Tanda Hipertensi Paru Memburuk, Kapan Harus Segera ke Rumah Sakit?-KULWAP

///Tanda Hipertensi Paru Memburuk, Kapan Harus Segera ke Rumah Sakit?-KULWAP

Tanda Hipertensi Paru Memburuk, Kapan Harus Segera ke Rumah Sakit?-KULWAP

Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi whatsapp antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik-topik terkait Hipertensi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.

Untuk bergabung dalam group whatsapp dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hubungi Admin Pusat YHPI 0811-8986-799

 

PENGUMUMAN KULWAP YHPI

  • Waktu : Jum’at, 19 Juni 2026
  • Pukul : 19.00 – 20.00 WIB
  • Narasumber : dr. Dhira Amalin Tantina Alita Wardana, Sp.JP(K), FIHA
  • Tema : Tanda Hipertensi Paru Memburuk, Kapan Harus Segera ke Rumah Sakit?
  • Moderator : Amida

 

Halo Bapak Ibu dan teman teman semua. Seperti kita ketahui ada beberapa keadaan darurat pada hipertensi paru (PH). Keadaan ini adalah krisis yang mengancam jiwa, biasanya memicu gagal jantung kanan akut atau krisis hipertensi paru.

Hal ini membutuhkan penanganan segera untuk mencegah kondisi yang lebih buruk.

Beberapa gejala dan tanda yang bisa kita lihat antara lain sebagai berikut:

  1. Pingsan (sinkop)
  2. Sesak nafas berat yang tidak membaik dengan istirahat.
  3. Nyeri dada hebat.
  4. Berdebar yang tidak kunjung melambat atau denyut tidak teratur
  5. Kelemahan anggota gerak tiba tiba
  6. Bengkak di perut atau kaki yang semakin besar apalagi jika disertai kencing yang berkurang

 

1. Pertanyaan:

Nama: Saniyyah, Domisili: Bandung , Diagnosis: ASD. Selamat pagi dok. Saya Saniyyah Barkah pasien ASD pasca operasi 2 tahun lalu, domisili Bandung. Dok, kondisi saya saat ini terasa lebih stabil dan naik berat badan yang sebelumnya susah untuk naik. Di setahun pertama dokter yang menangani saya sudah memberhentikan obat sildenafil tanpa tindakan HRC, keterangan dokter tekanan paru-paru saya sudah sudah tidak terlalu tinggi untuk terus meminum obat. Apakah untuk pasien pjb yang telah operasi masih harus melakukan kontrol tahunan? Terimakasih banyak dok, mohon penjelasannya.

Jawaban:

Selamat malam Ibu Saniyyah. Keperluan pemeriksaan evaluasi pada pasien setelah penutupan ASD sangat bervariasi tergantung dari kondisi pasien setelah penutupan. Jika berdasarkan pemeriksaan tidak didapatkan sisa kebocoran pada septum atrium, struktur jantung relatif baik dan tidak ada PH, maka biasanya akan dilakukan evaluasi tahunan untuk pemeriksaan echocardiography/USG jantung. Jika ada hal hal lain periode evaluasi bisa lebih dini

2. Pertanyaan:

Nama : Ibu Debbie, Usia : 54 th, Diagnosa : ASD Closeur + PH, Domisili : Cibinong, Bogor.

Salam Hormat Dok, Saya mau bertanya, seberapa kali kah manusia normal BAK? Dan utk pasien dg kasus penyakit jantung & hipertensi paru sebaiknya apa yang wajib dilakukan agar BAK nya bisa kembali Normal Dok? Dan apakah benar-benar harus menghilangkan rasa Asin pd asupannya atau masih boleh dg batas sedikit dari asupan yang dimakan per-harinya? Mohon Penjelasannya Dok..

