KULWAP (KULIAH WHATSHAPP) tema- Mengenal-Nafas- dan- Manfaatnya- bagi- Kesehatan -Fisik -dan- Mental

/, Uncategorized/KULWAP (KULIAH WHATSHAPP) tema- Mengenal-Nafas- dan- Manfaatnya- bagi- Kesehatan -Fisik -dan- Mental

KULWAP (KULIAH WHATSHAPP) tema- Mengenal-Nafas- dan- Manfaatnya- bagi- Kesehatan -Fisik -dan- Mental

Kuliah Whatsapp adalah program tanya jawab lewat group di aplikasi whatshapp antara anggota YHPI dengan dokter/narasumber ahli lainnya untuk topik-topik terkait Hipertennsi Paru yang diadakan secara rutin dan berkala.
Untuk bergabung dalam group whatsapp dan mengikuti kuliah berikutnya, silakan hub 08112511099

PENGUMUMAN KULWAP YHPI
•Waktu : Senin, 14 Desember 2020
•Pukul : 19.30 – 21.00 WIB
•Narasumber : Mufliha Fahmi, M.Psi., Psikolog
•Tema : Mengenal Nafas dan Manfaatnya bagi Kesehatan Fisik dan Mental

untuk materi silahkan klik LINK berikut https://www.hipertensiparu.org/wp-content/uploads/2020/12/Breathing-14-Desember-2020-1.pdf

•Moderator : Dr Novi

1.PERTANYAAN :
Saya Anis 45 thn ASD PH dari Yogya. Sy klu bngun tidur rasanya badan kok skt semua ya. Untuk bernafas kadang2 sesek…langkah apa yg sy lakukan agar nafas sy nggak sesek
JAWABAN :
Halo, Bu Anis. Saya coba jawab pertanyaannya, ya.

Dalam materi yang saya sampaikan, latihan pernafasan yang dijelaskan lebih kepada teknik-teknik yang bisa digunakan untuk mengurangi emosi (secara jangka pendek) dan kesehatan fisik (secara jangka panjang). Jika keluhan yang dirasakan oleh Bu Anis terkait dengan penyakit yang diderita, ada baiknya untuk mengkonsultasikan hal itu ke dokter. Tapi, jika yang diinginkan adalah bagaimana meredakan rasa sakit itu atau apa yang akan membantu kita berproses dengan rasa sakit itu, maka panduan-panduan dasar teknik pernafasan akan dapat membantu.

Seperti yang dijelaskan dalam materi, prinsipnya kita menarik nafas dalam pelan-pelan, tahan, hembuskan pelan-pelan, tahan, ulangi.

Jangan lupa, dalam olah pernafasan gunakan teknik pernafasan diafragma.

Demikian, Bu. Semoga jawaban dari saya cukup membantu

2.PERTANYAAN :
Selamat siang saya mupiyati yogya umur 40 thn saya asa kelainan jantung Asd dan udah tindakan dengan ASO dan masih ada ph yg saya tanyakan saya kemarin kena asam lambung dan buat bernafas itu sakit banget dari dada sampai punggung dan saya atur nafas itu malah sesek banget bagaimana ya yang benar caranya atur nafas saat terserang asam lambung

JAWABAN :
Halo, Bu Mupiyati. Terima kasih pertanyaannya, ya.

Pada dasarnya, latihan pernafasan itu untuk mendapatkan kenyamanan, Bu. Jadi, dilakukan dengan senyamannya saja. Sebagai orang yang pernah merasakan asam lambung, saya bisa membayangkan bagaimana sakitnya menarik nafas saat asam lambung sedang kumat. Dalam kondisi ini, rasanya waktunya belum tepat untuk melakukan latihan pernafasan. Menurut saya, latihan pernafasan bisa dilakukan saat asam lambungnya sudah mereda.

Namun apabila ingin melakukan pernafasan untuk mengurangi rasa sakit, bisa dilakukan tipis-tipis saja. Yang penting bisa fokus atau mindful dengan pernafasan yang sedang dilakukan.

Demikian, Bu. Semoga menjawab pertanyaannya, ya

3.PERTANYAAN :
Ijin bertanya saya Weni 30th dari Jogja.
Untuk kondisi jtg dan PH apa teknik pernafasan tsb bisa mengurangi keluhan?
JAWABAN :
Halo, Mbak Weni. Saya coba jawab pertanyaannya ya, Mbak.

Teknik pernafasan biasanya digunakan dengan tujuan mengurangi rasa sakit, mendapatkan kenyamanan, atau meredakan emosi. Saya tidak memahami apakah latihan pernafasan akan secara langsung mengurangi keluhan-keluhan PH. Namun, latihan pernafasan akan membantu kita dalam melalui proses penerimaan terhadap sakit yang kita alami. Penerimaan adalah kunci dalam melalui penyakit apapun. Jika pun tidak mengurangi keluhan sakitnya, setidaknya membantu kita dalam menata emosi.

