Gejala Hipertensi Paru

 

Berikut adalah gejala hipertensi paru :

- Sesak nafas
- Jantung kanan bengkak (terlihat pada foto rontgen)
- Nyeri di dada (angina pectoris)/dada terasa tertekan (berat)
- Pusing
- Pingsan
- Mudah lelah
- Bengkak air (edema) pada pergelangan/tungkai kaki, lengan dan perut
- Batuk kering
- Bibir dan kuku biru (cyanosis) karena kadar oksigen dalam tubuh rendah
- Raynaud’s Phenomenon – jari menjadi pucat/biru dan kadang terasa sakit, bisa juga dicetuskan karena hawa dingin

 

Gejala pada umumnya terjadi setelah melakukan aktifitas, tetapi tergantung pada tingkatan penyakit itu sendiri, gejala bisa juga terjadi dengan aktifitas minimal atau bahkan tanpa adanya aktifitas.

 

Gejala2 di atas adalah yang umum terjadi pada pasien hipertensi pulmonal, bisa juga terjadi gejala hipertensi pulmonal lainnya yang masih berhubungan/efek dari hipertensi pulmonal contohnya seperti : detak jantung tidak beraturan (aritmia), detak jantung cepat, palpitasi, kuku jari tangan biru, liver bengkak, batuk berdarah, dst.

 

Seringkali pasien dengan PH terlihat baik-baik saja dari luar, tetapi sebenarnya aktifitas sedikit saja sudah merupakan hal yang berat dan menimbulkan gejala sesak nafas dll/memperburuk keadaan PH. Karena itu pasien PH harus menyesuaikan diri dan membiarkan pandangan orang lain yang mungkin kurang baik terhadapnya dan lebih memilih untuk berbaik hati dengan kondisi kesehatan sendiri.