Jawaban:

Selamat malam Ibu Debbie. Untuk BAK normal tergantung asupan cairan, namun umumnya tiap 3-4 jam manusia akan mengosongkan kandung kemihnya, sehingga berkisar 6-8 kali BAK tiap harinya. Pada pasien PH asupan cairan memang harus diperhatikan karena jika kurang maka jantung kiri tidak mendapat darah yang cukup untuk dipompa, tetapi jika terlalu banyak dapat terjadi resistensi cairan di kaki/perut. Sehingga perlu dilakukan konsultasi lebih lanjut sesuai kondisi dan derajat PHnya ya Ibu. Asupan garam secara umum sebaiknya maksimal 1 sendok Teh/hari atau 1500-2000 mg kandungan natrium. Jadi, jangan lupa cek kandungan natrium pada makanan/minumannya ya Ibu

3. Pertanyaan:

Nama: Yuliana, Usia: 29, Domisili: bandung, Diagnosa: vsd  ph. dok apakah tanda tanda hipertensi paru memburuk pusing keleyengan dan lemes nafas menjadi berat

Jawaban:

Malam Ibu Yuliana. Salah satu gejala perburukan Hipertensi paru nafas menjadi lebih mudah sesak. Sedangkan ngliyeng atau lemas bisa terjadi jika terdapat penurunan pasokan oksigen ke otak dan organ lain. Tetapi perlu diperhatikan juga apakah ada penyebab sesak nafas yang lain seperti infeksi paru. Jika keluhan memberat sebaiknya segera dikonsultasikan ya Ibu.

4. Pertanyaan:

Nama: nofiasari , Usia: 31, Domisili: Kalimantan Tengah, Diagnosa:EF , pembekakan jantung dan PH. selamat pagi, dok saya mau bertanya dok , apakah aman berolahraga bagi penderita AF , pembekakan jantung dan PH jalan santai 500 ml , dan angkat beban , apakah aman , apakah konsumsi air harus di batasi dok ,kira” berapa L sehari , mohon penjelasannya dok , terimakasih

Jawaban:

Halo Ibu Nofiasari. Olah raga ringan seperti jalan kaki dan angkat beban ringan umumnya masih diperbolehkan. Yang perlu diperhatikan adalah denyut jantung saat olah raga ya Ibu. Lebih baik dilakukan uji latih jantung terlebih dahulu untuk menentukan seberapa berat olah raga yang bisa Ibu lakukan. Pembatasan cairan sangat tergantung dari derajat PH dan fungsi jantung masing-masing sehingga untuk lebih jelasnya bisa dikonsultasikan ke dokter ya Ibu.

5. Pertanyaan:

Nama : Annisa, Usia : 23 Tahun, Domisili : Kalimantan Selatan. Diagnosa : ASD Secundum, High probability of PH, CHF

Saya ingin bertanya, dalam kehidupan sehari-hari apakah pasien hipertensi paru sebaiknya menghindari aktivitas seperti naik tangga, atau masih boleh dilakukan sesuai kemampuan? Jika saat naik tangga muncul sesak, berdebar, atau nyeri dada yang membaik setelah beristirahat, apakah kondisi tersebut masih dapat dipantau di rumah atau sudah menjadi tanda bahwa hipertensi paru memburuk dan perlu segera ke rumah sakit? mohon penjelasannya dokter, Terima Kasih

Jawaban:

Halo Kak Annisa. Untuk kapasitas fisik pasien dengan PH bisa bervariasi, idealnya kita lakukan uji latih jantung untuk melihat seberapa kemampuan kita dałam menjalani aktivitas sehari-hari. Jika sesak dan nyeri dada berat tidak reda dengan istirahat bisa ditambah dengan pemberian oksigen, namun jika tidak mereda harus segera ke rumah sakit terdekat ya Kak.

Annisa:

Kalau boleh saya bertanya lagi, Uji latih jantung yang mungkin bisa dicoba diukur yang bagaimana ya ? Untuk pemberian oksigen sendiri ttapi harus ke RS ya ? Kalau mandiri utk pemberian oksigen gimana ?

Dr. Dhira:

Uji latih jantung dilakukan di RS dengan pengawasan dokter ya Kak, biasanya bisa dimulai dengan uji jalan 6 menit, atau dengan treadmill/sepeda statis. Denyut jantung dan saturasi harus dipantau selama pemeriksaan.

Pemberian oksigen bisa dilakukan mandiri di rumah, namun berapa dosis liter per menit dan alat yang digunakan (sungkup masker atau kanul hidung) tergantung derajat PH masing-masing, untuk itu bisa dikonsultasikan dulu ke dokter mengenai cara pemberian oksigen mandiri di rumah ya Kak.