Begitu, Mbak Weni. Semoga menjawab, ya

4.PERTANYAAN :
Saya ike, 41th yogya.
Apakah teknik pernafasan yg benar itu setelah tarik nafas panjang, udara dikeluarkan lwt mulut atau hidung ya?
JAWABAN :
Untuk melakukan latihan pernafasan, udara dihirup melalui hidung dan dilepaskan perlahan melalui mulut

5.PERTANYAAN :
Saya Caecilia, 58 th, purwokerto.
Mengelola stress itu sangat sulit, bila terjadi konflik antara kenyataan dan keinginan, menjadikan sy hrs menahan emosi yg tdk terungkap, dan itu membuat nafas mjd sesak, detak jantung tdk beraturan.
Apa sebaiknya yg hrs sy lakukan shg sy bisa mengatur nafas menjadi lbh baik, tks.
JAWABAN :
Selamat malam, Bu Caecilia.

Pada prinsipnya, emosi dan tubuh (fisik) saling mempengaruhi. Apa yang terjadi pada emosi akan berdampak pada fisik dan begitu pula sebaliknya. Sangat normal ketika nafas menjadi sesak dan jantung tidak beraturan pada saat kita merasakan emosi. Nah, disitulah fungsi dari mengatur nafas. Dengan mengatur nafas, harapannya kita dapat menetralisir organ-organ yang bekerja lebih dari seharusnya. Jika aktivitas organ yang berlebihan bisa dinetralisir, maka emosi kita ikut ternetralisir (menjadi lebih tenang).

Hal yang wajar jika kita mengalami emosi-emosi yang tidak menyenangkan ya, Bu. Dalam kondisi emosi, sebaiknya emosi tersebut dikelola dengan cara menarik nafas secara perlahan, tahan, dan lepaskan pelan-pelan melalui mulut. Setelah itu, akan sangat baik jika hal yang membuat kita emosi itu diselesaikan. Jika emosi kita terpicu oleh konflik dengan orang lain, maka selesaikan dengan orang tersebut. Pada dasarnya, emosi-emosi yang kita rasakan akan mereda dengan sendirinya setelah penyebab emosi itu kita atasi.

Demikian, Bu. Semoga cukup menjawab, ya

6.PERTANYAAN :
Saya Ririn 46th Ngawi.
Dalam situasi panik,selalu keluar keringat dingin , serasa pernapasan engap…teknik apa yang harus di lakukan supaya bisa bernafas dengan lega..
JAWABAN :
Halo, Bu Ririn.

Sangat normal merasakan sesak saat kita dalam keadaan panik ya, Bu. Seperti jawaban saya sebelumnya, kondisi emosi kita akan mempengaruhi fisik dan sebaliknya.

Dalam materi PPT yang sudah dibagikan, saya sempat membahas penelitian yang menyebutkan bahwa kondisi emosi tertentu membentuk pola pernafasan tertentu. Dalam kasus Bu Ririn, ada baiknya bernafas secara perlahan-lahan dengan penuh kesadaran. Penuh kesadaran artinya kita menyadari dan mengetahui proses menarik nafas perlahan-lahan itu. Sebab, sering kali kita bernafas secara otomatis saja dan tidak sepenuhnya disadari.

Jika hal itu bisa Bu Ririn lakukan, maka kondisi panik bisa mereda dan apabila panik bisa diatasi, maka pernafasan
akan kembali normal.

7.PERTANYAAN :
Saya Ike, 41 th yogya.
Saya sering kelupaan bernafas dgn benar karena kdg suka main Android kelamaan atau menonton tv jd pendek2 bernafasnya. Bagaimana caranya agar kita selalu ingat bernafas dgn benar? Hehe
JAWABAN :
Halo, Bu Ike.
Mengatur pernafasan seperti yang dijelaskan dalam materi tidak untuk diterapkan setiap saat ya, Bu. Artinya, kita hanya butuh menyediakan waktu-waktu tertentu untuk melakukan olah nafas itu. Maka, yang terpenting adalah menyediakan waktu untuk melakukan latihan pernafasan. Di luar waktu yang kita tentukan, ya ndak apa bernafad seperti biasa saja 🙂

Demikian, Bu

8.PERTANYAAN :
Selamat siang saya Ane 33 tahun dari sukabumi..
– Saya merasa kesulitan dengan latihan pernapasan yang harus menggunakan tekhnik sesuai di materi karena napas saya pendek2. Apakah jika saya rutinkan akan tetap efektif?
-jika ada keluhan sesak, berdebar (baik karena stress / nyeri / marah ) & kebiasaan langsung pasang oksigen tanpa dicoba latihan pernapasan dulu apakah tidak apa2?

– apakah untuk pasien anak diterapkan latihan pernapasan dgn tekhnik yang sama? Apakah pasien anak bisa merasakan stress juga dalam kondisi sakit?
Terimakasih
JAWABAN :
Halo, Mbak Ane. Saya coba jawab pertanyaannya, ya.

