Laporan Kegiatan World PH Day 2025 dan Gathering Nasional YHPI ke-13

//, Gathering/Laporan Kegiatan World PH Day 2025 dan Gathering Nasional YHPI ke-13

Laporan Kegiatan World PH Day 2025 dan Gathering Nasional YHPI ke-13

Laporan Kegiatan World PH Day 2025 dan Gathering Nasional YHPI ke-13

Puji syukur kehadirat Allah Yang Maha Esa, Yayasan Hipertensi Paru Indonesia telah menyelesaikan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan World Pulmonary Hypertension Day dan Gathering Nasional ke-13.

Kegiatan dimulai dengan Instagram Live kerjasama dengan Kelompok Kerja Hipertensi Pulmonal PERKI dengan narasumber dr. Dyah Wulan Anggrahini, Ph.D, Sp.JP. Dilanjutkan dengan kampanye twibbon dan foto dengan bibir biru, webinar kedokteran bersama Prof. Dr. dr. Lucia Krisdinarti, Sp.PD, Sp.JP(K). Talkshow bekerjasama dengan RS Sardjito dengan narasumber Prof. dr. Indah Kartika Murni, Sp A(K), Ph.D dan dr. Angga Dwi Prasetyo, Sp.JP. Dan yang terakhir yaitu Talkshow bekerjasama dengan RSUI menghadirkan narasumber dr. Hary Sakti Muliawan, Ph.D Sp.JP(K), dr. Gatut Priyonugroho, Sp.P(K)-Onk., FISR dan dr. Faisal Parlindungan, Sp.PD-KR sekaligus Gathering Nasional YHPI ke-13 sebagai penutup kegiatan.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu hingga terlaksananya kegiatan ini. Kepada Kelompok Kerja Hipertensi Pulmonal-PERKI, Medsense.id, RSUP dr. Sardjito Yogyakarta, RS Universitas Indonesia Depok, Oxygen FKUI, para donatur pribadi, para relawan, teman² pengurus, pembina YHPI dan tentunya seluruh anggota YHPI.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, terutama dalam hal memperluas awareness Hipertensi Paru.

 

Salam,

Ketua YHPI

Bersama Kita Kuat

 

Dokumentasi kegiatan:

 

 

By | 2025-06-11T15:16:40+00:00 June 11th, 2025|Awareness PH, Gathering|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
Open chat