6. Pertanyaan:

Nama: Ririn, Usia: 35, Domisili: Jepara, Diagnosa: ASD + PH. kadang saat tidur tiba2 tengah mlm terbangun karena jantung berdebar-debar dan saturasi menurun di angka 70-an, tapi membaik setelah pakai oksigen selama 10 menit dan saturasi stabil di angka 85 ke atas lg. Apakah itu pertanda hipertensi paru memburuk dok?, sekarang saya jg jrg olahraga seperti jln kaki karena msh trauma jika tiba2 saturasi menurun dan jantung berdebar, apakah itu berpengaruh pada kondisi saya karena jrg olahraga?, sekarang jg rentan sekali terkena batuk pilek.

Jawaban:

Selamat malam Ibu Ririn. Saturasi yang turun adalah salah satu tanda perburukan PH Ibu, tetapi perlu dilihat apakah ada pemicu lain seperti infeksi paru. Jika hal ini berulang, maka sebaiknya dikonsultasikan ke dokter ya Ibu. Untuk olah raga tidak menjadi penyebab langsung terjadinya perburukan PH, lebih banyak perburukan terjadi karena perjalanan penyakit ASD nya Ibu. Namun, adanya kekurangan oksigen dan jarang olah raga memang dapat menurunkan kekebalan tubuh sehingga mudah batuk pilek.

7. Pertanyaan:

Nama: Riska, Usia :30, Dianogsa : pH primer, Domisili : Tulungagung. izin tanya dok apakah penderita pH saat bangun tidur kadang terasa  berat di badan seperti lelah dan ketika naik tangga rasanya sama terasa berat tangan dingin dan kebiruan apakah itu normal ..?apakah mengonsumsi sildanefil dan ramipril mempengaruhi haid ..?

Mohon penjelasannya dok. Terimakasih🙏

Jawaban:

Halo Ibu Riska. Dada terasa berat dan sesak bahkan kebiruan ketika naik tangga memang salah satu gejala PH dan bisa terjadi. Hal ini merupakan tanda kekurangan oksigen. Sebaiknya aktivitas sehari hari disesuaikan dengan kemampuan. Ramipril dan sildenafil tidak mempengaruhi siklus menstruasi ya Ibu.

8. Pertanyaan:

Nama: Anis, Usia: 33, Domisili: Trenggalek, Diagnosa: ASD+ph. selamat pagi dok mau tanya,kalo tiba2 jantung berdebar2 trs tangan sama kaki bagian kiri lemes kenapa ya dok?sering kayak gitu lemes sebelah trs gmn cara mengatasinya dok? Terimakasih.

Jawaban:

Malam Ibu Anis. Kalau ada kelemahan di satu sisi sebaiknya diperiksakan ya Ibu, yang ditakutkan jika ada gumpalan darah yang lewat melalui pirau kanan ke kiri pada jantung Ibu. Jika berdebar yang dikhawatirkan adalah atrial fibrilasi atau denyut jantung yang tidak teratur, sehingga jika ada gejala tersebut sebaiknya segera diperiksakan ya Bu.

9. Pertanyaan:

Nama: Fika Artha, Usia: 38, Domisili: Jogja, Diagnosa: ASD-PH. Dok, apakah makan terlalu kenyang dan cepat itu bisa berpengaruh juga pada kondisi pasien PH? Karena saya sering kali merasakan sesak dan berdebar, sampai rasanya mau pingsan ketika setelah makan kenyang lalu langsung beraktivitas, apalagi untuk naik tangga yang kebetulan kamar saya ada di lantai atas. Terimakasih sebelumnya, Dok.

Jawaban:

Selamat malam Ibu Fika. Betul Ibu, pada dasarnya, apapun yang meningkatkan kebutuhan oksigen akan meningkatkan beban jantung pada pasien PH. Sehingga sebaiknya makan sedikit tapi sering sehingga memberi waktu saluran cerna untuk mencerna makanan karena saluran cerna juga memerlukan oksigen untuk bekerja. Naik tangga juga demikian Ibu, karena meningkatkan kebutuhan oksigen tubuh. Sehingga untuk aktivitas juga harus disesuaikan kemampuan ya Ibu. Semoga mambantu.

10. Pertanyaan:

Nama : zulia, Usia : 23, Diagnosa: Asd Secundum + PAPVD + PH. Domisili: Jombang. Izin tanya dokter, apakah PAPVD ini bisa menyebabkan PH semakin memburuk ya dok? jika PH saya masih reversible, apakah tindakan ASD closure + koreksi PAPVD masih memungkinkan dilakukan? Atau justru kontraindikasi karena PH tinggi? Terimakasih.