1. Untuk latihan pernafasan lakukan saja senyamannya, Mbak. Bahkan untuk orang yang tidak memiliki masalah dengan pernafasan, mencoba latihan pernafasan untuk pertama kali juga dirasa berat. Karena tidak terbiasa bernafas secara perlahan, maka mengatur nafas seperti itu terasa berat. Dengan kondisi Mbak Ane, lakukan senyaman dan semampunya saja, ikuti saja ritmenya Mbak Ane. Yang penting, Mbak Ane fokus ke pernafasannya (merasakan udara yang dihirup dan dilepaskan), bukan pikirannya kemana-mana. Jika ini dilakukan secara rutin, sangat mungkin pernafasan bisa menjadi lebih panjang.

2. Saya kira, penting untuk membedakan sesak yang kita rasakan disebabkan oleh penyakit yang kita derita atau oleh stress. Jika disebabkan oleh penyakit yang kita derita, mungkin tak masalah langsung mengenakan oksigen. Namun jika disebabkan oleh stress, mungkin tak ada salahnya untuk mencoba teknik pernafasan terlebih dahulu. Jika terasa sangat sesak dan tidak tertahankan, tentu saja boleh menggunakan oksigen. Pada intinya, teknik pernafasan gak ada salahnya dicoba untuk mengurangi tekanan emosi kita. Jika emosi bisa diatasi, pernafasan akan kembali.

3. Teknik pernafasan dapat diterapkan pada orang dewasa dan anak-anak. Meskipun latihan pernafasan ada hitungannya, tapi untuk pertama-tama tidak apa sesuai dengan ritme dan kemampuan kita. Yang penting fokus dan penuh kesadaran. Jadi, latihan nafas dengan anak2 tidak perlu saklek dengan hitungan, cukup diajarkan saja prinsip dasar nafas (seperti yang tertera pada materi.

Soal stress, anak-anak tidak bebas dari stress. Seperti orang dewasa, anak-anak juga bisa mengalami stress. Dalam kondisi sakit, anak-anak pasti juga merasakan ketidaknyamanan.

Begitu, Mbak Ane. Semoga jawaban dari saya cukup menjawab pertanyaannya, ya

9. PERTANYAAN :
Weni 30th ,jogja :
Kapan sebaiknya latihan pernafasan ini dilakukan pagi, siang, sore atau mgkn sblm tdr? Apa ada pilihan waktu khusus?
JAWABAN :
Nggak ada waktu khusus, Kak. Ini kembali ke preferensi masing-masing aja. Ada yang melakukannya menjelang tidur, bangun tidur, atau siang hari. Yang penting, konsisten aja melakukannya. Yang sulit dari olah nafas itu bukan tekniknya, tapi konsisten atau tidaknya
10. PERTANYAAN :
Mlm dok sy ela 35thn asd dr tangerang pertanyaan sy bagaimana cara mengatasi panik yg berlebihan sy kalo panik bdn semua terasa lemas sampe kadang2 pingsan.

JAWABAN :

Halo, Mbak Elsa.

Teknik pernafasan adalah salah satu pertolongan pertama saat kita mengalami emosi apapun. Hanya saja, saat emosi itu muncul, kita lupa untuk melakukan olah nafas. Agar kita bisa menerapkan teknik pernafasan saat hal itu dibutuhkan, itulah gunanya rutin melakukan latihan. Latihan yang rutin akan membantu kita menerapkan olah nafas saat dibutuhkan. Kalo kata dosen saya dulu, kalo kita rutin berlatih, saat muncul stress kita akan otomatis mengatur pernafasan.

So, rutin berlatih pernafasan bisa dicoba untuk mengurangi panik yang berlebihan ya, Mbak Elsa

11.PERTANYAAN :
selamat malam mb LYA FAHMI, dengan indri, 39thn, tangerang, ingin tanya apakah ada teknik pernafasan utk mengatasi insomnia/supaya bisa relax dan cepat tertidur? terima kasih
JAWABAN :
Halo, Mbak Indri. Saya belum tahu apakah ada teknik pernafasan yang secara khusus ditujukan untuk mengatasi insomnia. Tapi pada intinya, seperti apapun teknik pernafasannya, tujuannya adalah agar tubuh dan pikiran kita bisa relax. Maka, menurut saya tidak ada teknik yang baku, pilih saja mana yang sesuai dan nyaman kita lakukan. Jika olah nafas sudah kita lakukan dengan benar, maka lebih mudah untuk merasakan kenyamanan dan ketenangan. Dalam kasus insomnia, relaksasi pernafasan bisa dicoba untuk mengatasi masalah ini. Teknik pernafasan juga salah satu cara yang biasa disarankan kepada penderita insomnia.

Mungkin tak kan langsung berhasil jika kita mencobanya sekali saat sedang insomnia, maka dari itu penting untuk latihan dan mencobanya berkali-kali.

Begitu, Mbak Indri

By | 2021-01-22T09:31:20+00:00 December 27th, 2020|Kuliah lewat WhatsApp, Uncategorized|0 Comments

About the Author:

Yayasan
Yayasan Hipertensi Paru Indonesia adalah komunitas pasien, keluarga, dan kalangan medis pemerhati Hipertensi Paru. Silakan klik Daftar Anggota untuk bergabung dalam komuniitas dan klik IndoPHfamily untuk bergabung di forum utama pasien di Facebook
Open chat