara sangat sempit? dan kenapa saya suka merasa suka lebih lelah sesak nafas dan pusing setelah minum obat furosemid?

Jawaban:

Selamat malam Sri Widianti. Dari perspektif psikologi, tidak mempelajari mengenai farmakologis, sehingga saya tidak dapat menjelaskan lebih lanjut terkait efek dari obat furosemid. Namun, dari sumber yang saya baca, obat tersebut bertujuan untuk menurunkan tekanan darah.

Tekanan darah yang turun terlalu drastis, dapat berakibat pada kesulitan jantung untuk memompa oksigen ke paru-paru secara optimal dan mengakibatkan sesak napas.

Gejala gigi ngilu saat sesak napas tidak disebutkan ada kaitan secara langsung dengan PH. Namun, mungkin berkaitan dengan kelelahan atau sakit kepala yang merupakan gejala umum pada pasien PH. Untuk penjelasan lebih lanjut, saya sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

Saat merasa sesak napas, Sri dapat melakukan teknik pernapasan dalam dan relaksasi seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya. Semoga membantu

11. Pertanyaan:

Nama : Puji Rahayu, Usia : 43, Domisi : Tegal. Selamat malam Dok, saya PH Primer. Mau bertanya akhir² ini saya gelisah kepikiran trs akibat mendengar tetangga yang kena B20. Saya sangat khawatir dg keaadaan saya saja sedang sakit, ini bertetanggaan dengan orang yang B20. Akibatnya saya kepikiran ga bs tidur. Efeknya saya sesak nafas, jalan 200 meter ngos-ngosan. Pertanyaannya bagaimana mengelolah nafas agar bs tenang dan tidak stress yah Dok? Terima kasih

Jawaban:

Selamat malam Ibu Puji. B20 adalah sebutan untuk kondisi infeksi HIV stadium lanjut ya Bu. Meskipun tergolong penyakit menular, penyebaran virus HIV hanya terbatas pada cairan tubuh tertentu seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Virus tersebut tidak menular lewat udara atau kontak fisik biasa seperti berjabat tangan, berpelukan, atau berbagi makanan. Cairan yang tidak menularkan virus meliputi air liur, keringat, air mata, urin, dan gigitan nyamuk. Virus tersebut juga tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia. Sehingga beraktivitas sehari-hari seperti biasa dengan orang tersebut saja sudah sangat aman.

Pikiran tersebut dapat Ibu tanamkan dan dilatih secara rutin dengan melakukan olah napas dan meditasi ringan. Lakukan teknik pernapasan diafragma, pernapasan teratur, atau pernapasan terkontrol di rumah sambil memberi afirmasi diri bahwa Ibu akan baik-baik saja. Hal tersebut dapat membantu Ibu lebih “menapak ke bumi” dan tidak terbawa oleh rasa kekhawatiran yang tidak perlu. Sehingga dapat mengatasi stres dan mengelola napas dengan lebih baik. Semoga membantu

12. Pertanyaan:

Nama: Sely Rahayu, Usia: 29 thn, Domisili: Kota Mamuju Sulbar. Bagaimana cara mengatur nafas sa’at mau naik tangga biar tidak terlalu sesak.

Jawaban:

Selamat malam Kak Sely. Cara untuk mengatur nafas saat menaiki tangga dapat dilakukan dengan cara mengatur nafas selaras dengan langkah kita saat menaiki tangga. Bisa juga dengan menggunakan teknik napas terkontrol (4-7-8) untuk mengelola rasa sesak napas. Contoh: Koordinasikan napas dengan langkah Anda. Hirup napas untuk langkah pertama, dan hembuskan pada langkah kedua dan ketiga, dst.

Selain itu, Anda dapat lakukan latihan rutin menggunakan tangga. Naiki beberapa tangga kecil sambil mengatur napas Anda. setelah merasa lebih kuat, naikkan jumlah anak tangga yang Anda naiki dengan tetap mengontrol napas Anda. Harapannya, kekuatan pernapasan akan meningkat dan membantu kegiatan sehari-hari yang memerlukan naik tangga. Semoga membantu

13. Pertanyaan:

Nama : Hanim, Usia : 48 thn, Domisili : Solo. Bagaimana menyeimbangkan nafas dan energi saat gym dan olah raga jalan sehat?

Jawaban:

Selamat malam Ibu Hanim. Untuk pertanyaan terkait menyeimbangkan nafas saat gym dapat disimak pada awal chat ini ya Bu. Mengingat poin pertanyaannya sama.

Kemudian terkait jalan sehat, Ibu bisa menggunakan teknik bernapas teratur (paced breathing). Yaitu dengan menyelaraskan langkah kaki kita dengan ritme bernapas kita. Bisa dimulai dengan 1 langkah untuk menghirup napas, dan 2 langkah berikutnya untuk menghembuskan napas. Selanjutnya bisa mengambil napas 2 langkah, dan menghembuskan napas dalam 4 langkah. Dst, sesuai ritme napas dalam alami kita.

Kuncinya adalah bernapas saja secara natural tanpa harus mengontrol napas. Semakin dalam kita bernapas maka semakin panjang napas kita, dan semakin nyaman langkah kita. Napas yang panjang, dalam, dan selaras dengan langkah kaki kita dapat membantu paru-paru lebih kuat dan membuka jalan pernapasan yang lebih lebar. Sehingga seterusnya kita dapat berjalan sehat dengan lebih stabil. Semoga membantu

 

“Basis atau dasar dari kesehatan paru para pejuang PH adalah dengan berolah napas secara rutin. Karena paru-paru membutuhkan asupan latihan yang lebih dibandingkan mereka yang tanpa kondisi PH. Hal tersebut termasuk ke dalam penyesuaian gaya hidup, sama halnya dengan berolahraga secara rutin yang penting untuk kesehatan dan kestabilan. Dengan memahami kondisi paru dan berolah napas secara rutin, kita telah membantu paru-paru kita untuk bisa mendukung aktivitas kita sehari-hari, bahkan juga kesehatan mental kita. Jadikan olah napas kebiasaan yang baru dalam hidup kita agar kualitas hidup kita semakin baik. Salam semangat bagi para pejuang PH dan caregivers yang hebat-hebat.”_Janitra Hapsari, S.Psi., M.K.M., CMHFA.

 

By | 2025-07-24T07:40:18+00:00 July 24th, 2025|Kuliah lewat WhatsApp|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
Open chat