Penyakit Jantung Bawaan dan Hipertensi Paru

1 dari 100 bayi terlahir dengan penyakit jantung bawaan atau yang awamnya disebut sebagai jantung bocor, baik dengan gejala berupa :

– bibir/kuku biru

– mudah lelah

– sesak nafas

– pertumbuhan lambat/berat badan kurang

– dsb

maupun tanpa gejala yang dapat dilihat dari luar.

Penyakit jantung bawaan yang harus terdiagnosa dan dioperasi saat kanak-kanak, tapi TERLAMBAT, dapat menyebabkan Hipertensi Paru sekarang ataupun nanti saat dewasa, suatu kondisi dimana tekanan darah di pembuluh darah paru menjadi tinggi.

Contoh kondisi-kondisi penyakit jantung bawaan yang bila tidak diperbaiki dapat menimbulkan hipertensi pulmonal/hipertensi paru adalah Ventricular Septal Defects (VSD), Atrial Septal Defects (ASD), Patent Ductus Arteriosus (PDA), dsb

Hipertensi Paru adalah suatu kondisi yang serius, fatal dan belum ada obatnya.

Oleh karena itu sangat penting bagi kita semua untuk memeriksakan anak-anak kita ke Dokter Jantung Anak untuk memastikan tidak adanya Penyakit Jantung Bawaan yang terlewat diagnosanya..

atau bila Anda (dewasa) mengalami gejala2 diatas ditambah sesak nafas saat naik tangga, pusing, pingsan, kaki bengkak, dsb.

Bila anak Anda atau Anda sendiri sudah terdiagnosa PJB dan disarankan operasi oleh Dokter, maka bersegeralah operasi, sebelum terlambat, menjadi Hipertensi Paru dan tidak bisa dioperasi lagi :(

 

Baca juga :