Jawaban:

Halo Kak Zulia, betul Kak. Adanya PAPVD dapat mempengaruhi perburukan PH. Jika PH tinggi pada saat kateterisasi jantung kanan, maka akan dinilai apakah masih respon dengan pemberian oksigen, jika masih respon, maka masih memungkinkan dilakukan tindakan. Jika tidak respon, bisa diberikan pengobatan terlebih dahulu untuk kemudian dievaluasi kembali ya Kak.

Zulia:

izin menanggapi dokter, jika dengan adanya PAPVD bisa mempengaruhi perburukan PH lalu pencegahan apa yang bisa saya lakukan agar PH bisa turun ya dok ? baik secara pola makan, gaya hidup maupun monitoring

Dhira:

Untuk membantu memperbaiki PH selain obat-obatan, bisa dengan aktivitas fisik yang rutin, istirahat cukup, mengurangi asupan garam dan menghindari lingkungan dengan ketinggian ekstrim ya Kak. Semoga bermanfaat.

11. Pertanyaan:

Nama : K.Indriawati, Usia: 59 tahun, Domisili: Jogjakarta, Diagnosa: PH NYHA lll DA ASD II Biderectional Shunt High Resistance CHD. sejak kena TB tahun lalu kondisi saya seperti menurun,tadinya bisa jalan jauh sekarang tidak,sering ngos ngosan nafas terasa pendek sesek,lebih cepat capai. Dan kepala sering merasa pening,ada gerakan dikepala depan seperti ada tusukan yang mengiris secara tiba tiba. Itu dikarenakan apa ya dok ( takut kalau gejala stroke), sudah ke dokter sayaaraf katanya tidak ada yang serius/ baik baik saja. Jari jari tangan sering kebas merasa kaku.

Jika kecapaian mata blur dan pendengaran menurun drastis,diperisakkan baik baik saja hasilnya. Apa yang harus saya lakukan agar keluhan teratasi dok.Trus perbedaan migrain dan kolesterol/ asam urat tinggi itu cirinya gimana. Karena saya kadang merasa tengkuk kepala belakang sakit,punggung atas kaku dan sakit. Telapak kaki panas. Mohon pencerahannya dok.

Terimakasih atas jawabannya,sehat dan sukses selalu buat dokter ya.

Jawaban:

Selamat malam Ibu Indriawati. TB merupakan infeksi di paru, sehingga akan menyebabkan gejala sesak dan mudah lelah Ibu. Untuk itu pengobatan harus tuntas dan rutin kontrol untuk evaluasi pengobatan. Untuk nyeri kepala dan tengkuk harus diperiksakan, apakah hanya nyeri otot atau memang ada masalah lain, kadar kolesterol dan asam urat tinggi belum tentu menimbulkan gejala sehingga harus dicek darahnya ya Ibu.

12. Pertanyaan:

Nama: Emy, Usia: 28 thn, Domisili: Sumedang, Diagnosa: PDA + RHD + PH. Selamat pagi dok, izin bertanya dok. Saya mempunyai penyakit ini sejak lahir dok, sampai usia 10 thn saya msih blum bisa di operasi karna tekanan ph nya yang msih sangat tinggi, karna keadaan saya berhenti berobat hingga thn 2021 di usia 23 thn, barulah saya berobat kembali hingga saat ini, baru dilakukan tindakan BMV tetapi blum sepenuhnya terselesaikan kan karna msih ada sumbatan yang blum terbuka. Saya minum obat rutin :

  • Furosemid 4 mg x 1
  • Sildenafil 20 mg x 3
  • Bisoprolor 2,5 mg x 1
  • Warfarin 2 mg x 1 di hari biasa kecuali senin kamis (3 mg x 1)
  • Eritromisin 250 mg x 2

Mau tanya dok, kenapa yah obat furosemid yang saya minum rutin tetapi serasa tidak ada efeknya…? soalnya perut saya msih bengkak dan BAK pun cuman sesekali setelah minum obat furosemid tuh, dan saya merasa cape sesek kalau jalan walaupun jaraknya yang cuman sedikit. Tetapi sebelumnya hampir sering BAK sesudah minum obat furosemid. Apakah karna tekanan parunya semakin meningkat dengan tanda seperti itu dok…? Terimakasih dok

Jawaban:

Halo Kak Emy. Pemberian furosemide rutin memang dapat menimbulkan resistensi Kak. Belum tentu karena PH nya yang memberat, untuk derajat PH bisa dilakukan pengukuran dengan kateterisasi atau perkiraan bisa menggunakan echo. Untuk menghindari resistensi, dosis furosemide bisa disesuaikan dengan konsultasi ke dokter ya Kak.

13. Pertanyaan:

Nama: Bu Slamet, Usia: 40 tahun, Domisili: Boyolali, Diagnosa: post ASD closure+ PH. Ijin bertanya Saya ASD closure + creation DE VEGA th 2022(disisakan lubang sekitar 7mm), hasil echo setelah closure mPAP sempet di angka 30 mmHg, tapi setiap echo ulang tambah naik dan terakhir echo bulan mei kemaren mPAP nya 47 mmHg jadi obat silde dinaikkan lagi dosisnya dari 2×1 menjadi 3×1, bulan depan mau dijadwalkan kateterisasi lagi untuk mengukur PH yang lebih akurat.

Pertanyaan saya dok apa penyebab PH bisa naik lagi padahal sudah closure, dan bagaimana caranya mencegah agar PH tidak terus naik? Terimakasih

Jawaban:

Halo Ibu Slamet. PH terjadi karena adanya perubahan struktur arteri pulmonalis. Pada kondisi kronis ini hal ini dapat terus berlanjut meski ASD telah ditutup. Selain obat-obatan teratur, untuk membantu mengurangi PH bisa dengan aktivitas fisik yang teratur, diet rendah garam, istirahat yang cukup dan hindari kondisi lingkungan dengan ketinggian ekstrim ya Ibu.

14. Pertanyaan:

Nama: Eva, Usia:35, Domisili:Kepri, Diagnosa:VSD+PH. assalamualaikum dok , saya ketahuan kelainan jantung bocor sejak tahun 2014 pas lahir anak ke dua dan saya tidak ada merasa kan gejala apapun hanya saja saya sering batuk dan disertai darah segar sll stop sndri darah nya kadang menyisakan darah beku di dalam nya dan dpt dikeluarkan, seiring berjalan waktu saya hamil dan lahir anak ke 3 tahun 2024 kondisi semakin lemah.

akhirnya saya kateterisasi ternyata ad PH dan hasil USG juga terlihat jantung bengkak , saya sempat drop dan dirawat karena sesak dan kelelahan extrem + batuk darah selama d rawat saya di tangani juga oleh dokter paru ternyata d cek igra positif ttapi dahak saya negatif , dan skrg saya lagi minum obat TB dok, pertanyaan nya apakah TB ini dr PH saya? jika sudah sembuh dr TB ,apakah  sakit PH saya juga akan membaik dok atw malah minum obat TB bisa memperburuk PH dok? bagaimana solusinya utk saya yang sedang minum kedua obat ini dok? terimakasih

Jawaban:

Selamat malam Ibu Eva. Untuk penyebab TB adalah infeksi bakteri TBC Ibu, jadi bukan karena PH. PH dan TB memang akan saling memperberat gejala Ibu. Perlu evaluasi lebih ketat pada pasien PH dengan TB untuk memantau adanya perburukan PH. Pengobatan TB yang tuntas akan memperbaiki fungsi paru dan dapat memperbaiki gejala sesak. Namun karena penyebab PH Ibu adalah penyakit jantung bawaan, maka PHnya tidak serta merta mengalami perbaikan jika penyakit jantung bawaannya tidak diperbaiki. Semoga segera sembuh Ibu.

 

“Pesan saya bagi Bapak Ibu, teman teman pejuang PH semoga tetap semangat yaa. Jangan bosan untuk selalu minum obat secara teratur, kontrol rutin dan bergaya hidup sehat yang disesuaikan dengan kondisi Bapak Ibu sekalian. Terima kasih rekan rekan YHPI yang telah memberikan kesempatan bagi saya. Semoga kulwap malam ini bermanfaat yaa. Mohon maaf jika ada kekurangan ya Bapak Ibu.”_ dr. Dhira Amalin Tantina Alita Wardana, Sp.JP(K), FIHA.

By | 2026-07-16T17:13:34+00:00 July 16th, 2026|Kuliah lewat WhatsApp|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
Open chat